We have met. Between the corpses and a tall figure, well comparing to you. There you were minding your own business and I was blinded. But here we are now.

pixel skylines

❣ Chile in a Photography ❣
we're not kids anymore.
🪼
occasionally subtle
YOU ARE THE REASON
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
wallacepolsom

Andulka

Love Begins

JBB: An Artblog!
Sade Olutola

No title available

Discoholic 🪩
cherry valley forever
todays bird
No title available
Three Goblin Art
trying on a metaphor

祝日 / Permanent Vacation
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Austria
seen from United States
seen from Türkiye

seen from Türkiye
seen from Türkiye
seen from United States
seen from Australia

seen from Türkiye
seen from Sri Lanka
seen from Germany

seen from Türkiye

seen from Türkiye

seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States

seen from Norway

seen from Chile
@haikarusan
We have met. Between the corpses and a tall figure, well comparing to you. There you were minding your own business and I was blinded. But here we are now.
Semoga Tuhan mendengar semua doa baikmu maupun burukmu. Karena aku pantas.
Tidak akan aku lagi meminta permohonan maaf lagi darimu, karena ku tidak pantas. Aku setuju, baiknya aku mati.
Aku membenci diriku yang terlalu jahat pada dirimu yang terlalu baik padaku. Aku tidak pantas bahagia. Lagi.
Senang melihatmu tertawa melalui insta story orang lain. Bahagiaku sederhana.
Buka mata. Tetiba muncul rasa rindu. Rindu menghina. Aku harap kamu lebih baik disana, hitam.
Aku iri padamu. Iri karena bisa menulis banyak hal. Aku si pengingat bodoh. Eiya. Kamu duluan. Kamu memang serba duluan kan? Si cepat :) Jagaku kemarin cukup baik, aku harap jagamu juga baik. Gatal ku ingin bertanya sudah berapa pasien.
NS
Aku kesal. Kesal karena kamu pengingat yang terlalu baik. Berbanding terbalik dengan aku, yang tidak ingat apa-apa. Tapi aku akan mencoba mengikutimu. Lihat seberapa sedikit yang aku ingat tentangmu.
Daun bawang.
Mie ayam depan gang kosan kamu.
Usap-usap muka bangun pagi.
Cetaphil dry skin.
Pengoles sikut keringku dengan Nivea biru kecil aku.
Lele 60 ribu rupiah. :)
Lele bakar SS.
Telapak tangan basah.
Ovaltine Macchiato KOI.
Hakata Ikkousha. Puri. :)
Cakalang.
Ayam bumbu rujak.
Buah nangka di es cendolku.
Nasi cumi hitam Pak Kris berdua sepiring.
Lihat? Aku tidak sebaik kamu. Karena kamu paling baik.
Ngomong-ngomong, aku buatnya ini 2 hari. Si pelupa.
Scope 8x pura-pura. Kamu pengingat yang terlalu baik, buatku senyum sendiri. Aku juga kangen.
Aku melihatmu senyum. Namun aku tidak melihatmu bahagia. Aku harap aku salah.
KBdG
Kasur, bantal dan guling
Mereka bingung, mengapa setiap pagi belakangan ini jariku tidak mengetik di ruang obrolanmu? Ruang obrolan yang bersimbolkan wajah kera. Iya aku belum menggantinya. Entah. Aku mungkin belum pergi, sebenarnya.
Kasur, bantal dan guling
Mereka bingung, mengapa telpon genggamku kini sunyi? Kemana si ikon kera? Aku memang tidak bercerita kepada mereka. Aku hanya ingin menikmatinya sendiri.
Kasur, bantal dan guling
Mereka bingung, mengapa tidak ada yang menyapa pagiku lagi? Mengapa aku tidak bertanya kemana selamat pagiku?
Kasur, bantal dan guling
Mereka bingung, mengapa mereka tidak pernah mendengar suaramu lagi di Vikendi? Mengapa aku sudah tidak menghujatmu lagi?
Kasur, bantal dan guling
Mereka bingung, ketika aku bangun tidur tidak melihat notifikasi pesan darimu lagi.
Kasur, bantal dan guling
Mereka bingung, sudah seharusnya. Mereka tidak mengerti, sudah seharusnya. Aku pergi, mungkin tidak seharusnya. Mereka hanya belum terbiasa. Seperti kamu, seperti aku, seperti hatiku. Menghela napas diantara kata-kata rinduku.
Ulah bodohmu selalu buatku tertawa. Selalu. Bisa tidak berhenti membuatku tambah rindu, stupid?
Bagi setitik kesedihanmu supaya aku tidak sok tahu terhadap harimu.
Haha. Aku harap tak apa bila aku senang mampir ke taman kata-katamu. Aku tak bisa menahan rinduku. Setidaknya begitu.
Caraku merindukanmu adalah dengan mendoakanmu. Agar cepat lupakanku.
Kamu bukan ragu akan hal baru, namun kamu takut akan hal yang tidak kamu pahami.
Pemanis Alami
Duduk. Rebah. Atur saja posisimu hingga kamu nyaman. Tak usah dipahami, ini hanya isi hati.
Dari mana aku memulainya? Tulisanmu yang terakhir terlalu manis. Aku sampai bingung. Kamu sepertinya terlalu dalam mengenalku. Bukannya ku tak suka, namun ku akui aku tak mengenalmu sedalam itu. Setidaknya aku jujur. Tapi isi hati ini yg paling jujur yang harus kamu ketahui.
Aku baru memahami arti sayang yang sebenarnya. Kata rindu yang tidak bisa diucap. Bisa saja namun bila ku ucap aku hanya ingin menyeka pipimu. Sekian.
Beberapa minggu ini aku mencoba... Bagaimana mengatakannya? Melupakanmu? Tidak juga. Aku senang mengingatmu terutama perilakumu yang tertawa tanpa alasan. Lebih tepatnya, mencari penggantimu. Aku sadar semakin dewasa bukan fisik lah yang akan mengawetkan kita, namun kebodohan kita yang menyatukan kita.
Aku cinta kata bodoh. Karena kamu. Perilaku bodohmu yang semakin lama semakin aku sayang.
Memang banyak hal yang aku suka, kamu tidak suka. Aku suka coklat, kamu tidak. Aku suka burger, kamu tidak. Lihat? Aku tidak mengenalmu sedalam kamu mengenalku. Aku semakin rindu kamu. Rasanya tidak ada yang pernah mengenalku sedalam itu. Sedalam itu.
Namun bukan aku tak sayang kamu seyogyanya, namun semua tingkah laku bodohmu yang selalu membuatku tersenyum dan rindu kamu.
Sebentar. Mungkin aku boleh ralat tulisanmu. Itu juga kalau kamu mengijinkan.
"31. Dan, kamu pernah masih sayang aku."