Semua yang terjadi entah kebetulan, sengaja maupun tidak, merupakan kolaborasi apik dari semesta, karena tidak ada yang mampu menyaingi kesempurnaan campur tangan dari semesta pada sendi-sendi kehidupan manusia.
Acquired Stardust

Discoholic 🪩

ellievsbear
Cosimo Galluzzi
noise dept.
One Nice Bug Per Day
Xuebing Du

Kiana Khansmith
NASA
cherry valley forever
🪼
Keni
Monterey Bay Aquarium

Andulka
Cosmic Funnies
tumblr dot com
i don't do bad sauce passes
Today's Document
taylor price
YOU ARE THE REASON
seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from United Kingdom

seen from United Kingdom

seen from Singapore
seen from Italy

seen from Spain
seen from Philippines
seen from United Kingdom
seen from Greece

seen from United Kingdom

seen from Sweden

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Austria
seen from United States

seen from France

seen from United Kingdom
@harinityas
Semua yang terjadi entah kebetulan, sengaja maupun tidak, merupakan kolaborasi apik dari semesta, karena tidak ada yang mampu menyaingi kesempurnaan campur tangan dari semesta pada sendi-sendi kehidupan manusia.
Ramai dan sepi, itu relatif.
Tergantung kendali diri sebagai perasa.
Ibaratnya ketika dari luar melihat subyek dikelilingi banyak orang sudah barang tentu yang melihat akan berkata bahwa disana sedang ramai. Padahal lain halnya dengan apa yang sebenarnya dirasa oleh subyek itu sendiri karna belum tentu sama dengan yang dilihat orang lain.
Not everybody deserve to know everything what you did, or whatever happened to you.
Just control your own self to do not share everything on your social media.
J U S T D O N T!
Menjadi pensil, penghapus, bolpoin, penggaris dan tipe-X ku ternyata bukan hal yang mudah.
Butuh pengorbanan yang berat karna selalu berakhir dengan kesakitan karna ulahku yang selalu sembrono kepada mereka.
Memuja-muja ketika sedang dibutuhkan, lalu menelantarkan begitu saja bila sedang tak membutuhkan jasa mereka. Dan sebagai balasan, keberadaan mereka sulit ditemui ketika aku membutuhkan mereka kembali.
Diantara 'sering' yang dikatakan pasti ada celah 'jarang' didalamnya.
Tyas-
Jangan terlalu berani untuk tidak percaya akan kemampuan diri, karna itu sungguh menyakitkan.
Tyas-
Bukan sesuatu yang berlebihan ketika mulai memutuskan untuk mencari pendamping yang selalu diawali 'saling' sebagai prioritas utama.
Kadang aku perlu menyalahkan diri sendiri dalam bersikap karna,
"Menaruh peduli untuk hal yang tak perlu dipedulikan"
"Menaruh acuh untuk hal yang tak seharusnya diacuhkan "
Sampai sekarangpun kadang masih heran.
Rasa pemakluman untuknya selalu luas tak terbatas, bahkan kelewat tak wajar. Padahal aku paham betul, bagaimana aku ini dalam bersikap, pun menginginkan sesuatu bila tak sesuai pengharapan.
Is He The One?
The one that accept my flaws.
The one that always understanding my tought.
The one that respect me as who i am.
The one that could me forget the time when i am with him.
The one that always makes me laugh because his joke.
Ini bukan soal membandingkan antara dua sisi, katakanlah side one dan side two.
Ini bukan pula soal memihak bahwa diantara dua side ada yang lebih baik.
Ini soal mempertontonkan beberapa pemikiran yang kerap terjadi dalam satu waktu.
Side one: Lho akutu udah liburan jauh-jauh sampe sini pengen ketemu masak nggak bisa, bentar ajalah.
Side two: Yaudah gapapa gausah ketemu mungkin emang lagi nggak direstuin buat ketemu, kasian kamunya capek abis kerja.
- - -
Side one: Yaampun kamu udah sampe? Dimananya? Loh udah nglewatin? Balik lagi lah muter, aku udah nungguin kamu dari tadi sama temen-temenku.
Side two: Yaudah aku jalan kesana deh, kamu dimananya? Aku nggak keliatan nih, pake baju apa? Bentar ya tunggu aku.
- - -
Beberapa perdebatan dalam diri sering terjadi karna ingin memuaskan hasrat diri tapi tidak mau terkesan egois.
Simpelnya, pengen dibikin seneng tapi juga nggak pengen bikin susah orang.
(Dulu) Awalnya seperti ini.
Rasa ini mulai berubah, naik beberapa tingkat.
Bila semakin banyak yang menyukaimu karena apa yang kamu miliki, siapa kamu sekarang, hal itu justru aku hiraukan.
Tentu aku bangga atas capaianmu saat ini karena aku paham betul bagaimana perjuanganmu untuk meraih apa yang kamu genggam sekarang, yang kamu citakan sejak dulu.
Semenjak pertemuan pertama kita di kota perantauanmu, setelah sekian lama kita hanya bersua di dunia maya nyatanya aku tak merasa kehilanganmu.
Diantara kita masih terjalin keakraban, seperti tak pernah terpisah jarak, tak kehilangan bahan untuk dibicarakan.
Lucunya, perjumpaan kita kembali malah membuatkan nyaman menuangkan cerita tentang pengalaman pribadi yang sebenarnya hanya kuceritakan pada orang tertentu. Mungkin secara tidak sadar alam bawah sadarku mengakui kamu sebagai salah satu yang teristimewa.
Kamu tetap menjadi sosok yang aku kenal sejak kecil.
Seiring perubahan sikapmu sebagai lelaki dewasa, peringaimu, tuturmu, bahkan selera humormu masih akrab dengan memoriku.
Aku menyukaimu karena kamu yang masih dirimu.
Semua akumulasi pertemuan yang dipikir akan menjadi satu kesatuan, nyatanya hanya tetap berakhir menjadi momen pertemuan saja, tidak lebih.
Ironis pabila diantara satu atau kedua belah pihak memiliki sama keinginan. Padahal sudah berupaya memaksimalkan usaha agar mampu mewujudkan impian untuk menjadi satu.
Doa yang pernah dipanjatkan.
Aku sengaja membuatnya tetap ada, terjaga agar degup jantung yang rasanya lain ini dapat membuatku merasa semakin hidup.
Alasan lainnya karena bisa mewakilkan sosokmu yang sedang jauh, di kota perantauan yang saat ini membuatmu jenuh.
Aku memiliki doa khusus untukmu, semoga apa yang telah diperjuangkan, dicitakan segera terwujud.
Dari aku,
yang selalu disini, menanti kehadiranmu di tempat kita pernah mengukir kenangan masa kecil.
Bila kenyamanan adalah hal yang diprioritaskan, bagaimana dengan perjuangan?
Hello Tumblr! its been a long time i didnt reach ya.
Kalo ditengok sih postingan terakhir itu tentang tulisan sendiri yang terinspirasi dari AADC 2, tahun 2016.
Ternyata sudah tiga tahun terlewat.
Banyak momen yang dialami, tindakan yang perlu direnungi, pengalaman yang harus dipelajari, untuk menjalani hidup.
Ada banyak perubahan, baik dari diri sendiri maupun sekitar. Pun ada beberapa yang masih belum berubah, atau mungkin bisa dikatakan belum tercapai.
Indikator untuk beberapa yang masih belum berubah itu muncul karna hasil iseng menilik draft tulisan di Tumblr. Jujur kaget karna ternyata ada lima puluh. Tulisan tentang perasaan tentu mendominasi walaupun ada beberapa yang menceritakan lain hal yang erat kaitannya tentang kehidupan.
Mungkin mulai sekarang adalah waktu tepat untuk mempublish tulisan yang masih di draft ataupun tulisan baru dari ide sendiri.
Cant hardly wait to write everything in my mind and share to all of you, peeps! xoxo
Love,
Tyas💙
Dari cinta
Cinta, menyadarkanku untuk berdamai dengan masa lalu. Sepilu apapun kenangan yang berhasil terpatri. Cinta, mengingatkanku untuk memusnahkan rasa dendam. Sejahat apapun perilaku yang terkenang. Cinta, tokoh fiktif yang mampu melalui masa perpisahan tanpa kejelasan akhirnya dapat tegar dan terus maju ke depan, lalu kenapa aku yang sebagai manusia nyata di semesta ini tidak mencoba melakukannya?