h
🪼
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
d e v o n
KIROKAZE
The Stonewall Inn

if i look back, i am lost
Cosimo Galluzzi
🩵 avery cochrane 🩵

Game Changer & Make Some Noise
One Nice Bug Per Day

Product Placement
cherry valley forever
Keni
macklin celebrini has autism
tumblr dot com
noise dept.

shark vs the universe
Sweet Seals For You, Always
art blog(derogatory)
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Venezuela

seen from Canada
seen from United States
seen from Slovenia
seen from Australia

seen from United States

seen from South Korea
seen from United States
seen from Dominican Republic
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States

seen from South Korea

seen from Russia
seen from Venezuela
@hayatrisalisetia
tampak samping
Meirl
[MV] URBAN ZAKAPA(어반자카파) _ As I Wished(뜻대로)
attraction
“Tenanglah.. aku tidak memintamu untuk membalas pesanku dengan cepat dan memintamu selalu ada disaat aku gundah. Setidaknya jika kau kesepian, kau masih punya aku”
~ dari aku yang jauh
http://iglovequotes.net/
via @extramadness
Berapa banyak lagi cemburu? Berapa banyak bual?
Terhanyut menepis realita, kau bukanlah milikku.
Aku pilihan, kaulah jawaban. Jelaskan arti adil.
Tolong menetap utuh karena aku letih berbagi.
Mampukah kekasihmu setangguh aku?
Menunggu tapi tak ditunggu, bertahan tapi tak ditahan.
Sampai kapan kau mau begini, menjalani kisah rahasia?
Tak sadarkah di balik senyuman, sungguh ku terluka.
Jika kau tidak bisa pastikan, sudahlah aku mengalah saja.
Kau adalah pemenang, walaupun aku juara kedua.
Pada sebuah titik bifurkasi, sudikah kau mengerti?
Aku ingin cuma ada kita tanpa dustai dia, ku memberimu yang terbaik.
Mengapa dia mendapatkan, apa yang terbaik darimu?
Jika saja bukan
Jika aku ingat lagi betapa jahatnya kata-kata, pandangan dan perbuatan yang diberikan padaku saat itu. Mungkin aku akan segera pergi menjauh, demi menjaga hati dan perasaanku sendiri. Tapi tidak. Tidak dengan kenyataan dimana aku tetap bertahan dan membiarkan diri menahan pedih. Luka yang perlahan mereka iris dari kulit terluar hingga ke dalam dagingku.
Bukan karena aku bodoh, tapi orangtua yang selalu mengajarkan dan mengingatkan untuk tidak pernah membalas perbuatan buruk orang. Sekalipun untuk diingat itu sangat menyakitkan, aku selalu mencari hal indah lain yang bisa aku bayangkan.
Hanya saja yang terus menjadi pertanyaan adalah mengapa mereka begitu tega disaat aku bahkan tak pernah mencoba untuk menyakiti atau melukai mereka.
“Mengapa aku begini. Mengapa kamu begitu. Kita ini apa. Kita ini bagaimana”
~ mungkin masa depan kamu
“Remember! Those sweet words maybe is not for you”
~ from brain to heart
“I'm jealous of the nights
That I don't spend with you
I'm wondering who you lay next to”
~ Labrinth // Jealous