Another relax
art blog(derogatory)
RMH

No title available

★
$LAYYYTER

oozey mess
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

Janaina Medeiros
No title available
tumblr dot com
Today's Document

titsay

❣ Chile in a Photography ❣
Misplaced Lens Cap
Peter Solarz
d e v o n
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

Origami Around
Lint Roller? I Barely Know Her

shark vs the universe

seen from United States
seen from Venezuela
seen from Nicaragua
seen from United States

seen from Brazil

seen from Bahamas

seen from United States

seen from Italy

seen from Malaysia

seen from United States
seen from Saudi Arabia
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Venezuela

seen from Germany
seen from Ukraine
seen from United Kingdom
@ibadusan
Another relax
Yang gue takutkan adalah gue mencintai tanpa berdasarkan alasan. Jangan-jangan gue akan jatuh cinta tanpa menyiapkan pendaratan. Dan tiba-tiba "Buuukk" gue hancur berkeping-keping.
Perihal Ibadusan
Suatu saat gue dapet sms dengan menggunakan bahasa jepang. Begini isinya “Arigatao Ibadu san? Imananji desuka? aitakata.“
Gue ga tau apa artinya, yang cuman gue tau yaitu aitakatanya aja. Gue mikir, itu ibadu ternyata adalah naman panggilan gue versi jepang. Jadi misalnya kalau gue ke jepang sudah punya nama samaran. Ibadu san sendiri iambil dari kata terakhir nama gue yaitu ibadurrachman. Hmm nyamung juga sih.
Gue pun jatuh cinta sama ini kata. saking sukanya sama ibadusan gue sempet sempetin untuk buat twitter. Sayangnya, gue sudah punya akun twitter yaitu afifbadur. setelah berpikir lama mending gue buat akun baru, terus following gue yaitu para pemain bola. gimana? oke deh. gue buat akun baru.
gue buat aturan untuk kedua akun gue. akun afifbadur followingnya tementemen esempe dan esemka gue dan temen temen di semarang. sedangkan ibadusan untuk akun pemain bola dan temen temen esemka plus plus.
nggak cuman twitter, gue buat blog ke tiga ue yaitu ini. Line gue dengan id ibadusan. keren aja. ini blog juga yang tau beberapa orang sukma, yayan mungkin.
takutnya kalau blog ini gue sebarin, bakal berabe. soalnya yang mibad aja belum terkenal. apalagi di tambah ini. yo po rak?
I’m Back
Setelah lama menghilang dari khasanah blog dengan platorm tumblr, akhirnya gue kembali. Ada beberapa alasan kenapa gue jarang banget update di sini. mau tahu? oke gue beri tau.
1. Ini bukan blog utama gue. Gue juga bingung kenapa tiba tiba sadar punya tumblr. Padahal, dulu punya janji kagak bikin blog di tumblr, karena gue udah punya wordpress. Seiringnya waktu ngeliat temen gue punya tumblr, dengan background yang menggugah selera akhirnya gue buat deh. Yaa ampun janji gue gimana itu
2. Lupa password. Ini nih yang bikin gue kesel. Jadi ketika gue pengen apdet tumblr harus pakai laptop sendiri, karena gue udah save password otomatis. Jadi weh pas di warnet mau buka tumblr kudu coba coba pasword. kacau.
Begitulah alasan gue. plisss pahami gue
Apa yang Dimuka Tak Didalam
Tapi kalau boleh jujur,
Hati ku berdesir ketika namanya disebut,
Tersenyum senang ketika ada namanya masih dipuncak prestasi,
Tersenyum kagum melihat hasil karya dindingnya
–bahkan terlihat salah tingkah ketika ada orang menceritakan tentang mu.
Tertunduk, berpapasan disuatu kesempatan
Melirik sembunyi diantara keramaian
Tapi kalau boleh jujur
Senang kau kagumi, meskipun semuanya mengagumi
Senang kau tatap, meskipun semuanya menatap
Tapi
Mengapa kelu keluar mulut berkata hei,
Mencoba mencoba mencoba.
Sayangnya,
Aku yang mengincar kenapa mereka yang asik ngobrol yak?
SMGobah
"Tak peduli kau kurus, gendut, tinggi, kecil, selama kau sehat tak akan masalah"
Percuma saja punya tubuh ideal, berat badan dan tinggi seimbang, tapi pada kenyataannya?
sering mengeluh, merasa sakit,
pusing sedikit tumbang!
pusing sedikit tiduran!
pusing sedikit panggil dokter
Ayo dong dobrak dobrak dobrak diri
Lawan rasa sakit, bukan tiduran yang memberi nyaman
Seperti lagu lagu yang kau putarkan, menjelma masuk syaraf syaraf otak mu.
Pergi keluar pagi hari
lari sampai batas mu berteriak
Ukur kemampuan diri, sekuat apakah kau hidup?
Pergi ke gunung gunung dengan ransel 20 kilo
Jalan jalan ke laut dengan kecepatan angin tak terkira
melompat lembah, bermakan seada, minum tanpa tampias gelas.
Bukan tidur dan berkata "mah pusing, dedek tiduran dulu yaa"
Pekat nya mimpi
Pekat, pekat, pekat
Seperti secangkir espresso? iya mungkin.
Sengaja tak ku masuk kan gula, walau sedikit
Biarlah, hanya pait yang kerasa
Mengusai lidah, kafein yang menyebar menerobos syaraf syaraf
Bergerak lincah ke atas menuju otak
Membangkitakan bayang bayang,
kejadian kejadian, ber acak padu, meloncat loncat, tak beraturan
"Prak" aku belum sepenuhnya tersadar atas kejadian barusan.
semoga ini mimpi
Yaa aku bersyukur ini hanya mimpi,
melihatmu bersama seorang yang lain, tersenyum senang.
Padahal ada aku disini, menjaga sesuatu itu
sesuatu yang ingin berikan padaku.
Sungguh aku tak ingin menghabiskan tidur lagi
Biarkan Espresso ini menghabiskan malam menuju pagi
dan kau cepat kembali
Singkat
Aku baru saja kembali ke kantor setelah seharian penuh bergelut dengan aktivitas keluar, menuju lantai 29 di salah satu gedung tertinggi di ibu kota.
Menunggu beberapa menit sampai lift yang akan membawa ku terbuka. Sepi. Menutup kembali pintu lift dan menekan angka 29.
Aku mengusap wajah kebas ku dan memperhatikan penampilan di kaca lift, mumpung kosong hanya cctv.
lift terbuka dan satu orang masuk, sampai menuju ke lantai 29 lift yang aku berdiri telah masuk dan keluar beberapa orang.
Dan akhirnya sampailah pintu terbuka terakhir kali tepat di kantor ku, di 29 lantai gedung ini.
"Boss, kau tampak berantakan sekali?" Tanya seketaris baru ku, basa basi.
Aku tersenyum "Dan, ahh kau tampak cantik sekali".
Dia tersipu malu. Memerah sudah pipinya, aku intip dari wajah berantakan ku.
Aku rindu
Aku rindu menghabiskan cerita cerita di akhir pekan setiap malam malam aneh kita lewati 480 kilo meter. Aku tidak ingin sia sia saja. Hanya itu
Tidak lebih tidak kurang
And I'd give up forever to touch you 'Cause I know that you feel me somehow You're the closest to heaven that I'll ever be And I don't wanna go home right now And all I can taste is this moment And all I can breathe is your life When sooner or later it's over I just don't wanna miss you tonight And I don't want the world to see me 'Cause I don't think that they'd understand When everything's made to be broken I just want you to know who I am And you can't fight the tears that ain't coming Or the moment of truth in your lies When everything feels like the movies Yeah, you bleed just to know you're alive And I don't want the world to see me 'Cause I don't think that they'd understand When everything's made to be broken I just want you to know who I am And I don't want the world to see me 'Cause I don't think that they'd understand When everything's made to be broken I just want you to know who I am And I don't want the world to see me 'Cause I don't think that they'd understand When everything's made to be broken I just want you to know who I am I just want you to know who I am I just want you to know who I am I just want you to know who I am
Childhood
Take pictures in your mind of chilhood memorize what it sounded like when your dad gets home.
"Aaappiiiiiiiiiipp, go home, take a bath. Maghrib so close!" Father said.
Remember the footsteps, remember the words said And all your little brother's favorite song.
I just realized everything I have is someday gonna be gone.
(because you are not aware, you so grow and grow)
You are in the car on the way to the movies And you're mortified your mom's droping you off.
At 16 there's just so much you can't wait to move out someday and call your own shots.
But don't make her drop you off around the block remember that she's getting older too.
(terkadang kita hanya menyadari diri kita semakin hari semkain berkembang, tapi tau kah engkau, your mother per one day so getting older .)
"it’s true that we’re going to be separated but, i will visit you." tania said.
"Tania, do you know that my school is unexpectedly close to your university" Danar
hey, it’s not only their school that being so close, but their heart to.. all danar have to do just accept tania feeeling
just like a child, i can only lash out my emotions.. “don’t hate me.” — Mizutani Shizuku
Tapi aku takut kamu kedinginan
Cukup
Aku bingung harus mengetik apa untuk membalas chating itu, berfikir lebih lama, susah payah memilih kata yang tepat. Takut takut salah kata, membuat marah, yang aku tau aku harus mencoba membuat mu membalas chatingan itu. Aaahhh aku butuh berjam jam untuk hanya sekedar ini itu. Entahlah
Penyesalan (part 1)
Nama ku Tahar, aku telah menyelesaikan kuliah tepat 4 tahun. Aku juga telah menemukan tempat kerja disebuah sekolah menengah sebelum di wisuda, siswa siswa memberikan selamat atas wisuda sarjanaku. Aku senang sekali bisa mendapatkan kerja sebelum diwisuda, karna teman teman ku yang lainnya baru mencari kerja di perusahaan perusahaan besar. Menurutku menjadi guru honorer juga sudah cukup menyenangkan. Bisa membentuk bibit bibit muda untuk lebih bisa berkarya untuk negeri ini, yaa meskipun gaji ku kalah dengan teman teman yang kerja di perusahaan terkenal lainnya. Setiap kali selesai pelajaran bahasa indonesia, aku akan memberikan sebuah pernyataan pernyataan yang sedikit membingungkan. Aku paling suka ketika mereka berkata “Maksudnya apa pak pertanyaan ini.” dan jawaban yang sama aku berikan “Pikirkanlah matang matang, mungkin tidak sekarang kalian akan paham, tapi saya harap kalian tidak akan pernah lupa.”
Rating ku sebagai guru honorer sangat bagus, datang tepat waktu, aku akan datang lebih pagi jika aku harus mengajar di jam pertama. Menghabiskan jam jam disekolah di perpustakaan selalu menjadi tempat favoritku, siswi siswi ku juga sering menemaniku menghabiskan buku buku, tentunya mereka juga akan menanyakan apa arti pernyataan pernyataan yang aku lempakan mereka tadi pagi, satu dua siswa juga ikut. Tenang saja.
Aku juga berkeinginan melanjutkan kuliah S2. 2 tahun cukup. Sekolah membolehkan, aku rasa menjadi guru honorer dan kuliah s2 tidak terlalu menyulitkan. Aku sudah terbiasa menyibukan diri, apalagi sekolah dan Universitas terbilang dekat, hanya selemparan batu. Jalan kaki 15 menit sampai pulang pergi
Satu tahun menjadi guru honorer, aku diberikan kesempatan untuk menjadi guru tetap. wali kelas di kelas 3. Tidak mudah untuk membingbing mereka, mereka memiliki track record yang nyaris siswa siswanya hampir dikeluarkan sekolah, entahlah remaja masa sekarang. Berbeda dengan angkatan ku yang dulu harus susah payah untuk sekolah. Tapi Alhamdulillah dengan bimbingan lebih yang aku berikan mereka sedikit lebih bisa diatur, untuk cukup lulus ada sudah baik. Aku pun juga lulus s2 selama di 2 tahun kuliah, Nilai ku mungkin tidak terlalu bagus, tapi Alhamdulillah lulus sudah cukup.
To Be continued