Hal yang tidak kulakukan lagi saat ini, memantau kondisi cuaca. Berharap bahwa kau disana tidak terlalu kepanasan atau kedinginan. Mam sekarang kita sudah tidak ada didunia yang sama, ga tau lagi harus lewat apa supaya bisa ketemu kamu mam..

oozey mess

Love Begins
No title available
sheepfilms
The Stonewall Inn
Show & Tell
🩵 avery cochrane 🩵

Origami Around
No title available
untitled
Xuebing Du
Noah Kahan
Misplaced Lens Cap
cherry valley forever
★

No title available
Mike Driver

blake kathryn
Game of Thrones Daily

No title available

seen from Russia
seen from United Kingdom
seen from Vietnam

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Iraq
seen from Iraq

seen from United States
seen from Malaysia

seen from Singapore
seen from Indonesia

seen from Belgium

seen from Saudi Arabia

seen from Uruguay
seen from Indonesia
seen from Türkiye
seen from Côte d’Ivoire
seen from Bangladesh
seen from United States

seen from United States
@imasecret
Hal yang tidak kulakukan lagi saat ini, memantau kondisi cuaca. Berharap bahwa kau disana tidak terlalu kepanasan atau kedinginan. Mam sekarang kita sudah tidak ada didunia yang sama, ga tau lagi harus lewat apa supaya bisa ketemu kamu mam..
Mam, mamak kedinginan ga klo malem disana?
Curiga
Curiga yang tak jelas Kadang terlintas dan membuat gerakku jadi terbatas Aku yang memang tak pandai bicara Dan juga tak satu selera Sulit ya, terpenjara dalam buruk sangka Kadang ingin menolak, tapi aku adalah terget utama satu-satunya Pada akhirnya aku terdiam Rasa sakit dan marah tetep dalam kupendam
Hujan itu Rindu
Selalu ada perasaan yang tak biasa ketika hujan Perasaan sedih yang tak jelas dari mana datangnya Rindu yang tak tau pada siapa Kecamuk didalam dada yang sulit aku jelaskan dengan kata-kata Seperti ada pesan dan kenangan dalam setiap rintiknya Aku coba menerka, ternyata benar rindu adanya
Ada sebuah hadist dari Abu daud yang isinya, "Ya Allah, tolonglah aku dalam berdzikir dan bersyukur kepadamu dan beribadah dengan baik kepadamu. " Sedikit aneh membaca hadist ini, kenapa kita harus meminta pertolongan kepada Allah bahkan untuk melakukan hal yang baik. Yah itulah hakikatnya manusia, tidak memiliki daya dan upaya sedikitpun, bahkan untuk beribadah kepadaNya.
Malam yang kututup dengan marah Dan pagi yang kumulai dengan hal yang sama Pikiran yang terlalu berisik, dan tugas yang terlalu banyak Keluhan demi keluhan yang tak pernah ada ujungnya Apakah orang lain mengalami hal yang sama? Atau mungkin lebih berat
Kau tau pasti, waktu yang lalu tak mungkin kembali
Ada banyak hal yang kau sesali, Pasti! Karena itu manusiawi
Tapi satu hal yang tak boleh diingkari bahwa setiap helaan nafas ini adalah anugerah yang perlu disyukuri.
Selamat bertambah usia, menyadari bahwa kau baik-baik saja sampai saat ini adalah syukurku yang paling besar. Kita kuat bukan karena kita, tapi karena rahmatNYA. Semoga sakinnah senantiasa Allah limpahkan kedalam hati kita dan perjalanan hidup kita. Aaamiin
Ternyata Aku Memang Bukan Orang Baik
Selama ini merasa aku lebih baik darinya Lebih sabar dan mengerti segalanya Tapi itu karena aku hanya melihat kita berdua Setelah orang lain muncul dalam hidup kita Aku menyadari diriku jauh dari kata sempurna Sabar yang selama ini selalu aku banggakan dalam hati
Akhir-akhir ini sering merasa bahwa dunia sedang tidak baik-baik saja. Terutama Indonesia, rasanya semakin pesimis untuk menghadapi masa depan ketika dihadapkan banyaknya kejadian yang terjadi belakangan ini. Apa karena cepatnya informasi ya? Mungkin dulu juga seperti ini , hanya saja tak ramai. Atau memang dunia semakin kacau. Pelaku korupsi yang tidak tahu malu, kejahataan yang dilakukan secara terang-terangan bahkan diumbar di Media Sosial, pelaku kejahatan seksual yang benar-benar biadab. Dan kejadian2 aneh lainnya, yang membuat aku semakin khawatir akan masa depan, untuk diriku atau anak keturuanan ku kelak. Arti kebahagian jadi semakin bias, kadang bingung karena arahnya tidak terlalu jelas. Apa orang lain juga merasakan hal yang sama ya? Atau hanya aku saja?
Resolusi after 1 Syawal
Ingin jadi orang yang sederhana Please stop over sharing Harus selalu merasa cukup Mau jadi pendengar yang baik dan ga mau terlalu banyak bicara kecuali yang penting-penting banget Ga mau jadi orang yang baperan Make it simple in every way Jangan merasa lebih dari siapapuuuun, karena sangat mungkin org itu lebih baik dari kamu, dan kalaupun ga lebih baik dari kamu itu bukan urusan kamuuuu!! Rajin-rajin olah nafas untuk mengatur emosi Mulai lah olahraga, karena pikiran yang sehat lahir dari badan yang sehat juga
Semangaat, semoga Allah mudahkan untuk jadi manusia yang lebih baik dan tidak menyebalkan.
Ya Allah hamba percaya kuasamu jauuuh lebih dari yg aku bayangkan. Kekhawatiran ku hanyalah setitik bagian kecil dari segala kebesaranMu. Maka hamba mohon ya Allah berilah pertolongan utk semua hal yang diluar kuasa dan kemampuan hambamu yang sangat fakir ini. Hilangkan rasa khawatir yang berlebih didalam hati hamba utk segala hal-hal yang tak mampu hambaa upayakan. Hamba takut rasa khawatir hamba ini menjadikan hamba jauh akan rahmatmu.
"Kurang lebih sudah lima tahun ya mam?" tanyaku memastikan. Ibuku hanya mengangguk dengan sedikt senyum dibibirnya. "Wahh.... sudah lama juga ya bu, berarti ibu hebat, sudah lima tahun cuci darah dan masih kuat sampai sekarang, bahkan bisa jalan-jalan ke Jakarta"
Hari ini qadarullah ketemu kucing di tengah jalan, kucingnya kecil banget dan klo org ga perhatiin pasti ga akan sadar ada kucing ini ditengah jalan. Akhirnya aku masukin ke jaket dan aku bawa pulang ke kosan. Ga pikir panjang saat itu, yang ptg kucing ini selamet dlu dr jalanan. Setelah sampe rumah bingung, karena dirumah juga udh trlalu banyak kucing. Tapi ga mungkin jga aku balikin lagi, karena kucingnya bener2 masih trlalu kecil. Kadanh suka nanya dlm hati, kenapa ya takdir aku selalu dipertemukan dng kucing2 trlantar? Kira2 Allah hitung sbg kebaikan ga ya klo lebih sering nolongin kucinh dari pada manusia. Aku takut tindakan aku ini bukan sebuah kebaikan melainkan hanya pembenaran utk egoku. Pada akhirnya cuma bisa nangis, dan berharap semuanya akan baik2 aja.
Pulang dan Pergi
Sudah hampir 1 windu aku tinggal dikota ini, dengan segala keramaian dan hiruk pikuknya, tapi anehnya hatiku jauh lebih tenang. Dan sudah hampir 1 windu juga aku meninggalkan kampung halaman, meskipun banyak kenangan, tapi pikiran dan hati lebih sering ramai saat disana. Tak tau karena apa.
Hari ini tanggal 24 Januari 2025, kulihat kalender menunjukkan libur panjang setelah hari ini. Kuhitung-hitung setidaknya aku bisa punya waktu di kampung 3-4 hari. Cukup lumayan untuk melepas rindu, atau mungkin hanya sekedar menunaikan kewajiban sebagai seorang anak. Entahlah, pikiranku sering berkecamuk.
Malam ini kurapihkan semua pakaianku, aku sudah sering pulang ke kampung, sebulan sekali kupastikan aku akan menengok orang tuaku di kampung. Jadi tak perlu membawa banyak pakaian, hanya satu tas ransel berisi beberapa potong baju. Tak banyak yang aku bawa, tapi mengapa rasanya begitu berat.
Bapak yang Kesepian
Aku dengar dia menangis saat malam, ketika ibu pergi. Tangis yang mungkin tak berani dia tunjukkan kepada siapapun. Aku pikir cintanya sudah hilang berganti jadi kebencian. Karena sikap dan tutur katanya jarang sekali menggambarkan kata cinta yang ku tau. Jarang sekali dia bercerita, entah karena enggan atau memang kami tak sedekat itu. Atau mungkin aku bukan orang yang nyaman untuk ia ajak berkeluh kesah.
Kadang aku berpikir, apakah di rumah ini ada satu yang dia andalkan, yang dengannya dia bisa menjadi dirinya, tanpa gengsi atau apapun yang membuat banyak hal jadi ia pendam sendiri. Kasat mata aku lihat, banyak hal yang tak ia katakan, seperti sesuatu yang menggulung dan beberapa kali pernah jadi bom salju yang tiba-tiba meledak tak tentu arah.
Sampai saat ini aku masih belum tau akarnya, pasti ada, aku yakin ada. Kira-kira apa yang harus kuperbaiki agar kau merasa lebih tenang? Jika masalah jodoh itu bukan kuasaku, aku hanya pemain didunia ini, skenario dan yang lainnya itu murni hak Allah. Aku tidak bisa berbuat apa-apa utk itu. Tetapi jika hal lain, mungkin aku bisa, hanya saja aku butuh kau terbuka. Apa sebenrnya yang membuat mu selama ini seperti tak bahagia.
Kesepian yang sepertinya kau buat sendiri, aku tidak bisa apa-apa utk hal ini. Karena aku bukan penghibur, hanya mengisi beberapa ruang kosong, tapi utk hatimu yang kosong, sepertinya hanya kau yang bisa mengisi, entah dengan lara atau bahagia.
Untuk bapak yang selalu kesepian, maaf kan anakmu ini, karena kesepian ku pun belum bisa kuatasi, bagaimana mungkin aku bisa menjadi pengibur kesepianmu.
Masih tidak baik-baik saja
Ternyata dunia ku tidak baik-baik saja semenjak mamak sakit. Sejak itu, bagiku tidak ada bahagia yang benar-benar bahagia. Sepertinya memang pusat bahagiaku ada di mamak, selama mamak masih sakit, hatiku tidak akan pernah merasakan bahagia seutuhnya. Kadang merasa semuanya sia-sia, seberapa banyakpun aku memberi, tapi mamak yang sehat dan ceria seperti dulu tidak akan pernah bisa kembali.
Sepertinya kehidupan memang seperti itu, selalu berubah, baik itu keadaan atau apapun yang melekat. Mungkin hanya aku yang masih terjebak dalam masa lalu. Nampaknya hati ini masih berat untuk menerima, padahal sudah hampir 5 tahun berlalu. Katanya waktu akan menyembuhkan segalanya. Mungkin butuh waktu lebih lama supaya sembuh sepenuhnya, atau mungkin memang bukan waktu yang aku butuhkan tapi keikhlasan.
Introvert
Kenapa aku sering merasa sepi, padahal belasan orang saat ini sedang mengelilingi. Sering merasa bukan bagian dari mereka, sekedar untuk kata apalagi untuk bercerita. Aku yang langka, atau mereka memang yang tak suka. Pernah sesekali aku mencoba, ternyata tak ada reaksi yang cukup berharga. Mungkin ceritaku yang tak cukup berisi, atau memang kita tak satu frekuensi. Akhirnya aku menyerah, terserah. Sepertinya memang aku hanya ingin sendiri, dan tak ingin berbasa-basi. Terima kasih untuk liburan yang berharga, walaupun aku tak begitu suka, tapi pasti akan ada makna.