Waktu itu aku sedang tak ingin dekat dengan siapa-siapa. Sedang menikmati hari-hari sendiri. Tiba-tiba kau datang, mengusik sunyi. Lalu memberi sedikit warna. Aku awalnya biasa saja. Memang tak banyak yang menarik dari dirimu. Namun, kau terlihat keras kepala โkau terlihat sungguh. Aku pelan-pelan mulai luluh juga. Kupikir, mungkin sudah saatnya kembali berdua. Kau menjadi teman dalam banyak hal. Kau menjadi pemecah kebekuan. Hingga, waktu berlalu kau mulai asing kembali. Awalnya, diam-diam dan abaikan diri. Lama-lama hilang kabar, lalu tak pernah kembali.
โboycandra









