Thinking about you, Mr. Bennington
Dear my trashy blog, hehe. Very long time no post here. I had so many stories to tell, but i’ll start with the most beautiful one first.
***
Pagi itu gue kaget lihat banyaknya notif chat yang masuk. Biasanya nggak sebanyak itu. Dan lebih kaget lagi ketika mereka menanyakan hal yang sama : “Chester meninggal? Beneran?” rasanya gue ingin menolak dan bilang itu cuma hoax bodoh yang sering dialami artis hollywood. Tapi ternyata, portal-portal berita terpercaya bilang itu benar. Ya, Chester Bennington telah meninggal.
Badan gue rasanya gemetar nggak karuan. Kepala pusing dan syok sejadi-jadinya. Nggak tau harus bilang apa, cerita sama siapa, nanya kemana, dan harus ngapain. Blanked. All i can do just crying.
Seharian gue cuma diam di kamar. Membuka kembali kotak harta karun gue yang berisi album-album Linkin Park, dan salah satunya yang bertanda tangan Chester disana. yang gue lakuin cuma bisa flashback, teringat kembali bagaimana seorang idola yang humble itu menggenggam tangan gue, dan kami tos. Teringat kembali bagaimana suaranya yang lucu bercanda dengan member lain. Bahkan, masih teringat jelas juga gimana gue menatap tato-tato di lengannya, dan tato api di pergelangan tangannya itu, yang terasa seperti mimpi.
Hanya sekali bertemu, tapi perjumpaan itu sangat manis. Awalnya gue harap bisa bertemu lagi, menyapa lagi senyumannya itu, dan memberinya hadiah-hadiah lucu yang nantinya akan jadi bahan isengnya mengerjai member lain –terutama Mike.
Jadi, totalnya hampir 14 tahun gue “mengabdikan” cinta pertama gue ke seorang yang humble itu. “Sudah kenyang, sudah cukup puas kok kamu kenal dia selama itu.” Komentar Ibu gue, setelah seharian lihat headline berita yang sama dimana-mana. Gue cuma bisa terdiam dan dalam hati membenarkan kata Ibu gue. Jadi teringat pula kata-kata sahabat gue yang pernah bilang, “Lo itu kalau udah cinta sama sesuatu, orangnya commit banget deh, salut gue.” Iya, gue pun bahkan nggak pernah ngitung setiap tahun yang gue lewati bersama Linkin Park yang udah jadi teman, sahabat, bahkan keluarga, yang menemani gue sejak kecil.
Jelas aja, dengar berita tersebut, gue nggak bisa apa-apa selain ngelamun. Antara sedih, campur marah. “Why’d you chose that way, Chaz?” terus bergema di otak gue. Belum lagi ketika sedikit demi sedikit mulai muncul berita-berita “tudingan” yang mengatakan hal-hal buruk tentang Chester. Belum lagi ketika muncul berbagai nyinyiran, yang bahkan disangkut-pautkan dengan agama. Tapi gue siapa? Gue yang hanya penggemar Chester sejak lama pun, nggak tau kalau Chester menyimpan luka seberat itu. Gue yang marah, rasanya ingin menjawab mereka-mereka yang menyalahkan keputusan Chester. Ya gue sebagai penggemarnya pun nggak membenarkan caranya bunuh diri. Sangat menentangnya malah. Tapi, siapa kah kita yang bahkan nggak tau masalah apa yang membebani Chester, dan bahkan, kita nggak tau Chester se-depresi itu. Lalu kita bisa apa?
Sore itu ketika acara memorial yang fanbase kami buat, gue berusaha kuat dan menyugesti diri sendiri untuk nggak menangis di depan teman-teman. Gue berusaha buat jokes nggak jelas dan sibuk sendiri, sampai nggak fokus dengan acaranya. Tapi ketika seseorang datang, memeluk gue sambil berurai air mata, gue pun lepas. Kami menangis lagi. Dia terus menanyakan, “Why are you guys doing here? He is ok. It’s all lie. He is ok. This is just a joke. Mom please tell me this is just a joke...” sambil terus menangis. Gue nggak bisa ngomong apa-apa kecuali menenangkan dia.
Kini sudah 2 minggu, dan bahkan Chester pun sudah dimakamkan. Semua yang terasa mimpi, perlahan jadi hampa. Perlahan gue sadar kalau dia benar-benar telah pergi.
I lost one of my super hero. I grown up with him. He helps me alot, in many ways. He also helped me from depression, even though he can’t help himself from the same thing. I devastated, so much. But i should wake up, and do many positive things, like you’ve said, right Chaz? Don’t worry, my hero. You’ll always sing in my heart. You’ll always there, on the special place in my heart. Forever.
See you, until we meet again, Chester Charles Bennington :)










