art blog(derogatory)

No title available
d e v o n

Kaledo Art

if i look back, i am lost

Discoholic đȘ©
noise dept.

blake kathryn
taylor price
Lint Roller? I Barely Know Her
we're not kids anymore.

@theartofmadeline
KIROKAZE
đ
almost home
Cosimo Galluzzi

â
Jules of Nature
Today's Document
todays bird

seen from Malaysia
seen from Malaysia

seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from Brazil
seen from United States
seen from United States
seen from Malaysia

seen from France

seen from United States

seen from Philippines
seen from India
seen from United States
seen from United States

seen from Bangladesh

seen from Japan
seen from United States
@izlan0859900kkk
Pening la tengok dua couple ni. Sorang kepala masuk air, sorang lagi melayan. Tapi ngam pulak!
Join Telgram: @bokeppintumy
Azim datang ke rumahku ketika Azam pulang bercuti bersama keluarganya di Kelantan. Azim datang kerana bapanya kawan sepejabatku menumpangkannya di bawah jagaanku sementara dia dan isterinya menunaikan umrah di Tanah Suci.
Seumur dengan Azam, Azim bertubuh seorang atlet, kekar, tegap dan berotot. Wajar sajalah dia sering menyertai acara olahraga dan sukan di sekolahnya. Walaupun baru berumur 12 tahun, Azim kelihatan seperti remaja berusia 15 tahun.
Sewaktu aku kembali dari tempat kerja, Azim masih belum pulang dari sekolah. Terdahulu, dia menyatakan bahawa dia terlibat dalam pemilihan atlet dalam kejohanan sukan tahunan di sekolahnya.
Sewaktu aku menyediakan makan malam, Azim muncul di muka pintu.
"Wah, sedapnya bau! Cik masak apa?" tanyanya sambil tersengih.
"Masak ayam sambal kegemaran Zim la!"
Dia tersenyum lalu beredar ke ruang tamu, membuka kipas dan tv. Aku terus masuk ke bilikku untuk mandi. Sedang aku membuka pakaianku, tiba-tiba Azim masuk dan aku tidak sempat mencapai tuala untuk menutupi bahagian sulitku. Dia juga ternganga melihat alat sulitku.Mukanya merah padam lalu dia meminta maaf sambil berpaling.
Selesai mandi aku ke ruang tamu dan mengarahkannya mandi. Dari dalam bilik mandi Azim menjerit namaku. Dengan cemas aku mendapatkannya.
"Cik...tolong sabunkan belakang Zim..Tak sampailah.." Aku tersenyum kerana mendapat peluang yang tidak disangka-sangka ini.
Dengan perlahan aku menyapukan sabun pada bahagian belakang badannya.
"Mana sampai sabun ni...Ada seluar,,,," kata ku mengumpan...Tanpa disangka, dia menanggalkan seluarnya dan membelakangiku. Punggungnya yang padat menaikkan ghairahku. Aku dengan perlahan menggosokkan buih-buih sabun ke celah rekahan antara dua punggungnya. Dia mendengus kuat.
Matanya dipejam rapat. Tiba-tiba dia memegang tanganku menyebabkan aku terkejut. Aku fikir dia tidak selesa dengan perbuatanku. Namun sangkaan ku meleset apabila dia kemudiannya menghadapku dan meletakkan tanganku pada batangnya yang sudah mengeras dan mendongak ke atas seperti sebiji pisang tanduk. Cukup keras dan lebih besar dari batangku sendiri. Amat memeranjatkan aku kerana usianya baru 12 tahun.
Aku hanya memegang dan menggosok-gosok batangnya yang persis sebiji pisang itu. Walaupun aku geram dan ada keinginin untuk menikmatinya manum Azim anak kawan baik ku dan aku risau jika dia mengadu kepada ayahnya nanti.
Selepas makan malam, kami hanya menonton tv dan berbual-bual kosong seolah tiada apa-apa yang berlaku tadi.
Ketika mahu tidur, Azim memelukku dan mengucapkan "Selamat malam". Namun selepas lampu dimatikan, tangannya mula meraba batangku.
"Kenapa?" tanyaku
"Kita main geli-geli nak Cik?" jawabnya pendek. Tanpa menjawab, Azim terus memainkan peranannya. Dia menggeselkan pehanya pada batangku sementara sebelah tangannya meraba telurku.
"Zim hisap ye, Cik?" bisiknya perlahan..aku mula kesedapan..memang geli tapi sedap.
Sementara tangan ku mula mencari-cari batangnya yang padat, besar dan bengkok itu. Aku mula menghisapnya. Penuh mulutku dengan batangnya itu. Tidak sampai lima minit permainan geli-geli di dalam keadaan gelap itu, Azim telah memancutkan air maninya yang pekat jauh ke dalam kerongkong ku. Memang cukup pekat kerana aku tersedak sewaktu menelannya..Azim mula bertindak agresif apabila elancapkan batangku dengan laju. Itulah kelemahan aku dan kesudahannya bertaburanlah pancutan air maniku ke serata tempat.
"Mana Zim belajar semua ni" tabnaku selepas kami membersihkan diri.
"Tengok video..saja nak try dengan Cik. Cik best la..Jangan beritahu ayah tau!""
Menâs Vitality & Fertility SupportâŹïžâŹïž
ALIREX is specially formulated to support menâs vitality, stamina, and reproductive health naturally. Designed for modern men who want to st
Hi abang abang. ada lagi tak yang mencari koleksi ratuspa ? hĂhihihi
mehh abang abang murah murah je . RM45 saya bagi abang abang 38 koleksi yungrosa(ada video main) personal + 63 koleksi ratuspa(ada video main) personal + 41 koleksi video katsem + freegift koleksi melayu 90-100 video personal and 5 group bangđâ€
dalam group pun banyak lagi koleksi padu padu. leak artis and tiktokers pun banyak đ
nak? jom pm telegram saya abang abang confirm puas hatiiiâ€ïž
TELEGRAM : @ruthless1607
You can contact @ruthless1607 right away.
Reblog my post and get my nude for free đ„°đ
Share and like for more đ„đ„đ„
Join free candid tele for more đ„
Candid Heat
Reblog if you want more content like this
Snapchat:::@mayen_therese
KENIKMATANÂ Â TUBUH MAMA TEMANKU
Perkenalkan namaku Andre, Aku bekerja disalah satu perusahaan swasta dan aku juga sebagai seorang Instruktur senam. Aku memiliki tubuh yang di bilang sixpack karena aktivitasku sebagai seorang instruktur senam dan banyak wanita yang tertarik dengan bentuk tubuhku.
Aku mempunyai seorang teman dekat yang bernama Bambang. Dia merupakan teman dekat kantorku. Aku sering main ke rumah  Bambang. Keluarganya sangat baik dan ramah kepadaku tetutama Ibunya. Aku sangat betah jika aku berada di rumahnya. Ibu nya Bambang sering perhatian sekali kepadaku saat aku bermain dirumah dan juga aku sering banyak diajak ngobrol-ngobrol perihal  anaknya sampai masalah keluarga.
Mereka hanya  tinggal berdua saja semenjak  ayahnya Bambang meninggal karena kecelakaan. Bambang anak yang paling disayang oleh Ibu Mawar karena anak satu-satunya yang paling dimanja dan disayang.
Suatu hari aku Pernah ditawari Bambang  untuk tidur di rumah nya, waktu itu kebetulan ada acara Bola distasiun Tv swasta dan yang bermain adalah klub sepakbola kesukaanku dan kesukaan Bambang juga. Kebetulan juga hari itu malam minggu jadi kita besok libur alias tidak kerja. Akhirnya akupun setuju untuk bermalam dirumah Bambang.
Malam minggu saat kami sama-sama pulang kerja kami putuskan untuk langsung Pergi ke Mall untuk makan malam dan sekalian cuci mata tapi karena ibu nya sudah berulang kali Telfon dan sms ke Bambang kalau sudah malam tidak pulang-pulang akhirnya aku dan Bambang segera pulang. Sesampai nya di rumah Bambang kami pun langsung di sambut oleh ibu Mawar.
Bu Mawar : âkemana saja kamu Bang, jam segini baru pulang , mamah di rumah sendirian sayang , tak ada laki laki di rumah ini , jadi maaf saja kalau mamah Was Wasâ
Bambang: âMaaf mah , aku habis nongkrong sama Andre dimall sekalian cari makan sambil mainâ
Bu Mawar : âohâ
Aku : âmaaf  tante , tadi aku yang ajak Bambang ke Mall.
Bu Mawar : ângak papa Andreâ
Aku pun hanya mengangguk dengan sedikit senyuman.
Saat itu Bu Mawar hanya menggunakan baju tidur daster satin berwarna merah muda dengan bawahanya kira kira sepaha. Kedua mataku sengaja mencuri curi perhatian ke arah belahan dadanya yang hanya ditutupi oleh kain satin dasternya. Bu mawar yg pada saat itu kuperhatikan tidak memakai Bra karena tampak jelas kedua puting susunya menjeplak dikain satin dasternya membuat aku benar-banar terangsang.
âWah kenapa dengan ku , kok rasanya ada yg beda dengan bu mawarâ gumamku dalam hati.
Akhir nya kami masuk rumah , sembari kami menunggu acara bola , Bambang pun memutuskan untuk tidur dulu & minta di bangunkan oleh aku. Tiba Tiba saja aku mendadak ingin Kencing , lalu kuputuskan untuk pergi ke kamar Mandi, saat tiba di depan kamar mandi, pintu kamar mandi  keadaan terkunci. Akhir nya aku pun mengetuk pintu kamar mandi itu dan Sedikit bertanya apakah ada Orang , dan ternyata Bu Mawar sedang buang air kecil. Aku pun terpaksa menunggu , namun aku sudah sangat tidak tahan , kemudian aku pun bertanya kepada Bu Mawar.
Aku : âTante bisa cepetan dikit ga , Andre udh g tahan nihâ.
Bu Mawar : âoh iya Andre tunggu bentarâ, dan akhirnya bu Mawar keluar dari kamar mandi.
Aku pun lega.Setelah kencing , niatku hanya langsung menuju Kamar Bambang, namun tanpa Kusangka ternyata Bu Mawar belum beranjak dari depan pintu kamar mandi.
Aku: âlho, Tante kok masih disini saya kira sudah masukâ
Bu Mawar : ânunggu kamu Andre, aku takutâ
Aku : âloh bukan nya tadi ibu berani sendirian ke kamar mandi (aku jadi penasaran).
Bu Mawar : âgpp kok, ibu cuma ingin masuk bersama mu saja Andreâ, dengan sedikit senyuman.
Ohhh tidak , Penisku menjadi tegang gara gara melihat Buah Dada bu Mawar yg tidak memakai Bra. Aku pun menjadi pucat karena Malu kalau ketahuan Penisku ini sudah tegang berat.
Bu Mawar : âayo masukâ
Aku : âi..iii ya , dengan perlahan lahan aku berjalanâ
Bu Mawar : âkamu kenapa  Andre (tanya bu Mawar)â
Aku : âehh Anu bu , Gpp kokâ
Bu Mawar pun cuek saja.
Sesampai nya di depan kamar bu Mawar. (kamar Bambang berada di depan , sedangkan kamar Orang tuanya berada di belakang).
Bu Mawar : âkamu mau ga temenin ibu tidur?â, Aku pun sangat terkejut.
Aku : âhah , apaan Tan...aoa  ga salah denger aku nya (pura pura bego)â.
Bu Mawar : âKamu mau ga temenin Ibu Tidur , ibu takut sendirian sayang (dengan sedikit senyuman)â
Aku : âehhmm tapi Bu .. Bambang gimana ..?â
Bu Mawar : âsudah ayo masuk saja tidak apa apa (sambil menarik kaos ku).
Aku sedikit gemetaran , apakah maksud bu mawar ini , dan aku pun pasrah karena tidak mungkin aku menolak nya. Malam itu terasa sangat Panas ,  akhir nya aku meminta izin untuk menyalakan AC kamarnya.
Aku : âTan ACnya tak hidupkan ya soalnya gerah bangetâ
Bu Mawar : âya sudah nyalakan sajaâ
Aku :âhehehe iya tante (sedikit senyuman)â.
Waktu sudah menunjukan pukul 1 malam , dan sampai saat itu pun aku belum bisa tidur dan aku juga memikirkan Bambang  yang ingin dibangunkan nanti jika acara bola nya sdh mulai. Kamar bu Mawar ini lumayan Besar , Rapih dan Bagus.
Bu Mawar : âbelum tidur kamu Andreâ
Aku : âbelum Tan habis ngak biasa tidur kalau pakai celana jean dan kaosâ
Bu Mawar : âklo memang itu penyebabnya, di buka aja kaos dan celananyaâ
Aku : âemang gpp Tan kalo baju dan celana Andre  di buka? ,(dengan lugu nya gan)â.
Bu Mawar :âgpp Andre, buka aja , buat senyaman mungkin kamu disiniâ, Memang sebelum nya aku blm pernah tidur di rumah Bu Mawar ini.
Tiba tiba timbul pikiran kotor ku.
Aku : âTan...kalau tidur suka baju satin seperti itu apa ga gerah dengan pakaian seperti itu?â tanyaku.
Bu Mawar : âNgak Andre dengan pakaian seperti ini kalau mau tidur selain enak dibadan licin dan longgar kamu suka kan kalau aku pakai seperti iniâ.
Aku : âSuka Tan, dengan pakai seperti itu Tante terlihat seksi lhoâ.
Bu Mawar : âAh kamu bisa aja Andreâ, Bu Mawar pun hanya tersenyum Malu mendengar perkatan ku.
Kemudian Bu Mawar menariku untuk tidur satu ranjang dan akupun mengikuti apa yang diinginkan  dan kami pun langsung menuju kasur empuk dan kami hanya di balut selimut (untuk 2 orang saja. Jantung ku merasa berdebar debar , darahku serasa naik , Hangat sekali rasanya. Karna sudah memuncak, Penis ku menjadi Keras dan ingin rasanya ku muncratkan sperma ku ini di kain satin baju tidurnya  Bu Mawar.
Karena aku  sudah tidak tahan menahan nafsuku, ku coba untuk mengocok Penisku, secara perlahan lahan takut bu Mawar terbangun dari tidurnya. Sambil ku kocok, ku lirik payudara bu Mawar yg lumayan Besar yang memiliki dua puting yang sangat besar dan panjang menempel keluar mengajung dari luar kain satin baju tidurnya itu. Lagi enak-enak ngocok tiba-tiba tanpa kusadari ternyata bu Mawar belum tidur.
Bu Mawar : âlagi ngapain kamu Andreâ sambil tersenyum melihatku.
Aku : âehmm ,,aa ann,,anuu Ta..ta..tanâ, aku jadi tegang dan tak bisa bicara.
Bu Mawar :âAku tau kok yg Kamu Lakuin, Kamu Terangsang yah gara-gara aku memakai pakaian seperti iniâ.
Aku : âengg..ehh iyya Tanâ.
Bu Mawar :âAku  sengaja pancing kamu untuk menemani aku tidur, terus terang Andre aku sudak lama tidak disentuh sama laki-laki seperti kamu semenjak ayahnya Bambang tidak adaâ.
Aku :âooo.h..oohhâ
Bu Mawar :âJadi , Mau kah Kamu Andre?â, tanya bu Mawar padaku.
Aku :âMaksuud Tante mau apa?â, aku pura pura bego.
Bu Mawar :âUdah lah jangan pura-pura gitu ahh, aku juga tau kok klo kamuâŠâ.
Aku : âiii ..iiyaa Taaaanteâ.
Tanpa Basa Basi, Bu Mawar langsung membuka Selimut yg menutupi kami berdua. Langsung saja bu Mawar membuka celana dalamku, dan dia pun terkejut karna ukuran Penis ku yg lumayan besar dibandingkan milik ayahnya Bambang.
Bu Mawar :âsuka banget sama Penis mu sayang , punya suamiku kalah jauhâ.
Aku :âeemang iya Tan?â,sedikit senyuman.
Bu Mawar : âiya donk ..â, Bu Mawar langsung melumat bibir ku.
Bu Mawar :âayo mainin bibir muAndreâ.
Aku :âiya Tanâ. Setelah 10 menit kami Berciuman saling berlumatan antara lidah dan bibir, Tangan bu Mawar pun langsung menuju ke penisku.
Bu Mawar mengocok-gocok penisku dengan kain satin baju tidurnya dengan cara digengam dengan tangan kananya. Ternyata Bu Mawar sudah sangat pintar sekali memainkan Penis ku, tak lama kemudian karena gerakan kocoknya sangat kencang mengengam penisku dengan kain satin yang licin itu.
Aku :âTannnn ..aaakkkâŠuuu...mauuuuâ, semakin cepat saja bu Mawar mengocok Penisku, Dan akhirnya.
Crott....crottt...crottt, cairan spermaku muncrat berceceran dikain satin baju tidur Bu Mawar. Begitu spermaku keluar sisa cairan spermaku yang masih ada dilubang penisku langsung dibersihkan oleh  mulut Bu Mawar. Dia melahap sunggu seperti rakusnya melahap es krim dan terus mengocok-gocok penisku dengan bibir mulutnya tanpa henti dan spontan penisku yang sedikit mau lemas menjadi tegang kembali.
Kemudian tubuh Bu Mawar aku dudukan dan aku sandarkan dipinggir tempat tidur. Lalu kubuka kedua belah pahanya, ternyata Bu Mawar sudah tidak memakai celana dalam setelah kulihat di hadapanku. belahan Vaginanya masih terlihat  bagus tanpa ada sedikit rambut yang ada disekitar vaginanya karena semua dicukur habis. Tanpa buang waktu lagi belahan vaginanya langsung kujilat dengan lidahku.
Bu Mawar :âAnghhh...ahhhh...anghhhâ, sambil menjambak rambutku.
Tak berapa lama , Bu Mawar menyuruhku untuk berhenti karena sudah tidak tahan lagi oleh jilatan lidahku.
Bu Mawar :âmasukin sekarang Andree....anghhhh aku sudah tidak tahanâ, Bu Mawar langsung  memegang penis ku dan mengarahkan kelubang vaginanya.
Perlahan tapi pasti dan Blessss, Akhir batang penisku masuk juga kedalam lubang vaginanya yang jarang dipakai setelah suami Bu Mawar tidak ada. Kugerakan keluar masuk penisku kedalam vaginanya dengan nada perlahan tapi sedikit kupercepat.
Bu Mawar:âAhhh Ohhh ummmHHH ahhhh Adreeee ahhhh Uhhh Ummhâ, desahan bu Mawar dengan mata terpejam.
Dengan posisi Bu Mawar dibawah sedangakan aku diatas tubuhnya hingga 15 menit lamanya dengan gerak keluar masuk penisku tanpa henti menusuk lubang vaginanya, tiba-tiba tubuh Bu Mawar mengejang-ngejang seperti orang kesetrum dan kedua kakinya mencengkram kuat tubuhku.
Bu Mawar:âAndre.....anghhh...ahhhhh aku mau....ahhhhhâ, Rupanya Bu mawar orgasme.
Dengan napas yang tergel-sengal seperti pelari maraton kemudian penisku kudiam sejenak didalam vaginanya dan terasa sekali penisku seperti dipijat-pijat saat Bu Mawar orgasme. Setelah mulai tenang Kemudian aku melepaskan Batang Penisku dari Vagina Bu Mawar.
Bu Mawar :âLho kenapa dilepas Andre?â
Aku :âGanti Posisi ya Tan dengan posisi doggy styleâ. Kemudian Bu Mawar pun membalikan Badan nya, Disini aku sudah sedikit bebas.
Bleees penisku kembali Masuk kedalam lubang vaginanya yang sudah terlihat becek. Ku genjot dari belakang  keluar masuk penisku sambil kedua tanggan Bu Mawar meremas-remas kain sperai tempat tidur.
Aku:âahhh Tan, nikmatt sekali Tan ahhh oouuhhâ.
Bu Mawar:âahhh .. terus Andreee...anggg...ahh buat aku puas malam iniâ.
Aku:âTan kalau di keluarkan di dalam bagaimana?â
Bu Mawar :âKeluarkan saja tidak apa apa .. Ouuuhh Ahhhh Emmmh Sayannggâ, Sekitar 5 menit dengan posisi Doggy Style.
Aku:âTan....akuuuu...mau  KelllluuArrrâ.
Bu Maya :âahh ahhhhh ohhhhh ahhhh Andreeee terus keluari didalam saja agar kamu nikmatâ, Crooot Croot, spermaku pun keluar di dalam lubang vagina Bu Mawar.
Bu Mawar:âjangan di lepas, biarkan saja andre, tunggu penismu mengecil sendiriâ
Aku :âAhhhh, Capek dan  Lemes nih Buâ, sambil kutindih membelakangi tubuh Bu Mawar untuk berisitirahat sebentar dan Setelah Penisku mengecil sendiri, akhir nya kucabut.  Lalu Kami berdua berbaring bersama diatas tempat tidur.
Bu Mawar :âMakasih banget Andre, malam ini aku ibu Puasâ, kemudian Bu Mawar mengecup bibirku.
Aku:âSama Sama Bu, Makasih banget Andre bisa puas sama Tanteâ.
Bu Mawar :âIya Andre sayangâ, dengan senyuman manja.
Lalu Aku pun memakai Kaos dan Celana ku kembali, kubiarkan Bu Mawar masih Berbaring di tempat tidur nya mungkin dia kelelahan. Waktu sudah menunjukan Pukul 2 malam.
Aku:âAku ke kamar  Bambang dulu yah Tan, takut dia marahâ
Bu Mawar :âiya sayang , jangan bilang bilang siapa-siapa cukup kita berdua saja yang tau, sini mendekat sebentarâ.
Kami melakukan Kissing sekitar 5 menit , aku pun bergegas ke kamar Bambang dan melambaikan tangan ku ke arah Bu Mawar , dan dia pun hanya tersenyum.
Cerita Lucah Melayu
Lubang Jubur Kakak Jadi Tempat Pemuas Nafsu Adiknya
Ku katakan kepadanya bahawa punggungnya semakin tonggek dan besar serta membuatkan ku semakin tidak keruan. Kakak ku hanya ketawa kecil. Kemudian ku hunuskan zakar ku ke pintu keluar najisnya yang ku jilat tadi. Kakak ku merintih halus disaat kepala zakar ku menekan lubang duburnya. Kakak ku mengeluh panjang sebaik kepala zakar ku menceroboh lubang kumbahan miliknya. Kakak ku meminta ku berhenti sebentar dan ku turuti kemahuannya. Dengan seluruh kepala kemaluan adiknya yang masih melekat di lubang punggungnya, kakak ku membetulkan kedudukannya berdiri. Kedua-dua sikunya menongkat tubuhnya di atas mesin basuh di kedudukan yang paling selesa baginya. Sementara tubuhnya semakin dilentikkan mengikut keselesaan duburnya menerima sulaan zakar adik kandungnya.
Kemudian kakak ku meminta ku meneruskan namun dengan perlahan-lahan. Aku pun dengan lembut menekan dan mengensot zakar ku dengan perlahan sehinggalah seluruh kemaluan ku hilang di dalam terowong kumbahan najis milik tubuh kakak ku. Ku biarkan zakar ku di peram sejenak di dalam lubang idaman ku itu. Aku tekan-tekan zakar ku hingga peha ku rapat di punggungnya. Kemudian ku terus tarik zakar keras ku hingga hampir keluar dari lubang nikmat terlarang itu dan ku kembali menusuknya jauh ke dalam laluan sempit itu hingga ke pangkal zakar ku. Kakak ku mengerang kuat. Ku lakukan sekali lagi dan dia mengerang lagi.
Tanpa berfikir panjang, ku terus sorong tarik zakar ku di lubang dubur kakak ku. Kakak ku melolong kuat kerana duburnya di liwat laju oleh ku. Ku peluk tubuh gempalnya dan ku hayun zakar ku ke dalam punggung tonggeknya yang berlemak itu. Aku sungguh ghairah meliwat dubur kakak kandung ku itu. Malah ku nikmatinya tanpa memerlukan paksaan. Zakar ku keluar masuk lubang yang secara normalnya hanya menjadi tempat najis di keluarkan. Mungkin kerana bentuk punggung kakak ku yang tonggek, malah lebar dan bulat berlemak, bersama persembahannya yang sentiasa tampil sendat dan seksi dihadapan ku membuatkan ku hilang kewarasan hingga tergamak meliwat kakak kandung ku sendiri.
Aku lunaskan keberahian yang selama ini ku pendamkan. Ku hayun zakar keras ku bertalu-talu ke dalam dubur kakak ku yang tonggek dan lebar. Wanita yang ketika itu berusia 47 tahun, bertubuh montok dan berpunggung tonggek, isteri orang dan juga ibu kepada 2 orang anak perempuan kelihatan sedang menonggeng di mesin basuh membiarkan punggung lentiknya di liwat oleh adik kandungnya sendiri. Di wajahnya ku lihat raut kesengsaraan dan keberahian silih berganti dalam henjutan tubuhnya yang sedang ku tunggang.
Kemudian kakak ku meminta ku agar segera memuntahkan benih ku. Aku menanya kepadanya ingin ku lepaskan benih ku di mana. Kakak ku memberitahu ku bahawa aku boleh melepaskan air mani ku di mana-mana sahaja yang ku ingini. Dengan punggung lebarnya yang semakin melentik itu, nafsu ku semakin hilang kawalan. Rengekan suaranya yang meminta ku melepaskan air mani membuatkan aku semakin tidak keruan. Punggung tonggeknya semakin menolak zakar ku menusuk lebih dalam. Aku keberahian di tahap paling maksima. Dubur empuk kakak kandung ku yang lebar berlemak itu ku tujah semakin laju. Zakar ku keras bak kayu, menusuk lubang dubur yang enak dan berselulit itu. Gegaran punggung tonggeknya semakin memaksa air mani ku untuk segera keluar dari kantungnya.
Ku katakan kepadanya bahawa aku ingin lepaskan air mani di dalam duburnya. Kakak ku meminta agar aku meneruskan keinginan ku. Berkali-kali dia meminta ku menyemai benih ku di dalam lubang najisnya yang selalu ku idamkan itu. Aku sudah tidak mampu lagi bertahan. Akhirnya tumpah jua benih adik kandungnya ini di dalam lubang najisnya.
Aku menolak zakar ku jauh ke dalam lubang dubur kakak ku. Ku bagaikan menikmati satu gelombang kenikmatan yang tiada taranya. Aku bagaikan berada di khayalan. Zakar ku memancut-mancutkan benih zuriat ku ke dalam dubur kakak kandung ku sendiri. Kerana kenikmatan yang begitu agung ku rasakan ketika itu, ku luahkan segala perasaan sayang dan cinta ku kepada kakak ku. Ku luahkan betapa aku menggilai tubuh montoknya yang melentik itu. Ku luahkan kepadanya betapa ku sungguh bernafsu kepada punggungnya yang tonggek itu dan ingin menikmatinya setiap hari.
Kakak ku hanya mampu diam menerima curahan air mani ku yang memancut-mancut laju dari zakar keras ku. Hanya hembusan nafasnya yang kencang dapat ku dengari. Kakak ku membiarkan aku menghabiskan sisa-sisa air mani ku yang terakhir di dalam duburnya. Dia melentikkan punggungnya dan mengisar zakar ku seakan mahu ianya menyemburkan air zuriat ku lebih dalam
Kakak ku pun menarik punggungnya ke hadapan selepas zakar ku tidak lagi berdenyut di dalam lubang punggungnya. Sebaik sahaja zakar ku tercabut dari lubang kumbahan najis kakak ku, mengalirlah air mani ku laju dari lubang duburnya. Bunyi decitan jelas kedengaran dari muara duburnya yang dibanjiri air mani ku. Kakak ku menutup lubang punggungnya dengan telapak tangannya dan berlari anak menuju ke tandas. Aku hanya melihat dalam keadaan kelelahan. Dari luar tandas, ku dengar bunyi-bunyian cirit birit memenuhi ruang tandas berserta diselangi bunyi kentut. Sungguh lucah sekali bunyinya dan aku sungguh teruja dengan hasil nafsu ku.
Tidak lama kemudian kakak ku keluar dari tandas dengan wajah yang kusut. Nampak jelas dia juga kelelahan. Bibirnya cuba untuk senyum namun kelihatan payah. Jalannya juga bersimpang siur dan menonggeng serta terkangkang. Aku pimpin kakak ku menuju ke ruang tamu. Ku baringkan dia di atas sofa panjang. Kakak ku menarik leher ku dan mengucup pipi ku dalam keadaan yang lemah. Dia berbisik agar biar pecah di perut, jangan pecah di mulut. Aku faham dan memberikannya jaminan bahawa perkara itu tidak akan bocor kepada sesiapa pun.
Ku usap ubun-ubunnya dan ku kucupi dahinya. Aku temani dia yang lemah diliwat oleh ku hingga kakak ku terlena. Aku biarkan kakak ku lena di sofa panjang dan aku naik ke bilik ku. Bilik air ku buka dan seluruh tubuh ku cuci. Zakar ku yang telah bergelumang di dalam laluan najis kakak kandung ku itu ku cuci demi menjaga kebersihan dan keselamatannya.
Sejak dari hari bersejarah itulah, maka secara rasminya aku dan kakak ku menjadi loving couple yang paling hangat di ranjang. Meski pun kakak ku itu merupakan seorang ibu kepada 2 orang anak, serta isteri kepada seorang suami, namun ianya tidak menghalang kami untuk mengecapi persetubuhan sumbang mahram yang mengasyikkan. Malah setiap kali pulang dari pejabat, jika aku berada di rumah sewa yang ku diami sekarang, kakak ku pasti akan datang bersama alasan menjenguk adik bujangnya ini.
Love the way she moves that ass
Share
Whoâs next
Letâs let her know how much we like the way she moves and what youâre doing next.
Pop that pussy
Show us some love share and content