Ternyata
Pak, Bapak, ternyata seberat itu memendam khawatir, terlebih ketika iman kita sedang lemah. Mau cerita semuanya pun terasa begitu berat, karena khawatir seisi rumah akan terbawa pada kekhawatiran. Sedangkan menenangkan diri sendiri pun sedang tidak gampang, bagaimana bisa menenangkan seisi rumah.
Pak, bagaimana bisa dulu bapak terlihat begitu tenang dengan segala bentuk ujian. Rasanya, tak pernah nampak dalam ingatanku bapak khawatir akan kehidupan. atau aku yang tidak cukup peka kala itu? Pak, Bapak, ternyata masih selemah itu aku akan kehidupan. Pak, Bapak, aku yakin semua akan terlewati, semua akan ada jalan keluar, tapi terkadang ingin juga meluapkan. Pak, Bapak, masih begitu banyak hal yang tidak aku tahu. Semoga aku selalu kuat, semoga pula segala hal baik yang telah bapak lakukan menjadi penenang di alam sana.
Pak, Bapak, aku rindu bapak.







