Benarkah Hati itu?
abis baca article ini..tentang otak dan pembagiannya.. sangat worth to read
https://hdmessa.wordpress.com/…/paradox-antara-pikiran-per…/
secara sederhana otak manusia dibagi jadi 3
limbic, cortex, reptilian complex
Reptilian Complex / Cerebellum / otak kecil : yg mengatur gerak otot, Pengaturan detak jantung, aliran darah, penglihatan, survival, makan, reproduksi dll
Limbic -> berfungsi mengatur proses emosional, merasa,sedih gembira, stress, cinta dll.. sistem ini sudah dimiliki oleh binatang mamalia seperti kucing atau anjing..
Cortex : bagian yg paling besar..ini yg membedakan manusia dgn hewan..berfungsi untuk berpikir, merenung, dll
ini jadi menarik ketika menyadari bahwa segala sesuatu yg kita lakukan harus melalui mekanisme otak tersebut..dan ternyata merokok itu mempengaruhi otak pertengahan kita atau limbic..dan menyadari bahaya rokok itu termasuk tingkat cortex
ternyata terjadi pertentangan ditubuh kita (gw) selama ini bila ingin merokok antara limbic dan cortex
gw langsung coba sejauh mana limbic n cortex saling berseteru dlm tubuh gw *hasek ..dgn cara langsung stop merokok..saat itu jg..(mana abis makan) --"
cortex : gw tau klo ngerokok ngga baik buat kesehatan, beberapa negara maju rokoknya dimahalin..dan umur tertentu aj yg boleh beli..bnyk orang hebat yang bisa hidup & berkarya dan lebih produktif tanpa rokok..pokoknya pada fase akal sehat atau cortex ini gw berpegang merokok itu tidak baik
limbic : hasrat ingin merokok..dan bagian ini jg yang berfungsi melepaskan hormon2..
oke langsung gw stop!..walhasil..anjritt..kaya orang yang sedikit linglung..hampa..kaya ada yg kurang..kaya abis boker ga cebok..mau tidur susah banget..gulang guling..sugesti untuk ngerokok lagi kuat banget..maklum dr SMP udah ngerokok..dan ini juga mendadak..ngga direncanain dulu " oke besok gw berhenti ngerokok" ngga gitu..tok..pada hari dan jam itu juga..
tapi gw sadar ini limbic sedang bekerja dalam tubuh gw..hormon2 tertentu ngga keluar karena gw ngga ngerokok..atau mungkin belum seimbang..betapa dahsyat ya rokok mempengaruhi limbic buat ngerokok lagi..ngga kebayang orang yg udah kecanduan narkoba..gmn rasanya..gila. sebenernya rokok ini candu yang bahaya juga..walau ngga memabukkan..dan gampang banget dapetnya. seberapa kuat itu otak saling mempengaruhi, keputusan kita itu sebenernya kebanyakan didasarkan pada pertimbangan limbic apa cortex?
hal yang menarik lainnya adalah..ketika seorang teman yang gw kasih tau artikel ini tiba2 bertanya.. " jadi sebenernya hati itu ga ada dong? soalnya semuanya itu dari otak?? "
jedang!!..bener juga ya..hati itu sebenarnya apasih? ga ada..apa yg terjadi itu hasil olahan2 bagian otak..limbic & cortex..dan proses ini terjadi begitu cepat..hati itu sebenarnya dmn sih? yg sering ditunjuk2 klo sakitnya tuh disini itu kan bukan hati..itu mah jantung..berdetak lg cepat atau lambat..oww meen..ternyata hati adalah ONE OF THE GREATEST HOAX ON EARTH!!..haha
dengan pemahaman semua berasal dr otak kaya gitu jadi bisa aja..orang tua membunuh anaknya tanpa belas kasihan dong? ya ngga lah.. binatang aja yang ngga punya cortex masih punya belas kasihan, tertarik lawan jenis, dll..kita yang dianugrahi cortex harusnya lebih baik dari itu..
bukti perasaan / hati itu datengnya dari otak
contoh : klo ada orang yang sedang terbaring sakit..tp otaknya msh bekerja..dia masih bisa merasakan emosi..baik senang atau sedih..bahagia.. klo otaknya masih bekerja.. lain halnya klo otaknya sudah tidak berfungsi..walaupun bagian tubuh yg lain sehat dia ngga bisa merasakan emosi lagi..baik sedih senang atau bahagia..dari sini menurut gw sistem emosi kita diaturnya diotak..bukan dari hati..didada..
contoh lain : dalam keadaan telanjang orang gila ngga punya rasa malu walaupun sedang didepan umum..beda dengan orang waras..itu bukti bahwa otak mengatur salah satu rasa..rasa malu itu..orang gila dan orang waras..
dulu guru ngaji sering bilang..bahwa setan bisa masuk dan bersemayam lewat aliran darah kita..dulu saya kurang paham maksudnya, dengan pemetaan basic limbic n cortex, hal itu menjadi agak clear buat gw..
bukti bahwa perasaan / Qolbu diatur diotak bukan hati didada juga ada dalam Alquran & hadist dibawah, walaupun sbnrnya banyak yg mentafsirkan Qolbu itu adalah hati..tapi menurut gw kurang tepat..
" di dalam tubuh itu ada segumpal mudghoh , bila mudhgoh itu baik, akan baiklah seluruh tubuh itu, dan bila mudhgoh itu rusak, maka rusaklah seluruh tubuh. Mudhgoh itu adalah Qolbu ”. (HR. Bukhari dan Muslim)
Dan firman Allah: }ﻟَﻬُﻢْ ﻗُﻠُﻮﺏٌ ﻻ ﻳَﻔْﻘَﻬُﻮﻥَ {ﺎَﻬِﺑ ( ﺍﻷﻋﺮﺍﻑ : 179) “Mereka mempunyai qolbu, tetapi tidak mereka pergunakan untuk memikirkan (ayat-ayat Allah)“.
"mereka mempunyai qolbu, tetapi tidak mereka pergunakan untuk memikirkan ayat2 Allah" qolbu disini diartiin hati..& disuruh memikirkan ayat2 Allah? jelas mikir memikir tugas otak..wallahualam bishowab..
Surat Al Hajj [22] ayat 46 "maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai qolbu yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah qolbu yang di dalam shudur/kesadaran"
dari beberapa ayat ayat tersebut..kayanya kurang tepat klo hati perasaan itu ditempatkan didada..melainkan semuanya berpusat diotak..ini lebih makesense daripada konsep hati yang selama ini berkembang dimasyarakat..hati ada didada..yang sebenernya didada itu ya jantung..heart jantung..buka perasaan..
sebenernya konsep hati / perasaan adanya didada bukan diotak itu datengnya darimana ya? mari kita kembalikan posisi hati kita yang sebenernya.. dari dada ke kepala :) menyanyangi hati kita berarti menyayangi otak kita..
















