Mari Menuju Ke Puncak dan Menggapai Impian Bersama Si Sipit
Impian, semua orang di dunia ini pasti mempunyai impian yang berbeda-beda dan pasti semua orang itu akan berusaha mewujudkannya. Tak terkecuali para gadis remaja di sebuah mall dua huruf. Mereka mempunyai impian nya masing masing, ntah itu impian jangka panjang atau pun jangka pendek.
Riskha Fairunissa atau biasa di panggil Ikha juga pasti mempunyai impian, tentu impian utamanya sukses di JKT48, tetapi gadis pecinta kucing ini dalam hati kecilnya juga ingin masuk kedalam jajaran senbatsu di JKT48, seperti yang di tulisnya dalam Photopack Kokoro No Placard
Disitu tertulis “Jadi senbatsu terus” yang berarti dia ingin senbatsu, tetapi di 2 single selanjutnya dia tidak masuk. Harapan belum terputus, masih ada single ke 10 yang bisa membuat dia senbatsu, ya, Senbatsu Sousenkyo. Pemilihan member untuk single ke 10. Dalam beberapa kesempatan Ikha tweet memohon bantuan untuk single ke 10, yang artinya iya sangat ingin
Saya akan cerita sebuah peristiwa, Dalam sebuah perlombaan, kita sudah yakin bisa menang tetapi kita kalah, tentu rasanya tidak mengenakkan, beda lagi dengan kita yakin menang dan menang tentu rasanya sangat menyenangkan. Sama seperti seorang gadis sipit, di mall dua huruf yang suka mendaki gunung, dia sama seperti itu.
Tekad sudah bulat, perlengkapan sudah di persiapkan. Mari kita mendaki gunung bersama Ikha dan mewujudkan impiannya. Seperti mendaki gunung, awalnya memang tidak enak, tetapi jika sudah dipuncak pasti akan indah.
Yuk, kita bersama-sama membawa Ikha ke puncak dengan bergabung dengan “Project Sousenkyo Riskhalogic” karena untuk mencapai puncak dibutuhkan sebuah tim
Silahkan hubungi saya via Line : jundigates atau mention ke @Riskhalogic, nanti akan di masukan ke grup dan ikuti prosedurrnya, kalau di lakukan bersama-sama mudah kok :)
Hari beranjak sore, aku pun segera menuju rumah, seusai bel sekolah berbunyi. Rumah ku yang terletak di bilangan tambun. Sesampai nya di rumah ku langsung mengecek hp untuk melihat verif seishun Girls besok. Ternyata memang rezeki ku, aku menang undian tiket dan bersiap melepas rindu dengan oshi ku.
Nama ku Noval, aku sekarang duduk di bangku kelas 12, dan sudah menyelesaikan Ujian Nasional. Aku juga akan melanjutkan studi ku ke jerman. Ya, untuk masa depan ku.
Esok hari telah tiba, di hari minggu yang cerah ini aku telah rapih untuk pergi ke bonbin, begitu ke menyebut Theater show Seishun Girls, karena di unit song ame no doubutsuen terdapat banyak binatang. Badan sudah wangi, rambut sudah rapih, aku bersiap pergi, tak lupa ku menjemput temanku yang bernama Bagas, dia Nadila Oshi atau bisa di sebut maniak Paw. Sesampai nya di rumah Bagas, dia ternyata sudah menunggu di terasnya.
“Gas, yuk berangkat” ajak ku.
“Gua gak verif, lu ada verif?” tanya bagas.
“Ada nih, tenang sama gua.” Jawab Noval
Sesudah sampai di tempat laknat, atau FX. Ternyata sudah penuh, ini biasa saat weekend. Kami pun segera menukar verif dan baris di barisan mbak Vina karena Bagas pakai verif hibahan. Kami dapat Bingo biru nomer 15, hati senang karena dapat bingo blokingan oshi ku.
nomer kami 15 biru dipanggil ke 3, sontak aku segera masuk kedalam theater dan duduk di row 4. Kami pun menikmati lagu demi lagu, dan benar saja aku di eyelock Ikha terus.
Sesusai Theater ada pengumuman Direct Selling HS, dan member yang ikut DS Ikha, Viny dan Ayen. Sontak jiwa maniak ku keluar.
“Gas, DS dulu ya, ada Ikha nih.” Ujar ku.
“Duh, maniak nya keluar lagi kan.” Jawab bagas.
Aku segera masuk dalam barisan DS, tentu saja line Ikha. Sesampainya ke depan meja DS Ikha langsung menyapa ku.
“Eh, Kakak Nopal, beli HS lagi nih?” tanya ikha pada ku dengan semangat.
“Nggak kha, Cuma numpang ngantri.” Jawabku dengan sedikit tertawa.
“wah, parah, beli dong nih lima.” Suruh ikha.
“enak aja, kemaren gua udah beli 4, satu aja tuh sesi 5.” Suruh aku.
“Oke, kak.” Jawab ikha.
Sesudah membeli HS, kami pun pulang ke rumah dengan mengendarai motor tua ku. Sesampainya aku dirumah aku berpikir, gimana ya aku di Jerman, apakah aku bisa.
Beberapa hari setelah nya....
Sekarang, hari minggu, hari ini adalah JKT48 Handshake Festival single ke 10 JKT48, UZA. Aku segera mandi dan menggosok gigi tidak lupa ku pakai parfum agar badan ini tetap wangi. Tak lupa ku membawa perlengkapan wota ku, Album Photopack, CD, Tiket HS dan lainnya. Dengan semangat ku langsung ke venue HS yang bertempat di JCC. Disana sudah ramai, aku menemui teman-teman ku yang sedang duduk.
Tiba giliran ku untuk Handshake dengan oshi, karena ini HS untuk yang ke sekian kali bagi diriku aku sudah tidak deg deg kan. Dengan membawa 5 tiket HS aku mengantri dengan polosnya. Beberapa menit mengantri, akhirnya aku sampai di line 12, tempat Ikha berada.
“Haloo, kak Nopal.” Seru ikha dengan senyum manis nya.
“Hai, eh sekarang gua mau ngomong serius nih, ga bercanda kaya yang kemarin-kemarin.” Ucap ku dengan muka agak suram.
“Kenapa kak?, mukanya kok rada sedih gitu?” tanya ikha.
“anu, kha. Ini kayaknya bakalan jadi HS terakhir gua sama lo deh”. Jawab Noval dengan sedih.
“kenapa kak? Oshihen yah?” tanya Ikha lagi dengan suara sedih.
“oh nggak kok, jadi gini, gua mau lanjutin kuliah di Jerman, jadi gak akan bisa ngidol lagi kha”. Jawab Noval dengan muka sedih.
“Begitu yah, gapapa kok, utama kan pendidikan, karena itu jaminan masa depan kakak, kalo udah lulus balik lagi yah kesini.” Kata Ikha dengan penuh keyakinan.
“insyaallah, kha. Gua bakalan rajin, biar cepet lulus, doain aja yah.” pinta noval
“pasti kok.” Jawab ikha.
Selesailah Handshake ku dengan Ikha, aku keluar bilik dengan membawa 3 stiker, tapi stiker sudah biasa ku dapatkan saat HS, ada sesuatu berharga yang ku dapatkan tadi, itu adalah semagat, yak aku di semangati oleh oshi ku untuk menimba ilmu.
Keesokan hari, tinggal beberapa minggu menjelang keberangkatan ku ke Jerman. Aku masih terpikirkan oleh masa aku ngidol.
“Apakah aku bisa meninggal kan nya, apakah aku bisa meninggalkan fx tercinta?” tanya ku dalam hati.
“tidak, aku harus bisa meninggalkannya, setidaknya untuk sementara waktu.” Jawabku lagi dalam hati.
Masa ku ngidol adalah masa terindah, dimana aku mendapatkan pengalaman berharga, dan teman-teman yang berharga. Sulit memang untuk meninggalkan itu, tapi setidaknya kenangannya masih akan terus ada.
Hari ini aku dan teman-teman ku berencana melakukan seshuraku atau istilahnya kegiatan terakhir, yak hari ini mungkin hari terakhir aku menginjakan kaki di fx, mall yang punya kenangan bagi ku. Karena disinilah aku mulai tau JKT48, di sinilah aku punya banyak teman, dan d isinilah aku mulai mengenal sosok Ikha oshi ku. Mungkin disini juga lah aku menemukan jodoh.
Sesusai menyelesaikan pembuatan paspor, aku langsung segera ke fx untuk yang terakhir kalinya mungkin. Sesampainya disana aku segera menemui teman-teman ku di wendys luar, tempat aku ngumpul. Segera aku tukar verif untuk teater seishun girl. Aku mendapat bingo 14 biru, bingo ini adalah bingo favorite ku dan teman-teman, karena bingo ini aku sering front row.
Bingo ku di panggil ke empat, segera aku dan teman-teman ku masuk, seperti biasa badan dan tas ku di cek, takutnya membawa barang-barang yang tidak di perbolehkan, padahal aku hanya membawa rindu saja. Aku masuk ke hall of fame atau lorong menuju stage JKT48 Theater, ku pandangi seluk beluknya, karena pertama kali aku ke theater aku begitu kagum dengan ruangan ini.
Aku juga mulai masuk ke area dalam theater, segera ku duduk di row 2 kiri tempat favorite ku. Aku kembali teringat masa pertama kali theater, disini juga aku duduk dan disni juga aku melihat sosok Ikha yang sekarang oshi ku.
Kegeana telah berbunyi, pertanda show akan mulai, Ikha lah yang bicara di balik tirai, sungguh spesial show ku kali ini. Cinderela wa damarasenai telah di bawakan, pertanda show telah usai. Aku dan teman-teman segera keluar untuk hi-touch. Seperti biasa member mengatakan, terima kasih yah kak, tetapi ketika giliran Ikha, dia memberikan semagat padaku.
“semangat yah, kak”. Kata Ikha dengan senyum manisnya.
“Iyah, kha, doain aja,” jawabku dengan hati gembira.
Seusai hi-touch, aku dan teman-teman merayakan terakhir kali aku di indonesia, kita bersenang-senang, di tempat yang penuh kenangan bagi ku. Pulang sekolah aku ke sini, hari libur, dan malam minggu pun aku habiskan di sini, sungguh masa paling indah.
Malam telah larut, tepat pukul 12.30 malam. Aku pulang meninggalkan fx, yak untuk terakhir kalinya, mungkin aku bisa ke sini lagi suatu saat nanti, tapi mungkin juga suasana sudah berubah. Aku langgsung tidur karena besok aku akan memulai hidup baru di Jerman.
Gadis kelahiran 22 Maret 1996, ini telah berhasil meluluhkan hati ku *OkeeLebayGanti
Ikha begitu panggilan nya, mempunyai latar belakang gadis biasa, iya biasa di tambah sholehan, dan pintar memasak, Istri-able gitu lohh. Gadis berusia 18 tahun ini telah 2 tahun mengejar mimpinya di JKT48.
Pertama masuk JKT48, dia emang bukan siapa - siapa, gak mempunyai latar belakang apa-apa, tapi konsep JKT48 yang kata nya "tumbuh dan berkembang bersama fans" lah yang akhirnya mengantarkan diri nya masuk ke JKT48.
Hari demi hari dilewati, Theater demi theater di lakoni, latihan demi latihan di ikuti, membuat dia berkembang, bukan cuma dia, tapi semua member.
Oke karena gua gak ngikutin Ikha dari dia Trainee jadi gak bisa nyeritain semuanya. Di mulai dari gua ngelirik dia aja ya gaes, maklum fans 3 bulan.
Pertama ngelirik waktu HS KFC, dan gak tau nama nya.. Skip ae ye.. karena waktu itu oshi pertama Akicha (sampe sekarang masih oshi di AKB48 heheh) di rumorkan mau ke Jepang, dan jarang ke Indonesia. Aku yang haus akan kasih sayang oshi *ciatkasihsayang memutuskan untuk menambah oshi.
Karena ini oshi ke kedua, dan gua udah mulai mengerti seluk beluk JKT48. jadi gua putuskan matang matang. akhirnya ku mampir ke pulau matahari demi ngeliat penampilan Ikha, WL loh...
Selesai show akhirnya ku terngiyang-ngiyang wajahnyah, nya dan akhirnya ku jadikan oshi hehehehe.
Oke sekarang Review nya.. Riskha Fairunissa, gadis yang cita-citanya menjadi pramugari ini memang tidak mempunyai latar apa-apa. tapi sekarang dia sudah jadi gadis yang bisa menari, menyanyi, dan MC. Tapi bukan itu yang menjadi daya tarik perhatiannya. memang wajahnya yang cantik ditambah matanya yang sipit dan senyumnya yang manis, merupakan anugrah tuhan yang amat saik. Idol grup bagi sebagian orang memang yang di lihat fisiknya, tapi ada satu sisi yang sangat menggambarkan bahwa itu idol grup, yak idol grup dengan konsep, "Idol you can meet everyday" yaitu Fanservice atau lebih dikenal dengan Interaksi dengan fans.
Itu yang gua dapat kan dari Ikha, interaksi dengan fans sudah bagus, meskipun tidak sebagus kakaknya di team J, tapi itu sudah cukup. Tapi tetap saja Skill dance dan Voice harus di tingkatkan karena ini memang dunia entertaiment.
Satu hal unik dari Ikha, matanya sipit kalo ketawa, bukan dia karena keturunan cina, tapi emang dari lahir. Persis seperti gua.
Itu dulu deh maaf masih acak acakan, dan terkesan curhat... ya namanya juga blog pribadi..
[Fanfict] Usaha Keras tak akan menghianati (Repost)
Matahari sudah bersinar menyinari bumi dan mulai memasuki jendela kamarku yang sudah terbuka dan ditambah kicauan burung nan merdu yang membangkitkan aku dari tempat tidurku, dan aku pun bergegas mandi. Hari ini hari minggu seperti biasa aku akan berkumpul dengan ketiga temanku untuk menyaksikan acara tv favorit kami JKT48 Missions dan berlatih untuk grup musik kecil-kecilan kami. Ketiga temanku itu adalah Angga, Bagas, Yudi.
Namaku sendiri Jonny, umurku 15 tahun, aku tinggal di daerah di ujung kota Makasar. Aku memang ngefans sama idol grup JKT48 sejak 8 bulan yang lalu, bisa dibilang aku fans jauh, ketiga temanku juga fans JKT48 sama sepertiku.
Selesai acara JKT48 Missions, terbenak didalam pikiran ku tentang ulang tahun oshi ku Beby Chaesara Anandila yang tinggal beberapa minggu lagi. Kali ini aku akan memberikan Beby hadiah spesial yang aku dapatkan susah payah.
“Jon, lu mau ngapain ultah Beby tahun ini?” tanya Angga.
“Gua mau kasih hadiah spesial buat Beby, susah dapetinnya,.” Jawab aku
“Terus lu mau kasih lewat fanletter?” tanya Angga lagi.
“pengennya sih gift langsung, ya tapi mau gimana lagi, ga bakal mungkin.” Jawabku pasrah.
Tak terasa hari sudah mulai sore, itu tandanya aku harus pulang, aku pun bergegas pulang dan berbaring di tempat tidurku, aku pun memikirkan sang idola ku “Dancing Queen” yang sebentar lagi ulang tahun, tak terasa aku pun terlelap. Di dalam mimpi aku sedang berada di sebuah mall yang cukup ramai, ternyata itu FX sudirman tempat theater JKT48 berada, ditangan ku ada selembar tiket show theater “Pajama Drive” tepat di hari ulang tahun Beby, senang rasanya. Tapi tiba-tiba aku terbangun dari mimpiku.
“Ahh, Cuma mimpi ya?!” ucapku menggerutu.
Sejenak aku pun teringat lirik lagu yang aku sering dengar yaitu shonici, mimpi pun bisa menjadi kenyataan kalau dibarengi dengan kerja keras.
Esok hari di perjalan sepulang sekolah mata ku teralihkan oleh sebuah poster berisikan lomba cover lagu berhadiah Rp. 5.000.000 dan akan tampil di cafe Jakarta tepat dihari ulang tahun Beby. Lalu aku berfikir kalau menang aku bisa ke Jakarta dan menonton theater JKT48. Aku pun segera memberi tahu ke teman-temanku.
“woi, gua dapet berita bagus nih, ada lomba cover lagu terus nanti lagunya dikirim, pemenangnya bisa terbang ke Jakarta.” Ucap ku tergesah-gesah
“Wah bagus tuh, tapi rekamannya gimana? Adanya di kota, mahal lagi 300 ribu.” Sahut Bagas
“eh besok malam ada festival di alun-alun kita ngamen disitu aja, gapapa buat nambahin duit buat rekaman.” Ucap Yudi memberi usul
“okee, besok kita kesitu ngamen.” Jawab ku
Esok malam pun tiba, bermodal sebuah gitar kami ngamen di festival itu, kami melawati dengan kerja keras, diguyur hujan sampai diusir, jam sudah menunjukan pukul 11 malam tapi uang belum cukup untuk biaya rekaman sampai yudi meminta untuk pulang karena kecepean.
“Udahlah pulang aja capek gua, gausah ikut lomba.” Ucap Yudi yang sedikit kesal
“Tunggu dulu yud, bentar lagi oke.” Ucap Angga merayu Yudi
“Iya yud, kalau kita usaha pasti akan ada hasilnya kok.” Ucap ku memberi semangat kepada yudi
“oke lagu shonichi ya.” Ucap Yudi yang akhirnya mau melanjutkan
perjuangan ini.
Selesai kami membawakan lagu shonichi, ada sesosok pria yang memberiakan kami penawaran.
“Band kalian bagus nih, ngapain ngamen disini?” tanya pria itu
“Mau nyari tambahan uang buat ikut lomba cover lagu, om.” Jawab ku
“Mau coba gratis ga? Saya punya studio, kecil sih tapi bisalah, kalau mau besok siang dateng ya.” Ucap pria tersebut
“Wah, mau dong, besok kami datang ya, makasih ya om.” Ucap ku bahagia
Esok siang kami berempat menuju ke tempat yang ditunjuki pria tersebut. Studio nya memang tidak terlalu mewah tapi aku rasa bisa untuk rekaman kami. Selesai rekaman aku mengirimkan berkas itu ke alamat yang ditujukan untuk lomba. Pengumuman pemenang lomba akan diumumkan 3 hari setelahnya melalui surat.
Sudah empat hari tapi aku tidak juga mendapatkan surat, itu artinya kami kalah, aku merasa kecewa karena sudah berkerja keras tapi kami kalah, aku yang sedang kecewa dan duduk disofa tiba-tiba ibuku memberikan sepucuk surat dari PT musikindo, setelah kubuka ternyata kami pemenangnya, pengumuman telat satu hari. Dengan itu impian aku nonton Beby di Theater sebentar lagi terwujud. Segera aku memberitahukan ini kepada teman-temanku.
Esok hari aku bersiap-siap dikamar untuk mempersiapkan apa yang aku bawa ke Jakarta, tidak lupa ku bawa hadiah untuk sang idola, setelah itu aku segera ke bandara temanku sudah menunggu di situ dan akhirnya kami bertolak ke Jakarta, sungguh impian ku akan terwujud.
Hari pertama ku menginjakan kaki di Jakarta, sesuai dengan ketentuan lomba, kami akan perfom di sebuah cafe di kawasan senayan, sungguh luar biasa band kecil-kecilan dari timur Indonesia bisa tampil di cafe di kawasan Jakarta. Di bawah lampu sorot cafe kami mengalunkan musik, penonton memberikan tepuk tangan yang meriah kepada kami.
Keesokan hari, hari yang ku tunggu-tunggu tepat di hari ulang tahun oshi ku Beby, akhirnya aku bisa menginjakan kaki di mall Fx tempat dimana JKT48 Theater berada, persis seperti di mimpi ku waktu itu. Dengan tiket yang sudah ditangan kami akhirnya kami menyaksikan show theater pertama kalinya. Disana ada perayaan ulang tahun Beby, wah senang rasanya melihat oshi ku bahagia, di sesi Hi-touch aku berhasil memberikan gift langsung kepada Beby, sebuah boneka dan cd rekaman kami.
Sungguh impian yang menjadi kenyataan, berkat usaha keras kami, kami akhirnya bisa disini. Aku kembali teringat dengan sepenggal kata dari lagu shonichi.