Bermula dari Yirgacheffee, Ethiopia. Sasa Sestic terdorong dari obsesinya mencari cawan suci versinya; secangkir kopi sempurna, memulai perjalanan dari tempat lahirnya kopi, Ethiopia hingga Seattle, Washington (Amerika Serikat), kota awal pergerakan specialty coffee dan tuan rumah World Barista Championship (WBC) 2015. Dari kampung halamannya yang dicabik oleh perang, Yugoslavia, hingga negara yang menjadi kampung halamannya kini, Australia, perjalanan Sasa Sestic pada turnamen bergengsi WBC adalah sebuah perjalanan panjang. Dedikasi dan keteguhannya demi mencari kesempurnaan tidak hanya melibatkan dirinya seorang. Keluarga, staff, petani kopi, roaster dan vendor menemani perjalanan karir Sasa. The Coffee Man adalah sebuah kisah personal, sebuah film dokumenter observasi yang dapat membawa penonton pada pengalaman tersendiri demi mencari secangkir kopi nan paripurna. • Pemutaran Film & Diskusi "The Coffee Man" Rimbun Espresso & Brew Bar Padang Rabu, 24 Agustus 2016 19.00 WIB • #LAYARimbun #coffeeshops #screenings #thecoffeeman #ngopikitalagi #nontonkitalagi #rimbuncoffeepadang