Alhamdullillah, bought cash with my own blood, sweat, and tears money. Here, My First Car *cry happy tears
No title available

ellievsbear
🪼
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
Sweet Seals For You, Always
d e v o n
YOU ARE THE REASON

izzy's playlists!
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
trying on a metaphor
TVSTRANGERTHINGS
Today's Document

Discoholic 🪩

shark vs the universe
KIROKAZE
Misplaced Lens Cap
No title available
Stranger Things

#extradirty
he wasn't even looking at me and he found me

seen from Australia
seen from Malaysia
seen from France

seen from Canada

seen from United Kingdom
seen from Mexico

seen from Italy

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Italy
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Ireland
@juwitaratnadewi
Alhamdullillah, bought cash with my own blood, sweat, and tears money. Here, My First Car *cry happy tears
Setiap merasa "Ya Allah It's too much I want to give up", disitu selalu ingat bahwa Allah tidak memberikan ujian melebihi kemampuan hambanya.
So, dear me, be happy, always
Dear Me, don't forget to smile and be happy
Zaman berkembang begitu pesat. Informasi kini dapat diakses dimanapun dan kapanpun tanpa mengenal batas jarak ruang dan waktu. Real time. Anywhere. Everywhere. Kemudahan ini tentunya akan sangat membantu Orang Tua dalam mengurus anak karena Informasi soal parenting tersedia dimana saja. Termasuk di dunia digital atau online. Parents bisa mendapatkan informasi lewat website, blog, social media (misalnya twitter, Instagram, whataspp, facebook, dll), messenger (misalnya WhatsApp, Telegram, dll), maupun melalui aplikasi digital di smartphone. Informasi yang ada di dunia digital, belum tentu sepenuhnya benar lho, Moms. Seringkali ada Informasi yang kurang tepat, biasanya berupa opini atau “kata orang”. Untuk itu, kita sebagai Moms masa kini harus sangat selektif memilih informasi yang didapatkan. Yuk simak tips untuk memfilter Informasi Parenting dari Dunia Digital, agar kita selalu up to date mendapatkan informasi yang valid. 1. Pastikan alamat berasal dari official website, misalnya www.kemenkes.go.id 2. Pastikan artikel adalah ulasan ilmiah bukannya opini terhadap sesuatu. Harus jeli membaca konten ya moms. 3. Baca sumber daftar pustakanya (jika ada). Isi artikel yang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya biasa bersumber dari buku atau website resmi. 4. Jika berasal dari Blog, harus ekstra hati-hati. Biasanya ini adalah opini pemilik blog-nya. 5. Double check! Cari info di tempat lain untuk memverifikasi berita. Jika Moms masih ragu dengan informasi yang didapat, lebih baik mencari kebenarannya dari sumber lain. Sekarang ini, sangat mudah mencari kebenaran dari suatu informasi, terutama dengan bantuan Google. 6. Jika perlu tanyakan langsung kepada Ahlinya, misalnya dokter. 7. Jika berasal dari Instagram atau social media lain, pastikan apakah akun tersebut adalah akun resmi. Akun resmi biasanya ada tanda “centang” yang menunjukkan akun tersebut official. Jika masih ragu, Moms bisa mengunjungi website resminya, biasanya di website resmi akan dituliskan user name untuk akun social media. Cek dulu ya Moms! 8. Jangan sembarangan membagikan data pribadi kepada orang lain, apalagi mentransfer sejumlah uang. Pastikan akun yang menghubungi Moms adalah official. 9. Hati-hati dengan berita click bait yang judulnya sangat membuat penasaran. Pastikan membaca berita secara keseluruhan agar tahu secara garis besar isi berita. Jangan sembarangan sharing berita. Bisa-bisa kita dituduh menyebarkan beruta hoax nih Moms. 10. Jangan mudah terprovokasi. Hati-hati memposting segala sesuatu secara online. Rekam jejaknya sulit dihilangkan karena dapat dengan mudah di-screenshoot orang lain. Apalagi sekarang sedang gencarnya UU ITE (Undang-Undang Informadi dan Transaksi Elektronik). Bisa-bisa kita dipidanakan jika ada yang tersinggung. Nah, itu tadi 10 tips mem-filter infomasi di dunia digital. Kita harus selalu bijak dalam bersosial media ya Moms! Jangan lupa untuk selalu double check kebenaran yang didapatkan. Selamat ber-social media! #MYBABYMomversiy Source Foto: Google
Menabung adalah menyisihkan sebagian uang yang dimiliki untuk disimpan. Menabung bisa melalui banyak cara, baik menabung di Celengan atau Bank. Dewasa ini, menabung di Bank melalui Rekening Tabungan menjadi pilihan utama karena aman, dapat dipantau 24 jam melalui mobile banking atau internet banking, mendapatkan Bunga, pengelolaannya lebih terencana, serta terjamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan. Salah satu cara untuk mengelola keuangan agar aman dari keborosan yaitu memiliki beberapa Rekening Tabungan. Berikut ini kegunaan Rekening Tabungan untuk berbagai alokasi penyimpanan uang agar tidak tanpa sengaja dibelanjakan: 1. Rekening Tabungan untuk Bisnis/Usaha. Jelas ini harus Kita pisahkan ya Moms. Uang yang didapatkan sebaiknya diputar kembali untuk modal dan keuntungan yang didapatkan dapat digunakan untuk mengembangkan bisnis/usaha tersebut agar semakin maju. 2. Tabungan untuk Dana Darurat. Pisahkan sebagian uang (biasanya 5-10% penghasilan) untuk keperluan darurat. Misalnya jika ada keluarga sakit, jika handphone rusak dan harus membeli baru, jika rumah tiba-tiba rusak dan harus segera diperbaiki, jika kendaraan ngadat, dll. Semua itu memerlukan dana segera, untuk itu penting mengalokasikan sebagian dari penghasilan untuk dana darurat. 3. Tabungan untuk keperluan sehari-hari. Rekening ini adalah rekening untuk belanja kebutuhan sehari-hari. 4. Tabungan untuk Hari Tua atau Keperluan Lain. Ini tabungan yang bisa kita gunakan untuk benar-benar menyimpan uang demi masa depan dan hari tua. 5. Tabungan Pendidikan Kita. Moms masih ingin sekolah atau kuliah lagi? Ya harus nabung juga ya agar tidak bingung nanti mau bayar pake uang dari mana. 6. Tabungan Pendidikan Anak. Wajib punya! Ini adalah tabungan prioritas agar nantinya anak dapat mengenyam Pendidikan sampai Perguruan Tinggi tanpa pusing memikirkan biaya. Pendidikan saat ini lama-lama mahal lho Moms. Perlu diingat yah! 7. Tabungan untuk Haji atau Umroh jika Perlu. Bagi Moms yang ingin ber-Haji atau Umroh, lebih baik dipisahkan agar niatnya istiqomah dan uang tidak dipakai untuk belanja yang lain, hehe. 8. Tabungan untuk cicilan, misalnya Rumah. Cicilan Rumah bisa dibuat autodebet ya Moms, tapi Rekeningnya tetap harus ada isinya, jadi selalu ingat untuk menabung di rekening tersebut agar tidak telat dan malah didenda. Demikian, itu tadi beberapa jenis alokasi dana yang dapat kita simpan di rekening tabungan yang berbeda-beda. Moms tidak harus memiliki semuanya ya, asalkan bisa memanajemen sendiri keuangannya agar tidak boros. Dan jangan lupa, alokasikan dana juga untuk asurasi ya moms, terutama asuransi Kesehatan agar Keluarga terproteksi maksimal apabila sakit. Semoga Tipsnya bermaanfaat ya! #MYBABYMomversity Source Foto: Google
Apa itu Happy Hypoxia? Happy Hypoxia adalah sebuah fenomena berkurangnya jumlah oksigen di dalam tubuh tanpa menimbulkan gejala. Jadi, penderitanya memiliki jumlah oksigen dalam darah lebih rendah dari nilai normal dan tidak merasakan sesak sama sekali. Happy Hypoxia berakibat fatal untuk paru-paru jika tidak segera mendapatkan suplai oksigen yang dibutuhkan.Hal ini sering terjadi pada kasus Covid-19. Pengukuran jumlah oksigen dalam darah menggunakan Oxymeter. Oxymeter merupakan alat medis yang dapat membantu mengetahui saturasi oksigen atau kadar oksigen dalam darah. Akhir-akhir ini, Oxymeter banyak diburu karena dianggap dapat membantu deteksi awal Covid-19. Pemakaiannya sangat mudah. Cukup dengan memasukkan ujung jari tangan ke dalam Oxymeternya saja. Hasilnya akan muncul dalam waktu kurang 15-30 detik (tergantung merk). Kita langsung tahu kadar oksigen dalam darah (saturasi oksigen) dan Nadi (detak jantung). Saturasi oksigen normal pada orang sehat adalah ? 96 % - 100 %. Sedangkan Nadi Normal pada orang dewasa rata-rata 60-100x/menit. Early diagnosis untuk Covid-19 sangat penting untuk dilakukan. Agar jika terkena Covid-19 dapat segera berobat. Banyaknya kasus Happy Hypoxia pada orang dengan Covid-19 tanpa gejala membuat Kita memerlukan Oxymeter di Rumah. Terutama jika memiliki anggota keluarga yang positif terpapar Covid-19 atau memiliki kondisi medis lain misalnya sakit paru dan jantung. Sebagai orang awam, tentu hal tersebut harus Kita konsultasikan terlebih dahulu ya dengan dokter untuk mendapatkan diagnosa yang tepat! Semoga bermanfaat ya Moms dan Dads. #MYBABYMomversity Source Foto: Google
Moms, pernah ga mau beli baju secara online tapi susahnya minta ampun? Setiap open order hampir selalu tidak dapat? Padahal barang tersebut dari brand kesukaan yang harganya cukup terjangkau dengan kualitas yang bagus? Atau Moms ingin membeli furnitur aestetik tapi tokonya tidak ada di Kota tempat tinggal? Lalu biasanya Moms coba cari kemana? Pernahkah membelinya lewat jastip atau jasa titip? Ya, menjadi agen Jasa Titip (Jastip) a.k.a Jastip-ers atau Online Shopper sangat populer beberapa tahun terakhir ini. Banyak produk bagus dijual lewat open order dengan stok terbatas, terutama pakaian. Sebut saja @wearingklamby @heaven_lights @vanillahijab dll pasti sudah tidak asing lagi. Tidak hanya pakaian, furnitur, benda dekorasi, dan keperluan rumah tangga juga laris manis dijual lewat jastip, misalnya produk dari Ikea, Informa, Ace Hardware, dll. Yuk simak tips untuk menjadi Jastip-ers yang handal berikut ini: 1. Follow Brand Populer dan Pilih Produk yang Diminati Konsumen. Brand yang terkenal biasanya memiliki konsumen yang besar. Bisa dipastikan produk yang akan dijual laku dipasaran. Dengan follow akun tersebut, Kita bisa selalu update jika akan ada produk baru yang akan dikeluarkan. Termasuk sale ataupun ada stok sisa hit and run. 2. Harga Jastip Wajar dan Harus Untung. Berikan harga jastip yang relevan dipasaran. Kita bisa survey dulu ke jastipers yang lain. Pastikan sudah mengkalkulasi dengan tepat, termasuk biaya ongkir ke rumah Moms dan biaya bensin/parkir jika jastip dibeli toko. Jangan sampai rugi bandar! 3. Deskripsi Produk Jelas disertai Foto Menarik. Manfaatkan story telling dengan menceritakan produk di sosial media Kita. Tulis dengan jelas nama brand, bahan, ukuran, dimensi, warna, harga asli produk, harga jastip, dan juga stok yang tersedia. 4. Buka sistem PO (Pre-Order) atau Non PO. Sistem PO bisa dilakukan agar jelas berapa jumlah yang akan dibeli. Untuk produk dengan harga mahal atau jutaan, bisa diberlakukan DP (Down Payment) terlebih dulu. Sistem Non PO jika hanya Moms yakin barang tersebut akan laku, misalnya baju dari brand populer, dan stoknya jangan berlebihan apalagi jika baru awal memulai. Beli yang motif dan sizenya paling banyak dicari, misalnya size S,M, dan L. 5. Pasang alarm dan Standby saat Open Order Berlangsung. Jika memungkinkan minta bantuan orang lain untuk mengikuti open order dengan akun dan alamat yang berbeda. 6. Jangan Hit and Run. Jika ingin membatalkan pesanan, pastikan menghubungi seller dan bicarakan dengan baik agar stok bisa dialihkan ke pembeli lain dan tidak diblokir untuk transaksi selanjutnya. 7. Pasarkan lewat Marketplace yang memiliki program subsidi ongkos kirim dan cashback agar pembeli semakin yakin untuk membeli. Jastip-ers bisa menjadi salah satu hobi sampingan yang menguntungkan lho Moms. Terutama jika bisa menjastipkan barang-barang yang berasal dari brand populer. Keuntungan yang didapatkan per produk bisa berkisar antara sepuluh ribu rupiah sampai ratusan ribu rupiah. Bisa menambah pemasukan yang lumayan jika digeluti dengan serius. Semoga bermanfaat ya tipsnya! #MYBABYMomversity Source Foto: Google
Review singkat tentang pemakaian ONEMED Fingertip Pulse Oxymeter
Dewasa ini, teknologi berkembang dengan sangat pesat. Hampir semuanya bisa Kita akses online. Termasuk pembayaran. Saat ini, pembayaran secara cashless sangat populer. Salah satu bentuk pembayaran cashless yang cukup mudah diakses adalah mobile banking dengan syarat utama, Kita sebagai nasabah dari suatu Bank. Sebagai Ibu, baik working moms ataupun stay at home moms, pasti disibukkan dengan mengurus anak dan keluarga, mengurus bisnis, ataupun pekerjaan. Kadang kita tidak sempat membayar tagihan ke Agen langsung, tidak punya cukup waktu untuk antri membayar pajak di Kantor Pos, ataupun sekadar ke ATM (Anjungan Tunai Mandiri) untuk transfer belanja online. Akses mobile banking ini memungkinkan kita untuk melakukan banyak transaksi secara online melalui smartphone. Kelebihan memiliki akses mobile banking untuk Moms, diantaranya: 1. Transfer Uang dengan Mudah. Kita bisa transfer ke berbagai Bank, tanpa perlu mengingat-ingat kode antar Bank. Semua ada di sistem. 2. Hemat dan Cepat. Hemat waktu dan ongkos. Pembayaran langsung lunas saat itu juga. Moms bisa melakukan berbagai transaksi dimana saja dan kapan saja. Tidak perlu ke ATM atau ke Bank. Tidak perlu antri. Tidak perlu keluar biaya bensin ataupun parkir. Yang jelas tidak perlu dandan, jadi hemat make up juga, hehe. 3. Mencatat Pengeluaran Lebih Terperinci. Mobile banking biasanya memiliki riwayat transaksi/ history. Kita dapat dengan mudah mencatat dan mengakses kembali transaksi yang sudah dilakukan dengan nominal yang pasti. Selain itu, kita juga dapat melihat Saldo rekening untuk melihat sudah seberapa banyak uang yang dihabiskan agar tetap balance atau seimbang, tidak besar pasak daripada tiang. 4. Jaringan Luas. Berbagai layanan juga disedakan oleh mobile banking misalnya pembayaran, pembelian, top up e-money. Pembayaran yang bisa dilakukan misalnya bayar internet, kuliah, pajak, listrik, air, asuransi, kartu kredit, dan multipayment. Sedangkan untuk pembelian, Kita bisa dengan mudah membeli pulsa, paket data, ataupun token listrik. 5. Akses hampir ke semua Marketplace. Dengan segala kemudahannya, mobile banking biasanya terhubung dengan banyak marketplace, seperti Shopee, Tokopedia, Buka Lapak, JD.ID, Zalora, Berrybenka, Blibli.com, dll. Selain itu juga terhubung dengan berbagai merchant dan dompet digital seperti OVO, Gopay, ShopeePay, Dana, Jenius, dll. Moms jadi bisa belanja dan bertransaksi dengan mudah. 6. Akses dalam genggaman tangan. Mobile banking biasanya diakses melalui smartphone. Semudah dalam genggaman tangan. 7. Aman, Resiko Penipuan Lebih Kecil. Pembayaran yang terhubung ke mobile banking biasanya sudah tertera di sistem, jadi kita tidak perlu memasukkan nominal lagi. Aman dari penipuan. 8. Aplikasi yang User Friendly dan Secure. Aplikasi mobile banking di smartphone biasanya sangat mudah digunakan dengan instruksi yang jelas. Tingkat keamanannya juga tinggi, misalnya harus terhubung langsung dengan simcard nomor hp kita, riwayat transaksi yang tidak bisa di screenshoot, aplikasi yang akan langsung logout jika tidak digunakan dalam waktu tertentu, dan langsung terblokir jika kita salah memasukkan pin lebih dari 3x. Nah, sangat bermanfaat bukan punya akses mobile banking? Karena itu, Moms tidak perlu ragu lagi mendaftarkan rekening yang dimiliki untuk mendapatkan aksesnya. Pastikan rekening yang Moms miliki berasal dari Bank besar sehingga jaringannya akan lebih luas. Tunggu apalagi, Moms bisa langsung ke Bank untuk mengaktifkannya ya! #MYBABYMomversity Source Foto: Google
Halo Moms and Dads, selama pandemi ini sudah rajin pakai masker kan? Tahukah Mom and Dads, pakai masker tidak sekadar pakai dan lepas saja lho. Ada aturannya agar pemakaiannya efektif mencegah penularan dan virus yang sudah menempel dibagian luar masker tidak berpindah ke tangan kita. Simak Yuk, tipsnya memakai dan melepas masker sesuai aturan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Tips memakai masker dengan tepat: 1. Biasakan mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menggunakan masker, boleh menggunakan air mengalir dengan sabun, boleh juga menggunakan cairan antiseptik berbahan dasar alkohol. 2. Pastikan hidung, mulut, dan dagu tertutup seluruhnya, bagian berwarna berada di depan, dan bagian berwarna putih yang menempel di wajah. 3. Tekan bagian atas masker yang ada kawatnya agar sesuai bentuk hidung. Nah selanjutnya, tips melepas masker dengan benar: 1. Gantilah masker jika rusak, kotor, atau basah. 2. Lepas kaitan masker dari telinga atau ikatan masker, pastikan tidak memegang bagian depan masker. 3. Buanglah masker dengan benar ke dalam tempat sampah. 4. Cucilah tangan pakai sabun atau bahan berbasis alkohol dengan baik dan benar. Pastikan Moms and Dads menggunakan masker bedah atau masker kain 3 lapis sesuai yang direkomendasikan agar efektif melindungi. Nah, sangat mudah bukan, yuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari agar Kita tidak tertular Virus Corona! #MYBABYMomversity Source Foto: Google
Virus corona sudah menyerang masyarakat di seluruh dunia. Virus corona menyebar melalui droplets yang muncul saat batuk, bersin, ataupun bicara. Virus tersebut dapat menempel berjam-jam bahkan berhari-hari di permukaan benda-benda yang ada di sekitar Kita. Penyebaran virus corona di Indonesia membuat masyarakat semakin peduli dengan kebersihan. Kampanye PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) juga semakin digalakkan oleh pemerintah. Terutama cuci tangan. Hal ini karena cuci tangan dinilai sangat efektif untuk memutus mata rantai penularan virus. Orang tua juga harus lebih peduli dengan kebersihan tangan, terutama jika memiliki anak kecil di Rumah. Ayah dan Bunda tentunya tidak ingin menularkan Virus dan bakteri jahat kepada anak bukan? Apalagi anak termasuk golongan yang beresiko tinggi mengalami gejala sakit yang lebih parah karena sistem imunnya yang belum sempurna. Untuk itu, cuci tangan wajib hukumnya sebelum dan setelah memegang anak. Cuci Tangan akan sangat efektif mencegah penularan berbagai virus corona jika dilakukan dengan benar. Menurut WHO (World Health Organization) dan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, cuci tangan yang benar harus dilakukan 6 langkah sebagai berikut: 1. Basahi tangan, gosok sabun pada telapak tangan kemudian usap dan gosok kedua telapak tangan secara lembut dengan arah memutar 2. Usap dan gosok juga kedua punggung tangan secara bergantian 3. Gosok sela-sela jari tangan hingga bersih 4. Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan posisi saling mengunci 5. Gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian 6. Letakkan ujung jari ke telapak tangan kemudian gosok perlahan. Bilas dengan air bersih dan keringkan. Cuci tangan bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu terutama dengan memakai sabun cuci tangan di air mengalir atau menggunakan hand sanitizer. Langkahnya pun sama, hanya waktunya yang membedakan. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir dilakukan selama 40-60 detik, sedangkan cuci tangan dengan hand sanitizer dilakukan selama 20-30 detik saja. Sangat mudah dan cepat bukan, yuk Moms and Dads, jangan lupa selalu cuci tangan ya!! #MYBABYMomversity Source Foto: Google
Ibu adalah seorang wanita luar biasa yang menjadi poros sebuah keluarga. Baik Working Mom atau Stay at Home Mom, pastinya tidak luput dari mengurus suami, anak-anak, rumah, sampai mengurus keuangan. Aktivitas yang sangat padat, kadang membuat ibu jarang bisa untuk istirahat, mengurus keuangan, apalagi mencatat pengeluaran harian. Mencatat pengeluaran dan pemasukan harian tentunya sangat penting. Kita jadi tau berapa jumlah uang yang masuk atau yang dikeluarkan dalam satu bulan. Manfaat mencatat pengeluaran harian diantaranya: 1. Lebih bijak dalam memakai uang 2. Lebih tahu jumlah pengeluaran harian dan nantinya pengeluaran bulanan 3. Bisa memilah untuk pengeluaran yang tidak perlu 4. Agar tidak besar pasak daripada tiang 5. Menjaga hubungan baik dengan pasangan dengan jujur terhadap kondisi keuangan Dalam era digital seperti sekarang ini, banyak hal bisa dilakukan dengan mudah secara online. Semua kegiatan hampir bisa dilakukan dalam genggaman Smartphone. Termasuk mencatat pengeluaran harian secara online melalui aplikasi di Handphone. Salah Satu contohnya dengan menggunakan aplikasi Buku Kas. Aplikasi Buku Kas adalah sebuah aplikasi untuk mencatat transaksi keuangan, baik itu untuk usaha atau penggunaan pribadi. Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis lewat ponsel moms masing-masing. Keuntungan menggunakan aplikasi ini yaitu: 1. Mencatat pemasukan, pengeluaran secara online di HP 2. Mencatat hutang, piutang, hingga pengingat hutang piutang, beserta laporannya 3. Mencatat Laporan penjuangan untuk online shop 4. Mencatat nama pembeli dan supplier 5. Gratis dan data tersimpan aman Dalam pengisiannya, kita juga dipermudah dengan dapat mencantumkan tanggal, jenis transaksi, dan menambahkan catatan pribadi. Saya sudah memakainya dan merasa sangat terbantu sekali. Dengan tahu jumlah pengeluaran dan pemasukan, menjadikan saya sangat menghargai uang dan berusaha menggunakan uang dengan sebaik-baiknya. Apalagi selama pandemi ini, kita harus berhemat dan banyak menabung karena kondisi perekonomian yang tidak pasti. Untuk itulah, mencatat pengeluaran harian sangat penting. Semoga tips ini dapat bermanfaat untuk para moms sekalian. #MYBABYMomversity Source Foto: Google
Ini caraku berhemat dengan belanja online.
Share Your Stories September 2020: Aku dan Uang di fimela.com
Pada awal babat alasnya dulu banyak hantu yang berayun-ayun.
Lomba Share Your Stories Bulan Agustus: Bangga Indonesia di Fimela.com.
Hari ini jadwal kontrol post SC yang udah telat banget sampai nyaris sebulan wkwkwk. Aku SC dengan dr. Tauhid , Sp.OG anw, jahitannya segariiiiiiiiiis doang di bawah perut Alhamdullillah yeay 👀 (Nah dr. Tauhid kebetulan teman sekolah S3 nya dr. Manggala, aku kan jadi tambah ayem (🐔(?)) hehe). Terima kasih dr. Tauhid, Sp.OG dan team perawat OK, perawat anestesi, bidan, dan para hca yang sudah membantu selama perawatan di RS. Tak lupa juga dr. M. Ilham, Sp.An yang anestesinyaa mantap jayaaa (aku pemuja durogesic patch pokoknya, terbaaeek 😅), pun dr. Tikto, Sp. A yang sudah jadi dokter anaknya Medina, asik banget diajak sharing!! Overall terima kasih Ya Allah sudah dimudahkan dan diberi kelancaran juga kesehatan sampai saat ini ❤ (at Rumah Sakit Ibu Dan Anak Al Hasanah) https://www.instagram.com/p/BpJRbJ8F5r9/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1arfe5naw3vo2
12 weeks pregnant be like... 🐇🐇 #lagisehat #alhamdullillahsehat #homesweethome (at Madiun)
When you love what you have, you have everything you need 🐾 . . . Thank you for coming in my special day, dear fellas!!! Terima kasih sudah menempuh puluhan kilometer untuk kesini, terima kasih sudah banyak direpoti calon manten, dan terima kasih atas doa-doanya. I love you to the moon and back 😘❤ . . . PS: ini ekspresi bahagia udah ngibulin para pencari kembang 😂😂 📸 by @conceptroom.studio