Cewe kalo lagi nangis butuh dipeluk.
Atau dikasih makan, atau dikasih duit, atau ketiganya. Pasti diem dia.
Akusih yang kedua ._.
(via bumiitubulat)
Aku sih ketiganya 😅😅😅

★

titsay

No title available
KIROKAZE

oozey mess
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

No title available
One Nice Bug Per Day
Mike Driver
No title available

shark vs the universe
YOU ARE THE REASON
taylor price

izzy's playlists!
Cosimo Galluzzi
macklin celebrini has autism
Claire Keane
ojovivo
sheepfilms
almost home

seen from Saudi Arabia

seen from Malaysia

seen from Ireland
seen from Australia
seen from United States
seen from France
seen from Australia

seen from Ireland
seen from Türkiye

seen from Belgium

seen from United Kingdom

seen from Italy
seen from United Kingdom
seen from India
seen from Italy

seen from United Kingdom
seen from Italy
seen from United States

seen from Ireland

seen from Malaysia
@kanayaanastasya
Cewe kalo lagi nangis butuh dipeluk.
Atau dikasih makan, atau dikasih duit, atau ketiganya. Pasti diem dia.
Akusih yang kedua ._.
(via bumiitubulat)
Aku sih ketiganya 😅😅😅
Pesan papih "sabar itu gk ada batasnya nduk, insya Allah bayarannya syurga" 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Some people never truly learn from their mistakes. Even after multiple advices someone gives,Even after the failure he faced through that mistake.Sometimes people never truly learn from their mistakes.Is it really worth spending my time trying to help them?If all they do is brush away all our advices.Is it really worth hoping that they take it all in?Sometimes some people never truly learn from their mistakes.After all, hoping is no doubt the only source of disappointments.So let them be and live your life.They’re not worth your time and space inside your tiny little precious mind.
(via iluv-islam)
Hempas cantik orangorang macam gini... Let it gooooo... Let it go......
Jika suatu saat nanti kau jadi ibu…
Picture source : mjeducation.com
Jika suatu saat nanti kau jadi ibu…
Jadilah seperti Nuwair binti Malik … yang berhasil menumbuhkan kepercayaan diri dan mengembangkan potensi anaknya .Saat itu sang anak masih remaja. Usianya baru 13 tahun. Ia datang membawa pedang yang panjangnya melebihi panjang tubuhnya, untuk ikut perang badar.
Rasulullah tidak mengabulkan keinginan remaja itu. Ia kembali kepada ibunya dengan hati sedih. Namun sang ibu mampu meyakinkannya untuk bisa berbakti kepada Islam dan melayani Rasulullah dengan potensinya yang lain.
Tak lama kemudian ia diterima Rasulullah karena kecerdasannya, kepandaiannya menulis dan menghafal Qur’an.
Beberapa tahun berikutnya, ia terkenal sebagai sekretaris wahyu. Karena ibu, namanya akrab di telinga kita hingga kini: Zaid bin Tsabit.
***
Jika suatu saat nanti kau jadi ibu…
Jadilah seperti Shafiyyah binti Maimunah yang rela menggendong anaknya yang masih balita ke masjid untuk shalat Subuh berjamaah.
Keteladanan dan kesungguhan Shafiyyah mampu membentuk karakter anaknya untuk taat beribadah, gemar ke masjid dan mencintai ilmu. Kelak, ia tumbuh menjadi ulama hadits dan imam Madzhab. Ia tidak lain adalah Imam Ahmad.
***
Jika suatu saat nanti kau jadi ibu…
Jadilah ibu yang terus mendoakan anaknya. Seperti Ummu Habibah. Sejak anaknya kecil, ibu ini terus mendoakan anaknya. Ketika sang anak berusia 14 tahun dan berpamitan untuk merantau mencari ilmu, ia berdoa di depan anaknya:
“Ya Allah Tuhan yang menguasai seluruh alam! Anakku ini akan meninggalkan aku untuk berjalan jauh,menuju keridhaanMu. Aku rela melepaskannya untuk menuntut ilmu peninggalan Rasul-Mu. Oleh karena itu aku bermohon kepada-Mu ya Allah, permudahlah urusannya. Peliharalah keselamatannya, panjangkanlah umurnya agar aku dapat melihat sepulangnya nanti dengan dada yang penuh dengan ilmu yang berguna, aamiin!”.
Doa-doa itu tidak sia-sia. Muhammad bin Idris, nama anak itu, tumbuh menjadi ulama besar. Kita mungkin tak akrab dengan nama aslinya,tapi kita pasti mengenal nama besarnya: Imam Syafi’i.
***
Jika suatu saat nanti kau jadi ibu…
Jadilah ibu yang menyemangati anaknya untuk menggapai cita-cita. Seperti ibunya Abdurrahman .Sejak kecil ia menanamkan cita-cita ke dalam dada anaknya untuk menjadi imam masjidil haram, dan ia pula yang menyemangati anaknya untuk mencapai cita-cita itu. “Wahai Abdurrahman, sungguh-sungguhlah menghafal Kitabullah, kamu adalah Imam Masjidil Haram…”,
katanya memotivasi sang anak.“Wahai Abdurrahman, sungguh-sungguhlah, kamu adalah imam masjidil haram…”, sang ibu tak bosan-bosannya mengingatkan.
Hingga akhirnya Abdurrahman benar-benar menjadi imam masjidil Haram dan ulama dunia yang disegani. Kita pasti sering mendengar murattalnya diputar di Indonesia, karena setelah menjadi ulama, anak itu terkenal dengan nama Abdurrahman As-Sudais.
***
Jika suatu saat nanti kau jadi ibu…
Jadilah orang yang pertama kali yakin bahwa anakmu pasti sukses. Dan kau menanamkan keyakinan yangsama pada anakmu. Seperti ibunya Zewail yang sejak anaknya kecil telah menuliskan “Kamar DR. Zewail” di pintu kamar anak itu. Ia menanamkan kesadaran sekaligus kepercayaan diri. Diikuti keterampilan mendidik dan membesarkan buah hati, jadilah Ahmad Zewail seorang doktor. Bukan hanya doktor, bahkan doktor terkemuka didunia. Dialah doktor Muslim penerima Nobel bidang Kimia tahun 1999.
By Laksamana Yuda C
Tangeeennnn berat sama suamik yg lg umroh plus mudik ke kairo.... Ya Rabb jaga suamiku dan jamaahnyaaa ☺😊😘😍
Assalamu’alaikum. Wr.Wb
Hallo tumblr nya mama Key yg udah gk ke urus lama bgdd smp berdebu…Nama Aku Keysa Fitri Farhani biasa di panggil Key, Key lahir pas hari pertama Idul Fitri lho hari Senin, 28 Juli 2014. Ini foto Key pas umur 3 hari. Jadi ceritanya pas hari Lebaran org2 pada dandan cantik,, mama Key terima tamu sambil nahan kontraksi… Jadi rasanya gk bisa digambarkan dengan kata2 dey. Alhamdulillah sekarang Key umurnya udah 8 bulan 13 hari.
Tentang PKI
Come closer to me, i wanna tell you an old story. A long time ago, sekitar tahun 60-an sebelum ibu saya lahir di desa ini, sedang terjadi revolusi. Anggota dan yang dicurigai sebagai bagian dari PKI ditangkap. Para PKI di desa kami dikirim ke Madiun dan sekitarnya, para PKI Madiun dan sekitarnya dikirim ke desa kami. Biasanya diangkut menggunakan truk, di malam hari menuju pagi (nan, fokus. Ini bukan payung teduh). Selalu penuh. Sebelum datang ‘kiriman’ tersebut biasanya mbah saya yang bekerja di kelurahan selalu mendapat perintah untuk membuat satu lubang besar nan dalam. Pada malam ‘kiriman’ yang ketiga, mbah saya ikut menyaksikan eksekusi mereka. Para PKI diatur rapi kemudian ditembak satu-persatu. Sampai tiba saatnya memasukkan mereka ke kuburan massal yang sudah digali, tapi lamat-lamat terdengar suara dari tumpukan mayat PKI tersebut. Bunyinya seperti ini: “Pak, kulo dereng pejah.” Kemudian ditembak lagi kepalanya sampai tak bersuara. Salah satu kuburan massal itu ada di belakang rumah. Kadang kalau kami bermain petak umpet di kebun teh dan bersembunyi di antara rerimbunan pohon kecilnya, kami masih bisa menemukan tulang belulang korban PKI. Wanna join? Hide and clap. Give me the first clap, i’ll found you. Pak, saya belum meninggal, dia berkata sambil separuh kepalanya pecah berlumuran darah. Fak.
Copas dari Tumblr Lama ke Tumblr Baruuuuu....
“cobalah jaga sesuatu hal yg telah engkau dapatkan dengan bersusah payah… jadikanlah masa lalu mu sebagai guru terbaik, agar kamu mengetahui apa yang belum kamu ketahui.. agar kamu mengerti apa yang belum kamu mengerti… agar kamu melihat apa yang belum kamu lihat… jagalah.. sayangilah.. dan cintailah sesuatu yang telah kau dapatkan dengan tetes keringat mu..jangan pernah kau abaikan dan kau lepaskan…karena kamu baru akan menyadari sesuatu itu sangat berarti ketika kamu kehilangan sesuatu itu…”
“Belajar dari kesalahan masa lalu… Tentang apapun yang banyak mereka ajarkan tentang sebuah persahabatan yang indah….Tentang sebuah kebohongan…Tentang arti kesetiaan… Bahkan tentang konsep kekuatan dan keikhlasan sebenarnya…
Aku, kamu, dia dan mereka…
Tentang waktu yang kita lalui bersama…”
“Semakin banyak yang bertanya, semakin susah menjawab.Semakin banyak yang sok peduli, semakin susah untuk mengerti.Semakin jauh melangkah, semakin susah untuk berhenti.Semakin kuat untuk menghadapi segala hal, semakin susah hal itu hilang dari kita.”
The Noble Qur’an | Surah Ad-Duhaa [93:1-5]
So sad
Ternyata tidak ada toleransi dalam pekerjaan untuk seorang ibu Hamil sekalipun....
Merindukan makanan rumah. Atau makan di rumah. Atau mungkin merindukan rumah bukan makanannya. @jonathanend
Journey
This !!
Pulang
Kata pulang sekarang menjadi sangat ambigu buat saya....pulang kepada kewajiban dan pulang kepada kenangan.... saya rindu rumah....
201013 :))
Hmmmmm
Kalau emang gk bisa bantu setidaknya bisa khn gk ikut ngerepotin.... klo saya bilang saya gk bs pergi klo weekend krn harus urus ini itu tolong yg harap maklum... sebagai sahabat seharusnya km tw betapa sibuknya saya menyiapkan ini semua tah km pun pernah mengalaminya khn... astagfirullah Ya Rabb beri hamba kesabaran ekstra banyak :((
Sudah boleh jadi Bridezilla belum??
H-33 undangannya belum fix design nya dan belum di cetak sedangkan batas waktu undangan harus udah jadi itu tanggal 27 September 2013...oh moooo...mau panik sihhh tp Insya Allah nanti juga selesai...Seserahan sebagian udah dibeli cami sm kak Wawah..dan dibeliin linger warna pink pula padahal ndak minta wahhhhh lucunyaaa :D Bismillah banyakin Ibadah dan target Khatam sebelum hari H...Sekarang baru juz 12 hmmm Insya Allah pasti bisa khatam :))
Catering Insya Allah sudah aman terkendali. Hiburan dan dokumentasi yang masih belum jelas,,si papih sebagai penanggung jawab ke 2 komponen tersebut masih nyantai ajhh gtu...
Bismillah lancarkan dan Ridhoi Ya Rabb...
Eheeemmm ehemm
Bismillah...sekarang udah tanggal 8 September 2013. Insya Allah h-42....hmmm sejauh mana persiapannya? Alhamdulillah segala sesuatunya dipermudah sama Allah... sudah terdaftar KUA untuk hari minggu, 20 Oktober 2013 jam 9 pagi... sudah fitting baju dan souvenir insya Allah jg sdh...alhamdulillah terimakasih Ya Rabb