Sudah. Mati.
todays bird
taylor price

#extradirty

bliss lane
TVSTRANGERTHINGS
hello vonnie
$LAYYYTER
noise dept.
trying on a metaphor
Keni

tannertan36
d e v o n

❣ Chile in a Photography ❣

if i look back, i am lost

shark vs the universe
RMH
NASA
★
untitled
Sweet Seals For You, Always
seen from Canada

seen from Czechia
seen from Ireland

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Dominican Republic

seen from Germany

seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from Vietnam

seen from Italy
seen from United States
seen from Switzerland

seen from Germany

seen from Italy
seen from France
seen from Bangladesh

seen from India
seen from Canada

seen from United Kingdom
@kancilssi
Sudah. Mati.
Bersosial Media
Seperti kebanyakan manusia lainnya, awalnya tujuanku bersosial media lebih kepada mencari informasi. Apalagi sejak masuk kuliah. Sebelum itu, paling cuma main twitter atau facebook sekadarnya. Bahkan saat yang lain heboh dengan friendster, aku tetap setia meunggu drama Korea di depan TV setiap sore dan malam.
Awal-awal kuliah, bisa dibilang masih “norak” dan “alay”. Mau bagaimana lagi, itu salah satu fase yang sepertinya pasti akan dilewati semua orang, terkecuali orang-orang tertentu, ya. Sampai masalah mahasiswa pada umumnya mulai melanda: skripsi tidak kunjung selesai. Lalu ditambah dengan segala pecapaianku yang tidak sesuai dengan rencana. Semua melenceng. Double combo dengan iri hati, dengki, dan hasadku pada pencapaian orang lain. Penyakit hati satu ini sedikit kurang ajar, ya. Tidak mau pergi padahal sudah pakai segala macam cara.
Sampai akhirnya aku memutuskan untuk membatasi kegiatan bersosial media. Facebook, twitter, WA, bahkan tumblr ini juga termasuk. Rencana awal hanya untuk beberapa saat saja, sampai hati merasa tenang dan siap untuk berkomunikasi dengan orang lain. Ternyata butuh waktu yang lebih lama. Dari seminggu jadi sebulan, lalu jadi setahun, sampai sekarang sudah jalan dua tahun.
Apa yang kudapat? Ketenangan hati? Sepertinya tidak sampai 10%, masih ada ketidaktenangan dan kecemasan. Kemungkinan besar ini karena aku tidak benar-benar puasa sosial media sepenuhnya. Aku hanya tidak merespon, tidak membalas, tapi tetap memantau. Meskipun tidak setiap hari.
Hal lain yang kudapat adalah kecanggungan dan jarak yang makin lebar dengan teman-teman. Bahkan mungkin ada beberapa pihak yang merasa “ini anak enggak tau terima kasih sekali, sudah dikhawatirin tapi tidak menjawab, tidak membalas”. Aku paham jika ada yang bependapat seperti itu. Tapi, sekali lagi maaf, aku hanya merasa tidak cukup siap, tidak percaya diri, dan tidak yakin bisa berbincang seperti biasanya. Masih belum siap untuk menceritakan segala macam carut marut hidupku selama dua tahun terakhir.
Fase “ghosting” orang lain ini akan berlangsung berapa lama aku juga tidak tahu. Satu yang pasti, sampai sekarang belum siap dan percaya diri untuk membuka diri. Terutama melewati sosial media dengan banyak kenalan.
몇 년 전까지 이 노래를 되게 설레임을 가득한 기분으로 정말 많이 들었는데 지금은 예상지 못할 정도로 왜 이렇게 슬퍼? 사랑 노래인데? 아름다운 노래인데? 서로 나누는 노래인데? 나쁜 말과 뜻은 하나도 없는 노래인데? 아마 내 삶에 그런 걸 아무리 생각해 봐도 전혀 없을 것 같아? 내 “불규칙” 삶에게 너무나도 완벽한 노래라서?
Feeling how ironic and loveless your life while listening to a true eternal love kinda song is another level of pain. Seems like the singer laugh at me lol. So stupid.
“Coba lihat. Kasihan sekali dia, untuk bersedih saja harus mencari medium. Harus pusing mencari lagu yang pas. Mencari cuplikan film yang menyayat hati.”
What can be sadder than knowing someone lying but you have to keep acting like nothing happen so the other one is not hurt. But in fact, we all know that lie. So dull. I’m so done with this sh*t.
No. I don’t think I can put my trust to you anymore. For the other 4, maybe I still do, but not for you. I know this is my fault for putting my whole heart to you guys, but sorry I gotta say you guys broke me into pieces. I know you’ve been told us not to make you our first or mean priority in our life, but I just couldn’t help it. So I guess all of the mess is mine and I have to face it and solve it by myself.
이번 만큼은 단지 인간으로만 봐 줬으면 좋겠다
What a way to wrap my 2021 lol. So messy af.
DAY6 (Even of Day) · Song · 2021
What an ironic way to reminiscence this day. Two years ago at this time I was singing and screaming with all the mydays inside the concert hall while waiting for the boys to come out. And now I am crying over my “bulgyuchik” life through this song.
드디어 지옥의 맛을 주는 집이란 걸 알게 되네요
한숨만 나오네
Salah satu materi Bahasa Indonesia saat SMA adalah berdiskusi. Masing-masing murid mengambil satu tema, lalu guru memilih secara acak tema siapa yang akan dibahas satu kelas. Waktu itu yang terpilih adalah kegalauan seorang anak saat harus memilih antara sekolah jauh dengan orang tua atau tidak, melanjutkan karir atau mengurus keluarga.
Dengan cara berpikir di umur segitu, dengan lantang dan percaya diri aku menjawab orang tua dan keluarga. Pikiran naifku mengatakan apa susahnya melepas apa yang kita punya untuk orang yang kita sayangi. Bahkan aku bingung dengan teman-teman yang mengaku tidak bisa memilih di antara keduanya karena berat melepas salah satu. Saat ada yang memilih orang tua dan keluarga, maka akan disanggah dengan senjata 'berhenti mengembangkan potensi dan kemampuan diri'. Saat ada yang memilih sebaliknya, akan disanggah dengan kalimat 'kalian bisa kehilangan waktu berharga dengan orang-orang yang kalian sayangi'
Sungguh, aku ingin bertepuk tangan pada diriku saat itu yang bisa dengan penuh percaya diri memilih salah satu. Karena saat ini, saat aku berada di antara dua pilihan itu secara nyata, tidak ada rasa percaya diri itu lagi. Adanya rasa tertekan dan sesak yang benar-benar tidak menyenangkan.
Sudah pasti si jiwa muda ini lupa kalau di dunia nyata tidak hanya ada pekerjaan dengan posisi yang menjanjikan. Tidak hanya ada karir yang terus berkembang dan menanjak hingga menuju puncak. Bahwa ada yang namanya kegagalan dan itu tidak hanya satu kali datang. Bahwa dan bahwa bahwa lainnya yang baru aku sadari akhir-akhir ini.
Ketakutan dan kekhawatiran berlebih akan suara benda jatuh. Rasa tidak tenang saat mendengar suara batuk. Perasaan muak saat mendengar bagaimana orang lain diolok, bahkan orang terdekat juga kena.
Munculnya sedikit rasa puas saat menggenggam sejumput rambut di kepala dan manariknya. Cukup dua jambakan sudah cukup menenangkan sepertinya. Tidak, ternyata tiga, empat, hingga lima jambakan ternyata bisa memberi sensasi yang menakjubkan saat dilakukan bersama tangisan. Meskipun harus diam-diam dan menahan isakan, tapi itu sudah cukup.
Sepertinya aku sudah menemukan salah satu pasangan sejati di dunia, masalah dan solusinya.
Ini semua bukan tentang siapa yang kuat menahan cobaan demi menempa mental. Ini hanya tentang manusia-manusia dengan ego masing-masing dan lupa bagaimana cara memanusiakan manusia.
I'm done!
몇달 동안 스트레스와 부담이 얼마나 깊은지 자고 있는 아기에게 '너무 힘들어. 힘 좀 줘. 울고 싶은데 울면 안되찮아.'라고 속삭이는 소리로 했다는 정도야.
이렇게 맑은 날씨에 갑자기 드는 생각이 '내가 찐웃음을 언제부터 지어지 못하게 되지? 찐웃음을 안지은지 꽤 오래 됐던것 같아'.
감정이 정말 아예 없어지는 것 같구나