When life gives you lemons, make orange juice and leave the world wondering how you did it.
occasionally subtle
Cosmic Funnies

JBB: An Artblog!
d e v o n
cherry valley forever
trying on a metaphor
$LAYYYTER

if i look back, i am lost

titsay
Alisa U Zemlji Chuda
No title available

Kiana Khansmith

No title available
Not today Justin
NASA

izzy's playlists!
No title available
he wasn't even looking at me and he found me

blake kathryn
Sweet Seals For You, Always
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Singapore

seen from United States
seen from United States

seen from Russia
seen from Brazil

seen from United States
seen from Bahrain

seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Brazil

seen from United States
seen from United States
seen from India
@kasyfirama
When life gives you lemons, make orange juice and leave the world wondering how you did it.
...
Pathetic, Confused, Useless, Broken, Fragile, Anxious, Annoying, Defeated, Lonely, Rejected
Never good enough
Get used to it
Ssst
Above all
I wish for your happiness
Even thought i am aware
You require my absence to find it
Maybe i should not expect for a return
All i want you to know
That i am
Both happy and sad
And im still trying to figure out
How that could be
Its hard to wait
Around something
You know might never happen
But it is harder
To give up
When you know
Its everything you want
I want to see
What will happen
If i dont give up on you
I wish you could love me
The way i love you
Or
....
Hi Future Self
Hi me, self in the future. How are things? I hope you are doing well. I know life has been tough, that's why you are reading this message.
During our past life journey, i am terribly sorry that i wasn't great enough to ignite your motivation, wasn't good enough to encourage you, to appreciate you. I was wasting our time doing useless things, wasn't able to stand on our feet, i am really sorry man. Please forgive me.
Remember this man, there is hope in difficult time. I know we like to play it strong outside, but fragile inside. Just keep holding on a lil bit longer okay?
If you ever feel that you are at your lowest point, just remember you've been here, at this point, the point when you wrote this message. Remember the only place that you can go is up. Find reassurance in the weakness, the best is yet to come.
As i am writing this message, your life isn't fully figured out yet. You aren't 100% sure of your direction, or what you are going to do long-term in life, everything changed so fast. Keep on dreaming. You deserve the world.
Now go get it :)
Sincerely
Afi
Tembok?
Aku tidak ingin menghancurkan tembok itu
Takutku tertimpa reruntuhan batu
Mungkin lebih baik kupanjat saja
Penasaranku setinggi apa kau bangun
Bolehkah?
Lakukan sesukamu
Teruslah berlari
Lari kemana pun kau mau
Lari kemana kau ingin bermimpi
Lari kemana kau ingin mendapat tenang
Sampai kau lelah karenanya
Sampai tubuhmu berteriak
Lalu berhentilah
Aku akan datang kesana mengangkutmu pulang
Teruslah mengeras
Keraslah seperti besi, seperti baja
Kokohlah sekuat kau ingin bertahan
Sampai bosan datang
Sampai sepi terasa ke inti
Aku akan datang
Panas seperti api
Terus menerus membakarmu
Sampai saat dimana kau meleleh karenaku
Dengar
Bukan dusta
Hanya saja kau tidak bertanya
Bukan khayal
Kurasa kau salah kira
Semua yang kutulis benar tertera
Mungkin kau terlewat satu dua kata
Cobalah baca kembali
Ada kusiratkan disana
Bukan tentang besarnya cinta
Bukan juga tentang elokmu dimata
Hanya saja tentang saat dimana
Aku lelah menahan rasa
Maaf aku pun manusia
Kuharap kau masih ingat itu
Dengarkanlah aku bercerita
Kemarilah..
Permintaanku kepada waktu
Bisakah kau berputar kembali hai waktu?
Kembali jauh kesana
Kembali ke waktu dimana tak butuh keberanian untuk bernafas didepannya
Waktu dimana lengkung senyumnya bukan hal yang kutunggu
Waktu dimana tak takut tuk datangkan kecewanya
Waktu dimana tak ada namanya dalam setiap doa
Waktu dimana tak penting kurasa bahagianya
Waktu dimana sapa sudah cukup untuk bangkitkan bara
Waktu dimana tak ada rindu
Berputarlah...
Tolong aku...
Pagi Jingga
-Biru
Old but good
Kognisi
Hei tahukah kau jingga?
Setiap kali kau tatap mata ini, kau mengacaukan pusat kognisiku
Sesungguhnya yang ingin kukatakan setiap bertemu hanya "apa kabarmu?"
#SDD
Bila engkau ratu lebahku, akankah kujadi rajamu.
RAN
Tulisan 00.04
Setelah cukup lama ditulis, post ini lahir.
00.04. lewat sedikit tengah malam. Mencari kegiatan untuk mendatangkan kantuk dan terketiklah post ini. Post untuk Jingga (lagi).
Jingga. Sebenarnya 70% dari isi post tumblr ini ditujukan untuk si jingga, karena kebanyakan tidak bisa disampaikan secara langsung di dunia nyata dan cuma bisa disalurkan lewat tulisan. Lalu muncul pertanyaan, siapakah jingga? Apa sih arti jingga? Atau lebih umumnya kenapa menggunakan warna untuk mewakili orang? akan penulis jelaskan di post ini.
Sebenarnya kenapa penulis menggunakan warna untuk mewakilkan orang karena setiap warna punya arti masing-masing yang mewakilkan sifat seseorang. Seperti biru melambangkan ketenangan dan kesedihan, kuning melambangkan kepercayaan diri dan kerapuhan, hijau melambangkan kedamaian dan stagnasi serta warna-warni lainnya. Itulah yang penulis lihat dari orang terdekat dan dituliskan di post sebelumnya dan akan ditulis di post-post selanjutnya.
Lantas apakah jingga berarti kehangatan, kenyamanan atau bahkan kegembiraan? Sepertinya terdengar cocok untuk orang yang spesial tapi penulis punya filosofi sendiri soal jingga.
Dari asalnya jingga adalah salah satu dari 7 spektrum warna yang berasal dari campuran warna merah dan kuning. Pada konsep warna bunga, seperti bunga mawar, warna merah melambangkan cinta yang murni sedangkan warna kuning melambangkan pertemanan yang tulus. Jadi maksud sebenarnya dari jingga adalah "teman yang dicintai". Ribet ya? Mari tertawa sejenak.
Selain warna ada beberapa objek yang biasa penulis pakai untuk melambangkan sesuatu seperti pada post setangkai peoni jingga. Bunga peoni melambangkan kehormatan, karakter berkelas dan kesederhanaan. Semua hal yang penulis lihat dari si jingga penulis gabungkan sehingga jadilah setangkai peoni jingga. Kurang lebih seperti itu cara pikir penulis dalam melambangkan objek.
Terus siapa sih jingga? Ya tidak mungkin dituliskan disini secara spesifik.
Jingga adalah orang yang sangat berharga buat penulis. Jingga mengubah pandangan penulis pada banyak hal dan menjadi motivasi untuk mengubah penulis ke arah yang lebih baik lagi dan lagi. Jingga sangat memegang kuat prinsip-prinsip yang dipegangnya dan sangat menjaga kehormatannya, tipikal cewe mandiri. Dia terlihat tidak ambisius, tapi sebenarnya memiliki mimpi yang besar. Satu hal yang sangat penulis suka dari jingga adalah kesederhanaannya. Kesederhanaannya membuat dia terlihat anggun. Kesederhanaannya tercermin pada pemilihan sikap dan cara dia bersosialiasi kepada orang sekitarnya, apa adanya sesuai perasaannya, sesederhana itu. She is beautiful in her simple little way, a way that satisfies my craving for love.
Mungkin bagi orang banyak akan melihat dia sebagai orang dengan suasana hati yang sering berubah. Tapi bagi penulis sepertinya dia hanya menunjukkan versi paling jujur dari dirinya dan rasanya itu bukan sesuatu yang buruk. Walau memang tindakan dan pemikirannya sangat sulit untuk ditebak. Ya intinya dia hanya jujur mengikuti kata hatinya, tapi terkadang tanpa sadar ia menyinggung orang disekitarnya. I think I've seen some of her worst, and I still think she’s the best. Lack of confidence, terlalu ga enakan, dan terkadang kelewat polos. Bikin emosi kalau dipikir, tapi sebenarnya kombinasi trait-trait inilah yang menjadi daya tariknya.
Walaupun sebenarnya kami cukup dekat tapi karena satu dan lain hal penulis tidak bisa menunjukan perasaan ini ke jingga. Biarpun perasaan penulis ke jingga sudah ada sejak lama. Kedepannya semoga penulis bisa menyampaikan perasaan tanpa ada sesuatu yang harus rusak dan pihak yang harus tersakiti. Sampai saat itu datang..
I wish the best for her.
Jangan sengaja pergi agar dicari, jangan sengaja lari agar dikejar, berjuang tidak sebercanda itu
Sujiwo tejo