It's far away.

JVL

blake kathryn
Today's Document

祝日 / Permanent Vacation

Andulka

tannertan36

No title available
taylor price
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
Sade Olutola
🪼

if i look back, i am lost
noise dept.
Misplaced Lens Cap

Kaledo Art
AnasAbdin

titsay

No title available

@theartofmadeline
Mike Driver
seen from Iraq
seen from Germany

seen from Malaysia
seen from Germany
seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States

seen from Türkiye
seen from Argentina

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
@kindalusia
It's far away.
Abis dari Twitter, ku lari ke Tumblr. Jangan sedih ya tumblr karna jadi pelarian, meski kutau rasanya pasti sedih.
sebagai pembeli es tebu pinggir jalan kh mas masyur tanah abang, sudah sepatutnya tau bagaimana kondisi tebu tebu itu di ladang (at Wates-Kediri)
Jadi udah posting lagi sekarang? Wkwk
Lebih nikmat segelas marimas cincau daripada secangkir green tea
(via pemudabiasa)
Kenapa gitu?
Menanti Sidang (Part 3)
(lanjutan)
Kemudian hari selanjutnya sampai hari ini, saya mengalami ketakutan yang luar biasa. Saya takut nggak lulus sidang. Saya takut nggak bisa jawab pertanyaan. Saya takut saya nggak punya argumen kuat. Saya takut saya ngeblank. Saya takut analisis saya salah. Saya takut teori saya salah. Saya takut pemahaman saya salah. Dan banyak sekali kekhawatiran yang menyerang.
Sampai-sampai saya jadi super mellow, dikit-dikit bisa nangis kalo kepikiran sidang. Saya yang jarang mengutarakan kegundahan hati kepada Bapak Ibu akhirnya mengucapkan hari itu. “Pak, aku udah masukin draft. Aku tinggal nunggu jadwal sidang. Tapi aku takut banget.” “Bu, aku takut banget mau sidang” itu saya ngomong sambil hampir nangis Ibu cuman bilang, “Banyak solat, berdoa, dan nolong orang, dan ikhlas biar dimudahkan jalannya” I’ll try to keep those words.
Sampai di setiap sujud saya, di setiap solat saya, setiap keinget ketakutan sidang, saya bisa nangis. Saya bisa kalut sekali. Entah kenapa, saya sangat takut. Saya takut kalo saya nggak lulus sidang dan dijadikan bahan pembicaraan oleh dosen pembimbing saya dan teman-teman. Sumpah saya takut bangeet.
Ketakutan saya berimbas pada, hampir saja saya membatalkan janji bertemu teman yang minta diajari analisis data. Tapi saya inget kata ibu, “Rajin menolong”. InsyaAllah, ketika kita ikhlas menolong orang, Allah pasti akan menolong kita. Bismillah.
Dalam penantian sidang ini, saya pun terpaksa membatalkan nonton konser. Saya pikir, hati saya nggak akan sekalut ini, tapi ternyata kekalutan saya sangat menjadi-menjadi. Takut sekali. Takut sekali. Well, saya merasa bersalah pada teman saya, tapi mau bagaimana lagi, saya benar-benar kalut pada skripsi.
Saat saya menulis ini, sejujurnya saya juga sedang mengalami ketakutan. Sungguh. Luar biasa ketakutan itu. Tapi sekali lagi, cobalah belajar terbaik, usahakan yang terbaik, bukankah usaha tak akan mengkhianati hasil? Kemudian tetaplah berdoa, memohon semua pertolongan dan kemudahan dari Allah, dan setelah semua itu ikhlaskan. Biarkan Allah yang bekerja, biarkan Allah memutuskan yang terbaik.
Nit, yang paling tau skripsimu itu ya kamu. Hehe banyak2 berdoa ya. good luck !
Jakarta Ramai
Lagu ini aku denger sore tadi, ga sengaja keputer di youtube. Bukan karna ngerasa sepi, tapi ada bagian liriknya yang ngebuat pikiranku melayang. Kota ini sukses ngebuat aku ragu dan mempertanyakan arah hidup. Jakarta Ramai by Maudy Ayunda Pagi memanggil kota yang lelap ini Dia bertanya bagaimana hari mu Apa kabar mimpi-mimpi mu Apa kau tinggal begitu saja Apa kabar angan-angan mu Hari ini Jakarta ramai Hati ku sepi Jangan kau tanya Mengapa sedih Ku tak tahu ku tak tahu Apa arti resah ini Entah apa yang ku mau Penuh tanya dalam diri Jakarta ramai Senja menyambut kota yang lelah ini Dan dia bertanya bagaimana hari mu Apa kata hati kecilmu Mengapa tak kau ikuti saja Apa isi dari benak mu Hari ini Jakarta ramai Hatiku sepi Jangan kau tanya Mengapa sedih Aku tak tahu aku tak tahu Apa arti resah ini Entah apa yang ku mau Penuh tanya dalam diri Jakarta ramai (Jakarta ramai hati ku sepi) Langitnya abu hati ku biru Banyak hal baru tapi ku lesu Jelaskanlah jelaskanlah Apa arti resah ini Entah apa yang ku mau Penuh tanya dalam diri Jakarta ramai Jakarta ramai
Wanita yang menenangkan lebih menarik daripada wanita yang menggelorakan.
Duh dapet dari mana ini ya, lupa hahaha.
Kayak si itu ya dab? 😏
Si itu ny masih yang lama?
Lucu itu pas perasaan bertahun yang diabaikan kemudian muncul dan tidak rela tergantikan.
Iya lucu, memiliki aja engga terus apa yang perlu diganti.
Maaf, terlambat memberi selamat
Kepada seorang yang menyukai kucing dan warna ungu
Kita dipertemukan bukan tanpa alasan, dan kita dipertemukan tanpa rencana. Pertemuan kita dikarenanakan kita mempunyai visi yang sama, sama-sama ingin mengabdikan diri di batas negeri ini. Dulunya pun kau malu-malu untuk menunjukkan diri berusaha sembunyi di balik diam dan tenangmu.
Walau akhirnya lapak birumu lah yang berbicara tentang sifat aslimu. Seorang yang periang, perhatian dan santun itu sosokmu walau terkadang pula kau sematkan sifat-sifat manja.
Namun bagiku itu tak masalah karena kau memberi pelengkap diantara “kami”. Bersahabat denganmu tak perlu ribet, tak perlu harus menjadi orang lain cukup menjadi terbuka dan seadanya.
Surat ini aku tujukan untukmu yang sebulan lalu merayakan hari ulang tahunmu ke 22. Melalui surat ini pula aku kumpulkan berbagai suara hati “kami ber-8” yang pernah menemanimu walau tak selalu bisa ada untukmu. Kita memang tak pernah bisa selalu ada untukmu karena kita bukan Tuhan kita hanya manusia biasa. Tapi percayalah dengan “kami” kau takkkan pernah merasa sendiri.
“Kami” justru berterima kasih dengan perangaimu “kami” bisa belajar menjadi dewasa dan lapang. Selamat menyulam angka kembarmu, maaf kami tak ada di sisimu saat hari spesialmu, ada tuntuttan hidup yang nyatanya memang susah kami pungkiri. tapi kami akan selalu mengucap doa untukmu entah dari rosario atau tasbih kami.
Selamat berjuang demi selembar ijazah sarjana, susullah kami dengan kerja kerasmu jangan takut gagal kau masih muda. Jadilah selalu dirimu apa adanya. Jika ada waktu sapalah kami walau jarak membagi kita semua.
Selamat berbahagia dan selamat berjumpa pada perjalanan selanjutnya
Dari kami Delapan orang yang diam-diam menyayangimu dan memikirkanmu
#30harimenulissuratcinta
iiiih ini tulisan buat siapaaaa, kok aku ge er wkwkwkkwkwkw
tengkyu, btw :)
oiya, aku mengalami hal aneh. ada dua orang bilang aku kurusan. yg pertama awik, yg kedua faisal. tapi aku gapercaya sih, aku percaya sama kalian ajaa, meheehee :“
Aku kangen. Kapan ya aku ga kangen. Hiks
Padamnya Mimpi
: @kindalusia
Aku merenung dan terpojok di sudut tembok biru Menatap jendela dengan mata sayu Rintik hujan kunikmati penuh pilu Lamunanku bergentayangn, mengantarkanku pada sebait yang lalu
Tentang impian yang telah layu Impian itu mengusikku Meronta ingin dijamahi olehku Lalu aku bisa apa, hanya mengadah PadaMu
Melontarkan sajak-sajak doa Dan menangisi mimpi yang ada Termenung dalam diam Dan tersujud dalam padam Purworejo, 27 Januari 2016
I returned to this city, but people who I want to meet not there , sadly, sometimes sincerity is hard
@kuroaurora @ebzanoktavio @kindalusia @kucingungu @albertashendy (via pemudabiasa)
Bener kan waktu aku bilang, apa Jogja masih sama rasanya kalo orang2ny udah engga di Jogja lagi.. 😂
Say YES to GAMBARU! (Japanese Motto's Life)
Memang agak panjang, tapi baik sekali untuk dibaca. Saya sangat terharu dan iri sekali terhadap etos kerja hidup mereka, semoga tulisan ini dpt menginspirasi :)
Ditulis oleh seorang mahasiswi yg tinggal Jepang:
——————————
Say YES to GAMBARU! By Rouli Esther Pasaribu
Terus terang aja, satu kata yang bener2 bikin muak jiwa raga setelah tiba di Jepang dua tahun lalu adalah : GAMBARU alias berjuang mati-matian sampai titik darah penghabisan.
Muak abis, sumpah, karena tiap kali bimbingan sama prof, kata-kata penutup selalu :
motto gambattekudasai (ayo berjuang lebih lagi), taihen dakedo, isshoni gambarimashoo (saya tau ini sulit, tapi ayo berjuang bersama-sama),
motto motto kenkyuu shitekudasai (ayo bikin penelitian lebih dan lebih lagi).
Sampai gw rasanya pingin ngomong, apa ngga ada kosa kata lain selain GAMBARU? apaan kek gitu, yang penting bukan gambaru.
Gambaru itu bukan hanya sekadar berjuang2 cemen gitu2 aja yang kalo males atau ada banyak rintangan, ya udahlah ya…berhenti aja.
Menurut kamus bahasa jepang sih, gambaru itu artinya : “doko made mo nintai shite doryoku suru” (bertahan sampai kemana pun juga dan berusaha abis-abisan)
Gambaru itu sendiri, terdiri dari dua karakter yaitu karakter “keras” dan “mengencangkan”.
Jadi image yang bisa didapat dari paduan karakter ini adalah “mau sesusah apapun itu persoalan yang dihadapi, kita mesti keras dan terus mengencangkan diri sendiri, agar kita bisa menang atas persoalan itu”
(maksudnya jangan manja, tapi anggap semua persoalan itu adalah sebuah kewajaran dalam hidup, namanya hidup emang pada dasarnya susah, jadi jangan ngarep gampang, persoalan hidup hanya bisa dihadapi dengan gambaru, titik.).
Terus terang aja, dua tahun gw di jepang, dua tahun juga gw ngga ngerti, kenapa orang2 jepang ini menjadikan gambaru sebagai falsafah hidupnya.
Bahkan anak umur 3 tahun kayak Joanna pun udah disuruh gambaru di sekolahnya, kayak pake baju di musim dingin mesti yang tipis2 biar ngga manja terhadap cuaca dingin, di dalam sekolah ngga boleh pakai kaos kaki karena kalo telapak kaki langsung kena lantai itu baik untuk kesehatan, sakit2 dikit cuma ingus meler2 atau demam 37 derajat mah ngga usah bolos sekolah, tetap dihimbau masuk dari pagi sampai sore, dengan alasan, anak akan kuat menghadapi penyakit jika ia melawan penyakitnya itu sendiri.
Akibatnya, kalo naik sepeda di tanjakan sambil bonceng Joanna, dan gw ngos2an kecapean, otomatis Joanna ngomong : Mama, gambare! mama faitoooo! (mama ayo berjuang, mama ayo fight!).
Pokoknya jangan manja sama masalah deh, gambaru sampe titik darah penghabisan it’s a must!
Gw bener2 baru mulai sedikit mengerti mengapa gambaru ini penting banget dalam hidup, adalah setelah terjadi tsunami dan gempa bumi dengan kekuatan 9.0 di jepang bagian timur.
Gw tau, bencana alam di indonesia seperti tsunami di aceh, nias dan sekitarnya, gempa bumi di padang, letusan gunung merapi….juga bukanlah hal yang gampang untuk dihadapi. Tapi, tsunami dan gempa bumi di jepang kali ini, jauuuuuh lebih parah dari semuanya itu. Bahkan, ini adalah gempa bumi dan tsunami terparah dan terbesar di dunia.
Wajaaaaaaar banget kalo kemudian pemerintah dan masyarakat jepang panik kebingungan karena bencana ini. Wajaaaaar banget kalo mereka kemudian mulai ngerasa galau, nangis2, ga tau mesti ngapain.
Bahkan untuk skala bencana sebesar ini, rasanya bisa “dimaafkan” jika stasiun-stasiun TV memasang sedikit musik latar ala lagu-lagu ebiet dan membuat video klip tangisan anak negeri yang berisi wajah-wajah korban bencana yang penuh kepiluan dan tatapan kosong tak punya harapan.
Bagaimana tidak, tsunami dan gempa bumi ini benar-benar menyapu habis seluruh kehidupan yang mereka miliki. Sangat wajar jika kemudian mereka tidak punya harapan.
Tapi apa yang terjadi pasca bencana mengerikan ini?
Dari hari pertama bencana, gw nyetel TV dan nungguin lagu-lagu ala ebiet diputar di stasiun TV.
Nyari-nyari juga di mana rekening dompet bencana alam. Video klip tangisan anak negeri juga gw tunggu2in. Tiga unsur itu (lagu ala ebiet, rekening dompet bencana, video klip tangisan anak negeri), sama sekali ngga disiarkan di TV.
Jadi yang ada apaan dong?
Ini yang gw lihat di stasiun2 TV :
1. Peringatan pemerintah agar setiap warga tetap waspada
2. Himbauan pemerintah agar seluruh warga jepang bahu membahu menghadapi bencana (termasuk permintaan untuk menghemat listrik agar warga di wilayah tokyo dan tohoku ngga lama-lama terkena mati lampu)
3. Permintaan maaf dari pemerintah karena terpaksa harus melakukan pemadaman listrik terencana
4. Tips-tips menghadapi bencana alam
5. nomor telepon call centre bencana alam yang bisa dihubungi 24 jam
6. Pengiriman tim SAR dari setiap perfektur menuju daerah-daerah yang terkena bencana
7. Potret warga dan pemerintah yang bahu membahu menyelamatkan warga yang terkena bencana (sumpah sigap banget, nyawa di jepang benar-benar bernilai banget harganya)
8. Pengobaran semangat dari pemerintah yang dibawakan dengan gaya tenang dan tidak emosional : mari berjuang sama-sama menghadapi bencana, mari kita hadapi (government official pake kata norikoeru, yang kalo diterjemahkan secara harafiah : menaiki dan melewati) dengan sepenuh hati
9. Potret para warga yang terkena bencana, yang saling menyemangati :
*ada yang nyari istrinya, belum ketemu2, mukanya udah galau banget, tapi tetap tenang dan ngga emosional, disemangati nenek2 yang ada di tempat pengungsian : gambatte sagasoo! kitto mitsukaru kara. Akiramenai de (ayo kita berjuang cari istri kamu. Pasti ketemu. Jangan menyerah)
*Tulisan di twitter : ini gempa terbesar sepanjang sejarah. Karena itu, kita mesti memberikan usaha dan cinta terbesar untuk dapat melewati bencana ini;
Gelap sekali di Sendai, lalu ada satu titik bintang terlihat terang. Itu bintang yang sangat indah. Warga Sendai, lihatlah ke atas.
Sebagai orang Indonesia yang tidak pernah melihat cara penanganan bencana ala gambaru kayak gini, gw bener-bener merasa malu dan di saat yang bersamaan : kagum dan hormat banget sama warga dan pemerintah Jepang.
Ini negeri yang luar biasa, negeri yang sumber daya alamnya terbatas banget, negeri yang alamnya keras, tapi bisa maju luar biasa dan punya mental sekuat baja, karena : falsafah gambaru-nya itu.
Bisa dibilang, orang-orang jepang ini ngga punya apa-apa selain GAMBARU. Dan, gambaru udah lebih dari cukup untuk menghadapi segala persoalan dalam hidup.
Bener banget, kita mesti berdoa, kita mesti pasrah sama Tuhan.
Hanya, mental yang apa-apa “nyalahin” Tuhan, bilang2 ini semua kehendakNya, Tuhan marah pada umatNya, Tuhan marah melalui alam maka tanyalah pada rumput yang bergoyang…..
I guarantee you 100 percent, selama masih mental ini yang berdiam di dalam diri kita, sampai kiamat sekalipun, gw rasa bangsa kita ngga akan bisa maju.
Kalau ditilik lebih jauh, “menyalahkan” Tuhan atas semua bencana dan persoalan hidup, sebenarnya adalah kata lain dari ngga berani bertanggungjawab terhadap hidup yang dianugerahkan Sang Pemilik Hidup.
Jika diperjelas lagi, ngga berani bertanggungjawab itu maksudnya : lari dari masalah, ngga mau ngadepin masalah, main salah2an, ngga mau berjuang dan baru ketemu sedikit rintangan aja udah nangis manja.
Kira-kira setahun yang lalu, ada sanak keluarga yang mempertanyakan, untuk apa gw menuntut ilmu di Jepang. Ngapain ke Jepang, ngga ada gunanya, kalo mau S2 atau S3 mah, ya di eropa atau amerika sekalian, kalo di Jepang mah nanggung. Begitulah kata beliau.
Sempat terpikir juga akan perkataannya itu, iya ya, kalo mau go international ya mestinya ke amrik atau eropa sekalian, bukannya jepang ini. Toh sama-sama asia, negeri kecil pula dan kalo ga bisa bahasa jepang, ngga akan bisa survive di sini.
Sampai sempat nyesal juga,kenapa gw ngedaleminnya sastra jepang dan bukan sastra inggris atau sastra barat lainnya.
Tapi sekarang, gw bisa bilang dengan yakin sama sanak keluarga yang menyatakan ngga ada gunanya gw nuntut ilmu di jepang.
Pernyataan beliau adalah salah sepenuhnya.
Mental gambaru itu yang paling megang adalah jepang. Dan menjadikan mental gambaru sebagai way of life adalah lebih berharga daripada go international dan sejenisnya itu.
Benar, sastra jepang, gender dan sejenisnya itu, bisa dipelajari di mana saja. Tapi, semangat juang dan mental untuk tetap berjuang abis-abisan biar udah ngga ada jalan, gw rasa, salah satu tempat yang ideal untuk memahami semua itu adalah di jepang.
Dan gw bersyukur ada di sini, saat ini. Maka, mulai hari ini, jika gw mendengar kata gambaru, entah di kampus, di mall, di iklan-iklan TV, di supermarket, di sekolahnya joanna atau di mana pun itu, gw tidak akan lagi merasa muak jiwa raga.
Sebaliknya, gw akan berucap dengan rendah hati :
Indonesia jin no watashi ni gambaru no seishin to imi wo oshietekudasatte, kokoro kara kansha itashimasu. Nihon jin no minasan no yoo ni, gambaru seishin wo mi ni tsukeraremasu yoo ni, hibi gambatteikitai to omoimasu.
(Saya ucapkan terima kasih dari dasar hati saya karena telah mengajarkan arti dan mental gambaru bagi saya, seorang Indonesia. Saya akan berjuang tiap hari, agar mental gambaru merasuk dalam diri saya, seperti kalian semuanya, orang-orang Jepang).
Say YES to GAMBARU!
__,
GAMBARU !
sebenernya untuk bulan ini udah berjanji pada diri sendiri engga akan buka tumblr dulu, tapi barusan ditanyain sama ari kok fotonya belom di upload dan di tulis cerita. Well, jadi begini…
Sembilan orang (termasuk aku) yg ada di foto itu adalah temen temen KKN aku yg istilahnya membentuk geng sendiri, gaada namanya. Dulu ada geng juga namanya Superman, anggotanya mahe, ebjan, ari, trevi, lusi, aku. Tapi sekarang yg masih ada di foto itu tinggal ari, ebjan, lusi, sama aku. Ketambahan yola eonni, mba mar, sri (manggilnya seri, pake e), aga, sama rico oppa.
Kalo dari atas ke bawah (mulai kiri ke kanan): mba mar, aku, ebjan dan cewenya, lusi, seri, yola eonni, ari, aga, rico oppa.
Mba mar, lusi, sama rico oppa udah kerja semua di jakarta. Arik, ebjan, aga, yola eonni, seri uda pada lulus semua. Jadi kesimpulannya tinggal aku yang masih berstatus mahasiswa (ini kan kalimat yang kalian tunggu tunggu, hissh)
Tapi intinya jangan kesitu lah, kita alihkan ke inti yang lain aja yaa.
Jadi pertemanan kita bisa dibilang pertemanan jarak jauh. Aku gatau siapa aja yang masih di jogja, aku udah gapernah ketemu lagi. Tapi aku merasa biasa aja. Selama aku tau kalian baik baik aja dengan hidup kalian aku merasa biasa aja.
Dulu sama lusi pas awal lusi pindah di jakarta kita masih sering chat via line. Tapi setelah lama berlalu dan aku mengetahui dia baik baik saja disana, dia mengetahui aku baik baik saja disini, kami merasa biasa aja. Tidak ada sesuatu yg perlu diperbincangkan ketika kami sama sama tau keadaan satu sama lainnya baik baik saja.
Rico oppa, kita jarang chat pribadi, cuman aku tau diwaktu senggangnya bekerja, dia masih sempet sesekali buka tumblr aku. Udah ngaku ajaa. Ya, sebatas itu, oppa nyuruh aku tetep nulis, lanjutin tulisan cerita kkn, tapi aku have no time untuk tulisan panjang panjang. Selebihnya, selama aku tau oppa disana baik baik aja, aku merasa biasa aja.
Ebjan, aku masih sering ketemu sama kakak satu ini. Bahasannya sama. Pertanyaannya sama. Jawabannya juga masih sama. Mungkin dia pengennya jawaban yang berbeda. Tapi itu butuh proses, mohon maaf. Ketika aku sudah mulai bisa menebak apa yg akan terjadi ketika aku bertemu dia, dan dia juga tau apa yg akan terjadi ketika dia ketemu aku. Jadinya aku merasa biasa biasa aja.
Semntara, yg masih sering pm via line cuman ari. Soalnya ketertarikan kita sama tumblr masih sama. Bedanya dia gabung sama komunitas, aku engga. Obrolan seputar tumblr dengan arik masih menarik. Dia masih tau kondisi kapan aku tidak baik baik saja, dan kapan aku baik baik saja. Tidak ada generalisasi aku baik baik saja.
Dan dengan yg lainnya aku sudah tidak pernah chat atau pun bertemu. Karena aku menagnggap mereka baik baik saja, jadi aku merasa biasa saja.
Sepertinya pertemanan kita telah kalah dengan jarak. Bahkan kita sempat pesimis dengan mengganti nama grup line menjadi “semua sudah berakhir”. Semua sudah berakhir karena kita terkalahkan oleh jarak. Bahakan adanya teknologi jaman sekarang pun kita masih terkalahkan oleh jarak. Hanya karena kita merasa yg lainnya baik-baik saja, jadi kita merasa biasa aja.
Dulu sempet waktu rico oppa balik ke jogja aku ngga bisa ikut makan bareng. Waktu lusi berangkat jakarta untuk yg pertama kali aku engga ikut nganterin. Alasanya sibuk. Klasik sih sebenernya.
Akhirnya bulan oktober kemaren pas aku ditugasin presentasi di jakarta, aku sempet sempetin banget dan harus banget buat ketemu sama lusi sama rico oppa yg lagi di jakarta. Dan ternyata masih banyak cerita yg kita bisa bagi bersama. akhirnya aku tahu mereka tidak sepenuhnya baik baik saja. Dan mereka juga tau aku tidak sepenuhnya baik baik saja. Wajarlah, hidup memang begitu. Mungkin pertemuan yang seperti itu lah yg orang orang kebanyakan menyebutnya quality time. Bener bener quality time. Karena kita bertemu hanya 3 jam.
Aku bertambah bahagia karena setelah perjumpaan itu, grup chat berubah kembali namanya menjadi “semua belum usai”. Ya, memang seharusnya seperti itu kan? Semua belum usai. Apa yg harus di-usai-kan? Bukannya pertemanan kita memang mengalir saja, tidak pernah direncanakan kapan akan dimulai dan kapan akan diakhiri.
Tetaplah begitu, walaupun kita merasa biasa saja, walaupun dengan saling tau keadaan kita baik baik saja itu sudah cukup, walaupun kita telah kalah dengan jarak, tetaplah begitu. Semua belum usai.
Karena aku sadar, ketika sudah tidak ada jarak, maka kita tetap seperti dulu. Jadi bertemanlah dengan jarak, walaupun sebenarnya kita sudah terkalahkan oleh jarak. Gapapa. Biasa aja. Wajar.
Aku baru kangen adekku, dan sekarang aku kangen kalian..
Dia terus bertumbuh dan kini akan memasuki masa putih abu-abu. Dia tumbuh menjadi seorang anak perempuan yang pintar dan baik. Tapi sayangnya, kakaknya tidak berada disampingnya.
Dari kakak yang merindukan adiknya.
Kecantikan, kekayaan, dan kepintaran akan hilang seiring waktu berjalan. Tetapi kasih di antara saudara tidak akan lekang sepanjang masa..
LRS, 2016
Baik senja di Medan, Jakarta, Jogja, Kupang , Rote dan sekarang Makassar, selalu punya keistimewaan yang tak terucap, bagaimana pertemuan, pergi, datang, dan akhirnya berpisah sejenak yang selalu bergerak menghampirimu - Rico Fernando Percaya saja, suatu saat senja juga yang bakal mempertemukan kita - Maria Ayu Akan ada nanti di satu senja kita kembali bercerita dan tertawa bersama - Lusiana Roulina Senja akan menjadi saksi pertemuan yang tak terduga kita - Dwi Ariyantoni
Tengah malam dikagetkan dengan postingan si Rico Fernando, dan ditambah kaget dengan kata-katanya si Ayu yang gak biasanya menuliskan kalimat seperti itu, dan si Yola masih tetap aja kayak gitu Yol -__- wkwkwk.
Hahahaha
Hai Semua Member Tumblr Indonesia yuk meetup!!! Dengan tema # BAJAKTUMBLR._ID (Ketika Bandung Kedatangan Tamu Jakarta)
#BAJAKTUMBLR._ID(BAndung & JAbodetabeK Meetup Gabungan)
Dimana?
Hangout Cafe Dipati ukur (seberang BNI Cab UNPAD), Bandung
Kapan ?
Meetup : 30 Jan 2016
Jalan-jalan asik : 31 Jan 2016
Ngapain aja nih ?
Silaturahmi sesama member , Sharing bareng admin tumblr indonesia , Games dan doorprize
Bayar ga?
Bayar kak sebesar Rp.60.000 nanti kita kasih baju #BajakTUMBLR.ID_, PIN, Sticker dan Snack
gimana Joinnya :
SMS/ WA
Kak Nanda (085779262723)
Kak Bella (085759840413)
Kalo dari Jakarta jangan bingung kita berangkat bareng kok pada tanggal 30 Jan 2015 pk 08.00
*Bagi member yang ingin jadi sponsor / donatur meetup dalam bentuk apapun silakan hubungi Rudy (08999161850)
Akhir kata kami ucapkan terima kasih kepada donatur / Sponsor dan membantu acara kami