I love the sky Because, like you, it's forgiving Sown with stars and joy A lover and a stranger.
Mike Driver
đȘŒ
Sade Olutola

PR's Tumblrdome
No title available

Origami Around

blake kathryn

izzy's playlists!
i don't do bad sauce passes
we're not kids anymore.

titsay
taylor price
Xuebing Du
dirt enthusiast
trying on a metaphor

Product Placement

Discoholic đȘ©
One Nice Bug Per Day
wallacepolsom
NASA

seen from United States

seen from United States
seen from Costa Rica
seen from France

seen from France
seen from United States

seen from France

seen from Malaysia
seen from TĂŒrkiye
seen from France
seen from France

seen from Italy

seen from Singapore
seen from Italy
seen from United Kingdom

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Japan
seen from France
@kiwilemonmint
I love the sky Because, like you, it's forgiving Sown with stars and joy A lover and a stranger.
Hikmah - Mensyukuri Nikmat
Ada sepasang suami istri yang hidup dengan penuh kemiskinan namun mereka menghadapinya dengan penuh kesabaran.
Suatu ketika, tatkala mereka beristirahat, sang istri bertanya kepada suaminya:
"Wahai suamiku, bukankah Musa adalah seorang Nabi yang bisa berbicara dengan Tuhannya (Allah)..?"
Lalu sang suami menjawab ; "Ya, benar."
Sang istri berkata lagi ; "Kenapa kita tidak pergi saja kepadaNya untuk mengadukan kondisi kita yang penuh dengan kemiskinan dan memintanya agar ia berbicara kepada Rabbanya, agar Dia menganugerahkan kepada kita kekayaan?"
Akhirnya mereka mengadukan kemiskinannya itu kepada Nabi Musa a.s.
kucing..(?)
Aku memiliki kucing betina yang kuberi nama layla, sebagai optimisme pada layla al amiriyah. Kucing betinaku ini cantik, tapi iya tidak pernah merasa cantik dengan kecantikannya. Beginilah aku mengumpakan sebuah kecantikan -yang tidak disadari kecantikannya- yang ada padanya. Maka menurutku jadilah ia dua kali lebih cantik.
Ketika si layla masih kecil, aku tidak mengetahui bahwa dia berasal dari seekor induk tipe istimewa. Ia kini semakin besar, dan menjasi seekor kucing yang sempurna.Â
Masa perkawinannya telah tiba, dan aku sebagai bapak atau majikannya ikut mengambil andil dalam pemilihan jodoh dan perkawainannya. Layla memilih seekor kucing kuning bertitik-titik putih. Ia seekor kucing pekerja keras tapi sering menyerah. Meski ia seekor kucing pekerja keras dan miskin, tapi tidak menghalanginya untuk meminang seekor kucing rumah yang baik dan tidak pernah kosong dari daging dan ikan.Â
Lalu selesailah perkawinan, yang dilaksanakan dengan pesta perayaan makan hati dan ikan, setelah masa pinangannya yang tidak lebih dari dua hari. Kini layla telah resmi menjadi pengantin. Sayangnya kucing pasangannya tidak membuatku tertarik. Di antara kami ada semacam persaingan  seperti yang terjadi antara ayah dan suami.Â
Ketika kucing itu menganggapku sebagai pelindungnya, ia selalu memalingkan mukanya ketika melihatku. Ia tidak pernah nampak ramah, kecuali pada saat makan siang dan malam. Ia berubah dari masa bodoh menjadi rambah yang dibuat-buat. Iya mengelus telapak kakiku dan mengangkat ekornya sebagai penghormatan, meskipun kedua matanya memantulkan sebuah emosi bahwa apa yang ada di dalam hati memang ada dalam hati.Â
Tidak masalah bagiku, layla kawin dan setelah beberapa bulan ia menjadi seorang ibu lalu melahirkan sekelompok kucing kucing kecil yang tentu masih tertutup kedua matanya. Disitu aku menyaksikan salah satu makna ibu dalam dunia binatang.Â
Saat seekor kucing betina menjadi kucing dewasa kemudian menjadi ibu, ada perbedaan mencolok diantara keduanya. Pada mulanya kucing hidup dengan sendirinya, untuk dirinya, makanannya, minumannya, permainannya, istirahat dan tidurnya. Setelah iya menjadi seorang ibu, secara tiba tiba hal ini berubah drastis. Kini segala sesuatu yang ia kerjakan menjadi semata mata untuk melayani anak anak barunya. Bahkan gerak dan diamnyapun demikian. Seekor kucing sebelum menjadi ibu, ia adalah makhluk yang bebas. Lalu iya terpenjara dengan keibuannya dibelakang rasa rindu dan keinginan untuk melayani anak anaknya. Sepanjang siang dan malam ia menyusui mereka yang enam ekor jumlahnya. Dilahirkan dengan kedua mata tertutup. Meski tidak melihat dengan kedua matanya, ia menuju ke tempat makan pertamanya seolah-olah ada tangan abstrak yang membimbingnya ke sumber makanan.
Iya memang tidak melihat, pada saat yang sama ia melihat dengan mata lain, yakni mata hati. Dan kucing ibu tidur di samping anak anaknya seraya menyerahkan diri kepada anak anaknya yang rakus, tidak pernah kenyang, dengan mulut mulut yang tidak berhenti menyusu.
Sang kucing ibu kini tidak lagi bermain, istirahat, atau tidur. Waktu-waktu bermain, beristirahat, dan tidurnya dikhususkan untuk melayani anak-anak kecilnya. Â Meski begitu, kucing itu tidak pernah lupa mengambil bagian makanannya. Nafsu makannya bertambah dan seolah-olah seperti makhluk yang berakal dan pandai, ia tahu bahwa ia menyusui enam ekor anak, sehingga ia harus makan untuk enam ekor atau lebih.Â
Anak anak itu mulai besar. Sang ibu melindungi dan membersihkan mereka dengan lidahnya, satu demi satu, saat demi saat, dan hari demi hari. Ia benar-benar menderita karena mereka. Sang kucing ibu menjadi kurus setelah sebelumnya gemuk. Meskipun demikian ia terus melaksanakan tugasnya bagaikan melaksanakan sebuah tugas suci.Â
Selama waktu ini, sang suami berdiri di atas tangga. Menyatap makan siang atau malam dan makan dengan tenang. Ia mengusap kumis dengan tangannya lalu menoleh ke keluarganya dan berlalu dengan kehidupan pribadi dan menikmatinya.Â
Sang kucing suami yang merasa bodoh dan selalu merasa bahagia ini tidak kehilangan ketenangan hatinya setelah proses kelahiran. Sikap masa bodohnya semakin bertambah, hingga suatu saat ia terkejut ketika melirik anak-anaknya tumbuh besar.
Lalu tumbuh pertanyaan di bennaku,
"seperti inikah gambaran para ayah hidup? "
Level minum-minum di surga.
Minum aja ada levelnya, makin semangat pengen masuk kesurga :â) ridhai ya Allaah đą
Kebodohan diiringi kemiskinan; kriminalitas Kebodohan diiringi kekayaan; kehancuran Kebodohan diiringi kebebasan; pemberontakan Kebodohan diiringi kekuasaan; penindasan Kebodohan diiringi agama; terorisme Jika âkebodohanâ diganti dengan âilmuâ, silahkan amati apa yang akan terjadi, Ilmu diiringi kemiskinan; qonaah Ilmu diiringi kekayaan; inovasi Ilmu diiringi kebebasan; kebahagiaan Ilmu diiringi kekuasaan; keadilan Ilmu diiringi agama; istiqomah âYa Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuanâ [QS. Thaha : 114]
@edgarhamas (via edgarhamas)
ini semua bukan keinginanku, tapi memang sudah bukan jalan kita.
aku yang beharap menjadi manusia bijaksana.
Suatu kali saya âisengâ bertanya pada seorang Ustadz yang juga penulis tersohor dengan karya-karya pembangun jiwanya. âboleh bertanya Ustadzâ, saya memulai chat via Whatsapp, âkali ini sebagai anak muda yang ingin bertanya pada seorang bapak.â âSilahkanâ, jawab beliau ringkas. âJika seorang anak lelaki datang pada ayahnyaâ tulis saya, âlalu meminta izin untuk menikah guna menjaga diri dari kemaksiatan, namun memang modalnya belumlah disebut cukup untuk memulai kehidupan berkeluarga, apa yang Ustadz sikapi sebagai ayahnya?â âApakah akan menahan keinginan tulus anaknya hingga tiba saatnya bermodal cukup untuk berkeluarga -dan ini tentu butuh waktu tidak sebentar-, atau akan merespon positif keinginan anaknya dan membantunya dalam proses pernikahan?â Jawaban beliau sungguh menggetarkan, âSaya sebagai ayahâ, jawab Beliau âakan mengatakan; Ambillah pilihanmu itu karena Allah, dan mohon kepada Allah agar engkau dimampukan memikul amanahmu itu. Jika yang engkau lakukan itu perintah Allah maka Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan mu.â
@edgarhamas (via edgarhamas)
Beri hati pada setiap kerja kerasmu, karya-karyamu. Aku bisa rasakan, dia bisa rasakan, semua bisa rasakan. Biarkan hati terus bicara, Mungkin kali ini, mungkin kali ini, mungkin kali ini, Lahirlah mahakaryamu
Tulus, Mahakarya (via edgarhamas)
labbaika yaa rabbi, labbaika yaa rabbi, labbaika yaa rabbi..
memejamkan mata terbayang sedang berada di depan kabah, lalu menangis, karena faktanya jasad tidak pernah sampai kesana.
done.
terkadang bukannya kau tidak mau dikenang, tapi
dirimu hanya merasa ini semua sudah berakhir
masa-masa menyenangkan
masa-masa mencari persahabatan
masa-masa..
yang kau inginkan hanya mulai mengenang
seperti enggan untuk menambah kenangan
seperti tak mau menerima hari ini lebih layak dikenang
tentunya untuk kesempatan yang akan datang
jadi, sebenarnya apa yang aku rasakan?
rindu?
perlahan pergi dari keramaian orang yang sedang berusaha mengenang hari ini..
setidaknya di hari yang akan datang mereka tidak usah untuk repot-repot mencari
siapa yang tidak ada hari ini.
lelucon malam ini..
mahasantri teladan 2017...
pulang ngampus, balik ke kamar, disambut kucing, walau cuma ngeong-ngeong minta makan..
tapi ada kesan beda gitu ya, seengganya bisa ngilangin rasa penat di luar.
apalagi...
Shollu âala annabiyy..
Damn.. Ninjas are cutting onions!!! T.T
ka? ko sekarang jarang banget updet?? lanjutin dong serial kafeinnya..
oh ada juga yang mau baca? hehe
Fakta uniknya, ternyata tulisan yang saya buat lebih ceria bila saat menulis saya sedang sedih, dan lebih melankolis bila saya membuatnya dalam keadaan senang..
Jadi mana yang lebih jujur?
Komentator bola:
BOAZZ!! BOAZZ DIUMPAN KE TAUFIK HIDAYAT!! DIUMPAN LAGII!!
ANJAAYYY!! TIDAKK JELASS!!! âŠ
*hening sebentar*
âŠkaya hubungan kita.
itulah kenapa males nonton bola-_-
sejak kapan juga ya Taufik Hidayat maen bola-_-
Konslet
*suatu saat di sebuah mesjid*
DKM: maaf ustadz, anda biasa baca bismillahnya di sirr -kan atau di zahar -kan?
Imam: hmm, saya biasa gak baca bismillah pak...
DKM: ...
*seluruh imam qiroat tujuh sepakat membaca bismillah saat alfatihah, namun ada perbedaan dalam fiqh antara men sirr(pelan) -kan bacaan atau men zahar(keras) -kannya*