Bismillah, semoga disini ada yang mau support, follow ya teman-teman. Bisa di check.
Three Goblin Art
AnasAbdin
Not today Justin
ojovivo
KIROKAZE
hello vonnie

pixel skylines
No title available
Show & Tell

No title available

izzy's playlists!
No title available

@theartofmadeline
Sweet Seals For You, Always

Kaledo Art

Discoholic šŖ©
Aqua Utopiaļ½ęµ·ć®åŗć§čØę¶ćē“”ć

Origami Around
cherry valley forever
Keni
seen from Mexico

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Malaysia

seen from Canada
seen from United States
seen from United States

seen from Pakistan

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
@langittemaram
Bismillah, semoga disini ada yang mau support, follow ya teman-teman. Bisa di check.
https://www.instagram.com/bagjakehidupan?igsh=cnI3emk4czRpc2U3
Bismillah, semoga disini ada yang mau support, tolong follow ya semuanya. Semoga bisa saling follow...
Kau tahu kebohongan terbesar dari manusia itu apa? Adalah soal ikhlas, mulut pandai berbicara, tapi hati tidak pandai menerima luka secara utuh.
Hallo, ada yang pengen ngobrol ga?
Lagi gabut :(
Hai apa kabar?
ājika menyendiri membuatmu terasa baik, maka lakukanlah, kadang kita perlu beristirahat sejenak dari kepura-puraan untuk terlihat baik-baik saja. Dan itu menjadi kesempatan kita untuk mendekatkan diri pada sang illahi rabbi, serta menjadi waktu yang tepat untuk menerima seluruh kekurangan diri, maka menangislahā¦.. dan merengeklahā¦.., tuhan tidak pernah jenuh untuk menerima ocehanmu. ā
Entah harus berapa kali aku harus merundung perasaan sepi, ia hadir dikala sunyiku mulai terlelap, dan ia mulai mengendap dalam diam untuk mengasuh rasa keterpurukanku.
Tak ada yang lebih hangat selain menjamu sebuah kenangan, ia datang tanpa permisi dan pergi tanpa pamit.
Beberapa orang baik yang pernah aku temui,
Tersusun hatinya oleh ujian-ujian yang seharusnya sudah menghancurkan mereka.
- Ustadz Mujahid Yanuar
Sayap Sabar, Langkah Syukur
Ada waktu² ketika doa terasa sepi,,, seakan² suaraku hanya memantul di dinding, tanpa kabar balik dari langit. Tapi kini aku tahu, bukan langit yang tertutup, melainkan hati yang berdebu.
Saat doa terasa sepi, aku memeriksa hati,,, bukan menyalahkan langit. Sebab doa bukan sekadar rangkaian kata; ia adalah cermin dari niat yang dibawa. Dan ketika niat dibersihkan, doa kembali menemukan jalannya,,, pelan, jernih, dan sampai.
Iman, seperti burung yang ingin terbang tinggi, tak cukup dengan satu sayap. Ia punya dua,,, sabar saat menunggu, dan syukur saat menerima. Tanpa salah satunya, keseimbangan hilang; sabar menahan dari kecewa, syukur menahan dari sombong.
Aku belajar bahwa doa paling kuat sering lahir bersama, ketika āakuā berubah jadi ākita.ā Doa yang menembus langit bukan hanya yang paling panjang, tapi yang paling tulus memeluk sesama. Ada kekuatan yang berbeda saat kita mendoakan orang lain di tengah kesulitan kita sendiri.
Lalu, ketika pintu terbuka, datanglah ujian baru,,, tidak meninggalkan kawan di baliknya. Sebab kebebasan sejati bukan sekadar keluar dari masalah, melainkan hati yang cukup luas untuk kembali menolong. Aku ingin kebebasan yang membuatku lapang, bukan tinggi hati; yang membawaku kembali, bukan menjauh.
Dan harapan,,, aku pelan² mengerti,,, bukan menunggu tanda, melainkan keputusan untuk terus berbuat baik, meski hasilnya belum nampak. Sebab langit tidak selalu menjawab cepat, tapi selalu mencatat dengan tepat.
āSebelum kuulang doa, kubersihkan niat,,, barulah langit terasa dekat.ā
Kini aku ingin berjalan ringan, dengan dua sayap yang menjaga keseimbangan,,, sabar di kala hening, syukur di kala terang. Sebab hidup bukan sekadar menunggu jawaban, melainkan terus berdoa sambil tetap menolong.
yang paling menyakitkan bukanlah kehilangan seseorang, melainkan masih terus mencintai dalam ingatan yang tak bisa dijangkau.
Di antara sunyi yang menua, aku belajar berbicara dengan sepi.
Hujan turun perlahan, seperti mengerti betapa rapuhnya dada ini menampung rindu. Ada luka yang membisik pelan, tidak meminta sembuh, hanya ingin diakui keberadaannya. Waktu terus berjalan, tapi perihnya menetap di sudut hati yang tak tersentuh cahaya. Kadang aku tersenyum, bukan karena bahagiaāmelainkan agar air mata tahu diri untuk tetap diam. Di bawah langit muram, aku akhirnya mengerti: kesedihan bukan musuh, melainkan cara jiwa mengenang hal-hal yang pernah begitu berarti.
Teruslah hidup jika rasa sakit yang menyertai, terkadang rasa sakitlah yang bisa membuatmu tumbuh.
Ternyata untuk mengetuk hatimu sudah terlambat, termakan oleh waktu dan tersapu oleh takdir. Menggema dalam isyarat duka yang mendalam serta Menjamah luka yang semakin menyempit dan itu adalah caraku untuk menetap di kehadiran yang jemu.
Ngga semua perlu sekarang, terkadang ada jeda yang harus di resapi, Ada sunyi yang harus ditelan, ada rindu yang semakin bergelora. Bertemu di lain hari adalah cara menikmati waktu, bahwa tergesa-gesa hanya menimbulkan sebuah titik temu di waktu yang tidak tepat.
yang dulunya paling banyak cerita lalu tiba-tiba diam, bukan karena kehabisan cerita. Tapi karena saat dulu dia bercerita, tidak didengarkan.