Mel-Lapetzz🌸
Aku masih ingat, pesan putus asamu yang membuatku sesak. Tentang mimpimu yang harus disiangkan, cat air dan kuasmu yang tak punya kanvas, serta petikan gitarmu yang kehilangan nada.
Sungguh meresahkan.. (resah dan gelisah menunggu di sini… “nyanyi dulu ga seehhh”)
Oke lanjutt…
Sejak awal kukatakan “mimpiku kutitip padamu”. Aku percaya, kamu lebih berani, lebih kuat, dan lebih keras kepala dariku.
Kalau aku keras kepala, kamu kapala batu. Bagaimana? Deal? 🤣
Mel, mungkin kita tidak terbiasa dengan bahasa kasih sayang dan pelukan, tapi kali ini rasanya ingin memelukmu langsung dan bilang “terima kasih sudah berjuang, terima kasih sudah berani memulai. Maafkan ya, Ibuk yang senangnya dipanggil kakak ini hanya bisa menemani dengan do’a.”
“Beneran deh, apakupu tupuh sapayapang sapamapa kapamupu, tapi kamu kadang pakbal dengan kekuttuanmu itu. Hahahaha.”
Akhir kalimat
“Hamra Amelia. Semoga kamu jauh lebih beruntung dan lebih bahagia dari kami -5 wanita yang sering meresahkanmu-“
- Moncongloe, 26 Juni 2026
Ibuuk 🐼 yang begadang gara-gara nyari lanjutan iklan dracin.








