ulasan resolusi tahun lalu
Di awal tahun 2019, aku sempat membuat daftar resolusi yang ingin dicapai dalam satu tahun. Sudah dua hampir dua bulan sejak berakhirnya tahun 2019, maka dalam tulisan kali ini, aku akan memaparkan harapan-harapan di tahun lalu sembari mengulas sampai mana pencapaian dan upayaku di tahun lalu. Mari.
Dalam detail resolusi pertama ini, aku menuliskan (atau cuma sempat tulis) lima aspek yang bisa membuat aku lebih mencintai diri sendiri. Kelima aspek tersebut mencakup; clear skin, body goals, living a healthy lifestyle, being more productive, dan berdamai dengan diri sendiri.
aspek pertama. Di awal tahun sampai bulan Maret, kulitku memang sempat baguuss sekali. Tapi di bulan Maret pula, tiba-tiba kulitku mulai aneh-aneh lagi, wakut itu breakout nya dekat ulang tahunku dan jadwal photoshoot lagi! UGh!! Kulitku mencapai kondisi terparahnya di bulan Juli—September awal. Saking parahnya, aku hampir tiap hari menangis ketika hendak tidur. Saat becermin, aku bahkan ngga bisa mengenali pantulan wajahku sendiri. Syukurnya, di awal September aku bertemu dengan dr Kun dan sejak saat itu kondisi kulitku berangsur-angsur membaik. Setelah kali ketiga berganti dermatologis, aku sangat bersyukur akhirnya kulitku memberi respons yang bagus terhadap obat-obatan dari dr. Kun. Lain kali, aku akan membahas acne journey ini secara lebih menyeluruh. Sampai saat ini, aku masih mengonsumsi obat dan menggunakan krim wajah yang diresepkan dokter. Memang sudah tidak berjerawat, tapi masih banyak PR buat kulitku nih, huhuhu. Sisanya akan jadi resolusi ku di tahun 2020 ini!
aspek kedua. Sebenarnya ketika menulis body goals sebagai resolusi, aku cuma mau kembali ke badanku di berat 50kg. Ahh, tapi kenyataannya malah banyak turun berat badan di tahun ini :( Terakhir kali menimbang di tahun 2019, beratku hanya 44-45kg, tapi di awal tahun 2020 malah cuma 43! Super stres, tapi target untuk balik jadi 50kg masih masuk dalam resolusi 2020. Semoga tercapai!
aspek ketiga. Tahun 2019 aku memang sempat masak-masak sendiri di kosan, sih. Waktu itu, yang aku masak benar-benar cuma rebusan sayur-sayuran saja. Selama beberapa bulan aku juga sempat mengonsumsi celery juice sebagai upaya menghilangkan jerawat. TAPIIIII di akhir tahun 2019 rasanya gaya hidupku berantakan banget. Di awal tahun aku sempat menuliskan resolusi untuk berhenti merokok dan mengonsumsi alkohol, tapi kenyataannya malah jadi alkoholik HAHAHA:( resolusi berhenti merokok masih kembali masuk nominasi di tahun ini, kok. Aku baru mulai sih, tepatnya. Sampai aku menulis ini, aku sudah tidak merokok selama 5 hari! Hey, baby step matters, right? RIGHT?!!! Ah iya, tapi aku juga sudah jarang pesan makan junk food, kok! Sudah lebih sering minum air putih dan sedang berusaha memperbaiki sleep cycle juga. Jadi yaaa, semoga 2020 ini benar-benar bisa hidup lebih sehat. finger crossed!
aspek keempat. HADEEEEEEH SUSAH BANGET YA TERNYATA MAU PRODUKTIF TUH. Dalam beberapa hal, aku memang jadi lebih produktif dan banyak kegiatan, sih. Tapi kalau soal mengejerkan tugas... WADUH, KACAU!! banyak banget tugas yang deadline dan akhirnya hasilnya kurang maksimal. Kapok dah kapooooooooooooookkk. Pokoknya janji sama diri sendiri di tahun ini yang WAJIB ditepati, nggak boleh deadline tugas dan kerjaan!!!
aspek kelima. Rasanya perjalananku masih sangat panjang untuk dapat benar-benar berdamai dengan diri sendiri. Meskipun begitu, aku bisa bilang dengan bangga bahwa aku benar-benar berusaha dan berprogres. Sekarang aku lebih menghargai diri sendiri walau dalam banyak kesempatan masih banyak ragunya. Tapi gapapa, pelan-pelan pasti bisa!
IP semester 4 ku memang meningkat dari semester 3, tapi IP semester 5 turun lagi. Hadeeeh pusing banaaar. Semester 6 dan 7 pokoknya harus bisa dapet IP lebih besar dari semester 1!!!
Dalam beberapa hal, aku memang bersosialisasi lebih banyak dari tahun 2018. Sesuai dengan resolusi awal tahun 2019 pula, aku ikut FPCI dan lebih banyak kegiatan volunteer. Aku juga dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Divisi Sosial Masyarakat di himpunan. Kesempatan-kesempatan tadi membuat aku bersosialisasi lebih banyak dengan teman-teman HI, sekaligus mendorong aku untuk kembali berani berogranisasi dan mengambil berbagai kesempatan. Aku juga bergabung dengan komunitas di luar UI dan bertemu dengan orang-orang hebat. Tapi sayangnya, karena aku banyak kegiatan di luar kampus dan kelasku banyak yang tidak satu jadwal dengan teman-teman dekatku, aku malah jadi jarang bertemu dan menghabiskan waktu dengan mereka. Terkadang aku memang merasa left out, tapi akhirnya aku sadar kalau aku pun tidak akan selamanya bersama-sama dengan teman dekatku. Jadi yahh, selama kami masih berteman baik menurutku tidak apa-apa kalau tidak selalu menghabiskan waktu bersama.
wah, yang ada malah manage akun instagram orang!!! Kerjaan dan kegiatan organisasiku di tahun 2019 banyak mengharuskan ku membuat konten untuk akun instagram. Kalau akun Instagram pribadi, sampai hari ini belum terlalu terurus sih.. Tapi setidaknya sudah (lumayan) sering unggah foto! Di tahun 2020 aku ingin benar-benar membuat perencanaan untuk jadwal unggah dan isi konten di Instagram. Lumayan, laman portofolio gratis!
tidak. ada. realisasi. sama. sekali!!!! Tapi di tahun 2019 aku sempat daftar sebagai voice over untuk sebuah media dan lolos. Namun sayangnya, aku harus mengundurkan diri karena jadwal yang tidak cocok. Yaaah, setidaknya sudah dapat validasi kalau suaraku enak didengar:’) Resolusi di tahun 2020 adalah bikin portofolio voice over dan broadcasting!!!
6. Make a youtube channel
Hehehehe yang ini terelasasi, sih. Tapi kontennya masih iseng-iseng aja. Banyaknya gabungan footages dari hari-hari baik. Semacam dokumentasi hari-hari bahagiaku, gitu. Belum banyak memang videonya, belum rutin juga bikinnya, bahkan belum punya subscribers! Tapi aku senang sih, jatuhnya akun youtube-ku hanya sekadar diary visual aja.
7. Be more aware to the environment
Belum banyak yang aku lakukan sih, di tahun ini. Tapi aku sudah mulai kirim-kirim sampah ke waste4change sebagai bentuk pertanggungjawaban atas sampahku. Tahun 2019 juga aku ada tugas eco-project yang memungkinkan aku untuk mengedukasi anak-anak SD mengenai lingkungan. Oh iya, aku juga gabung volunteer Panda Mobile WWF! Seru banget dan hepi banget ketemu banyak teman baru!
he. he. he. wacana abis. Tahun 2020 aku bakal benar-benar bawa gitar ke Depok biar bisa belajar gitar kalo bosen ngerjain tugas!!
he. he. he. sama aja wacananya. SUMPAAAAAH susah banget buat mulai lagi nulis fiksi. Kenapa ya? huhuhuhuh:(((
Tentu saja tidak tercapai:((( aihhhhh padahal pengen banget!!! Pokoknya ini jadi salah satu resolusi yang wajib banget tercapai di tahun 2020!
Eiiii sudah panjang sekali pasti ini. Walaupun tumblr ini benar-benar private, tapi kadang masih ada orang yang nemu laman ini dan aku juga ngga (terlalu) keberatan sih kalau ada yang baca. Tapi kalau ada yang baca, aku mau mereka ngga kesusahan baca tulisan-tulisan ku di sini! Menyadari layout tumblr ku yang memanjang, tulisan sepanjang ini pasti bakal ngga enak dibacanya. Makanyaaa, biar kalian masih (sedikit) enak bacanya, untuk post ini aku sudahi sampai sini dulu, ya! Nanti kapan-kapan dilanjut ulasan resolusi tahun lalunya. Doakan juga aku bisa jadi lebih baik di tahun 2020! ciao!