Memulai apapun membutuhkan alasan, penguat, dan pengingat.
Alasan kenapa kita harus memulai hal tsb; entah memulai mengerjakan, memulai menghafal, intinya memulai aktivitas dan kegiatan.
Di tengah 'perjalanan' ketika kita sdh mampu mengajak diri untuk memulai, butuh penguat untuk menyelesaikan. Katanya, berani memulai ya berani menuntaskan. Berkaitan erat dgn tanggung jawab yg kita miliki, yang ada di diri. Godaan untuk berhenti, malah mengerjakan hal yg lain, atau kehilangan fokus, kadang kerap kali sering menghampiri. Entah gadget yg selalu bergetar memberi sinyal ada notif yg masuk, kasur serasa 'memanggil-manggil', atau.. ah, banyak alasan untuk menunda lainnya.
Tapi.. in syaa Allah, ketika kita selalu mengingat tujuan atau merefresh ingatan terkait tujuan kita kala satu dua godaan, kejenuhan, kebosanan mulai mendekat serasa ingin 'akrab' dengan kita, semoga bisa terus menguatkan langkah kaki, tekad diri, untuk menyelesaikan apa yg telah kita putuskan diawal untuk kita mulai mengambil langkah.
Kalau hanya diam di tempat, tentu tak akan bisa berpindah tempat, melihat indah dan luas ciptaanNya, merasakan betapa luar biasa banyaknya karunia dari Allah untuk kita.
Kita perlu melangkah. Kita perlu memulai. Kita harus bersyukur. Waktu-waktu yg masih diberikannya, semoga kita isi dgn jejak langkah kebaikan. Menyiapkan bekal amunisi ditiap perjalanan dan berhenti tapi hanya sejenak untuk lebih menguatkan langkah.
Alasan, penguat, dan pengingat dalam langkah-langkah kita, takkan pernah habis atau hilang begitu saja, jika semuanya kita eratkan selalu pada ridhoNya Allah. Sumber kekuatan yg takkan pernah ada habisnya. Pertolongan nomor satu di seluruh semesta.
Semoga Allah menguatkan selalu langkah-langkah kita. :)
*tulisan dini hari, terbangun 'karena' haus, dan teringat akan salah satu amanah diri yg harus dituntaskan.