Wakil rakyat : Wahai rakyat, bukankah kita telah muak dengan wakil-wakil kita yang sebelumnya? Para wakil yang mengingkari janjinya.
Rakyat : Ya tentu. Mereka memenuhi mulutnya dengan janji dan menggenggam penuh buih-buihnya tanpa ada aksi.
Wakil rakyat : Maka kini adalah waktu yang tepat untuk kita memilih wakil-wakil baru yang lebih baik.
Rakyat : Benarkah demikian?
Wakil rakyat : Tentu. Karena dengan wakil yang baru, aku berjanji akan membawa perbaikan-perbaikan baru untuk bangsaku, bangsamu, bangsa kita ini. Untuk seluruh rakyat.
Rakyat : Baru saja kau bilang bahwa wakil-wakil kami yang bertengger disana tak menepati janjinya. Lalu kini kau mau membawa janji baru untuk menumpas janji-janji lama para wakil yang lama? Apakah elok perkataanmu menumpas janji dengan janji baru?











