Sending you all the best wishes. One thing you have to know that i still love you with all the pieces.
Jules of Nature

Kaledo Art

PR's Tumblrdome
Claire Keane
cherry valley forever

oozey mess
No title available
KIROKAZE

ellievsbear
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

JVL
Sweet Seals For You, Always

Product Placement
🪼
I'd rather be in outer space 🛸

❣ Chile in a Photography ❣
almost home
noise dept.
$LAYYYTER
Stranger Things

seen from Namibia

seen from United States
seen from Guyana
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from France
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from China

seen from Thailand
seen from Italy

seen from United States

seen from United States
@lestariasha
Sending you all the best wishes. One thing you have to know that i still love you with all the pieces.
Mengikhlaskanmu Lebih Awal
Aku tahu, sangat tahu bahwa kapasitasku sama sekali tidak mampu memenuhi kriteria perempuan yang kau inginkan. Aku sadar itu, sejak awal.
Aku tahu, sangat tahu bahwa mengharapkanmu sedemikian tingginya hanya akan membuatku kembali untuk terluka. Aku mengerti dan belajar untuk tak berharap padamu, sejak awal.
Aku tahu, sangat tahu bahwa memutuskan jatuh hati padamu itu tidak akan mudah. Juga belum tentu semesta memberi restu. Maka, kuputuskan untuk mengikhlaskanmu lebih awal. Aku tak memaksamu untuk tahu semuanya, karena aku telah lebih dulu mengikhlaskanmu. Mengikhlaskanmu lebih awal.
Demi aku dan kamu.
KRW, 16122022
Tiada lain kupegang, hanya salib dan iman;
dalam kehampaanku, kudambakan rahmatMu.
Tanpa Dikau, Tuhanku, takkan hidup jiwaku.
“Tanpa Dikau, Tuhanku, takkan hidup jiwaku.”
Indeed.
Soli Deo Gloria
Listen to nature with your eyes
Untuk Aku di Masa Mendatang
Krw, 09 Okt 2021
Hai Asha, aku adalah kau di usia 28 tahun. Bagaimana kabarmu? Sudah menemukan tambatan hati? Sudah 2 tahun berlalu, semoga sudah bertemu lelaki tepat untuk kau percayakan hatimu.
Seperti apa dia? Biar kutebak! Dia sosok yang cerdas, pekerja keras, penyayang, juga tampan. Hahaha, entahlah. Aku hanya berpikir selera kita akan masih sama meski usia sudah bertambah.
Tapi Asha, siapapun yang menjadi suamimu, aku harap dia adalah lelaki yang bertanggung jawab, setia serta mau mendengarkanmu. Karena apabila kepalanya terlalu keras, aku khawatir akan sering dibenturkannya pada hatimu. Aku juga berharap dia lelaki yang bisa menjagamu lahir dan batin, menyayangimu semata-mata karena Tuhan. Semoga.
Bagaimana buah hatimu? Laki-laki atau perempuan? Untuk nama anak, aku belum terpikirkan saat ini, tapi aku percaya kau akan memberikan nama yang indah untuk buah hatimu. Semoga mereka adalah anak-anak yang cerdas, cantik atau tampan dan sangat mencintai Tuhannya.
Bagaimana kariermu? Yah, semoga kau sudah benar bekerja di tempat yang kau impi-impikan selama ini dan ingat selalu inginmu adalah jadi berkat untuk sekitarmu. :)
Harapanku, di usiamu yang sudah 30 tahun ini kau tak lagi memperdulikan segala kesakitan di masalalu seperti Asha sekarang yang apabila sudah terluka dia malah sibuk meniup-niup lukanya lalu sesaat lupa akan garis finish.
Tenanglah, aku akan terus berusaha untuk mengikhlaskan segala coretan tinta yang salah di lembar pertama agar kau bisa berbahagia di lembar-lembar berikutnya. Semoga Tuhan menyertai langkahmu dengan orang-orang yang kau kasihi dan mengasihimu, Asha, hingga ketenangan dan kebahagiaan bukan lagi jadi barang langka bagimu. Amin.
Jangan lupa sayangi Bapak dan Mama mertuamu. Dia cahaya suamimu selama ini, Asha. Dia matahari suamimu. Balas kasih sayangnya dengan memberikannya yang terbaik, sebaik yang Asha lakukan untuk Bapak dan Mamak kandungmu selama ini. :)
Soli Deo Gloria
lihat segalanya lebih dekat;
dan kubisa menilai lebih bijaksana
lihat segalanya lebih dekat;
dan kau akan mengerti
- penggalan lirik lagu "Lihatlah Lebih Dekat"
Halo, Jakarta
Kali ini bertemu yang keberapa?
Kuharap kamu jangan bosan
Aku tak akan lama, barangkali hanya sejam dua jam
Tapi, Jakarta
Hari ini aku tak bisa bertemu dia
Entah kenapa tak bisa saja
Mungkin karena waktu yang terbatas
Atau hanya takut tak berpapas
Baiklah, Jakarta
Aku bersama kamu saja, ya?
Tolong temani sebentar
Tapi jangan bawa hiruk pikuk kota
Sepi saja, aku lebih suka
Hanya aku dan kamu ya, Jakarta
"Apa aku terlalu berlebihan dalam mencintai seseorang?
Sehingga Tuhan menegurku lewat patah hati."
-Anonimous
Nanti bila aku tak menjadi isi duniamu, berarti Tuhan tak menyarankan kita bersatu. Tak apa, akan kupastikan langit tak akan runtuh. Hanya hati saja yang berderak karena patah, remuk diinjak-injak takdir yang dibuat semesta.
Walau tak bisa berjanji padamu untuk tetap baik-baik saja, aku yakin pasti ada jalan lain yang lebih baik untuk kita. Kau mungkin akan bertemu gadis yang sesuai dengan ingin orangtuamu. Pun aku mungkin akan bertemu dengan seseorang yang keluarganya akan dengan hangat menerimaku.
Tapi sampai saat itu tiba menyapa kita, izinkan aku mencintaimu sedikit lebih lama. Karena mana mungkin aku bisa berhenti begitu saja? Beri aku waktu. Walau begitu, aku janji aku tak akan datang lagi mengganggu.
Ingatlah kelak aku sebagai seorang teman lama yang pernah memberi bahagia. Jangan lebih dari itu, nanti malah memberi cemburu pada kekasih barumu.
Jika aku tak lagi menjadi bagian tawamu, izinkan berterimakasih karena dulu pernah mau berjuang walau angkasa tak memberi restu. Maaf kalau aku benar-benar tak bisa jadi milikmu.
#patah #restu
KRWG, 051021
Aku penasaran
Yang manakah cinta
Semoga kau mencemaskanku, sama seperti aku mencemaskanmu
Semoga kau merindukanku, sama seperti aku merindukanmu
Inikah cinta?
Tapi di sisi lain,
Semoga kau tak mencemaskanku,
Semoga kau melupakanku
Dan semua momen yang kita alami
Inikah cinta?
Jika bukan keduanya
Inikah cinta?
Jika aku bahkan rela
Menjalani semuanya dari awal
Agar aku bisa
Menemuimu sekali lagi?
KRWG, 021021
Traumatic Scars
Untuk yang kehilangan dunianya, kehilangan orang yang berharga dan di sayang, kehilangan orang yang ingin kita wujudkan mimpinya tapi takdir tak seirama,
Kamu hebat!
Hatimu memang tak sebesar tubuhmu jika ditakar menggunakan mata tapi semua orang tahu bahwa setelah kehilangan, kamu adalah manusia yang baru. Manusia yang pundaknya lebih kokoh. Manusia yang hatinya lebih luas dari orang kebanyakan. Manusia yang tahu arti ikhlas lebih dalam.
Kamu nggak perlu segera sembuh. Kamu hanya perlu menerima segala kalut dan kecambuk dengan penerimaan yang lapang.
Kalau perlu waktu, ambil waktumu. Sisihkan waktu untuk dirimu untuk menerima bahwa takdir-Nya tak pernah salah memilih orang.
Dia tahu siapa yang kuat dan siapa yang tidak. Dan kini masa mu diuji. Dia tahu kalau kamu mampu.
Aku tak menyuruhmu untuk semangat.. Karena ketika seseorang kehilangan, kata semangat tak begitu menyenangkan untuk diperdengarkan.
210828
#ikhlas #lapang
March 22, 2021
#canva #editing
Ternyata, Seirama Saja Tak Pernah Cukup.
Dan ya, seirama saja ternyata tidak cukup tanpa disertai tujuan yang sama. Ribuan hari yang kita habiskan bersama, ratusan jam yang kita lewati berdua, setiap persinggahan yang membuat kita saling bersitatap hingga berbagi cerita tentang hujan, setiap gelas kopi yang kita habiskan dengan perbincangan menyoal buku, atau tiap cake yang kubagi denganmu, hingga duniaku yang entah sejak kapan kutuliskan namamu di dalamnya.
Semua itu tidak pernah berarti apa-apa, jika akhirnya kita ternyata berbeda langkah di persimpangan.
Mana kutahu jika kamu tidak menginginkanku lebih dari ini. Yang kutahu, di tiap senyum dan tawamu, memekarkan bunga di dadaku. Mana kutahu jikalau tujuan kita akhirnya berbeda. Yang kutahu, tiap kota yang kamu bagi denganku, serupa kepingan hidupmu yang kamu percayakan padaku. Dan aku mana tahu, kalau bagimu, aku hanya teman yang asyik untuk diajak berbagi banyak hal. Yang kutahu, setiap cerita yang kita bagi, semakin membuatku ingin membagi duniaku denganmu. Tetapi ternyata, kau tak menginginkan apa-apa, selain tawa dan canda. Sedang aku telah memupuk harap penuh cinta dalam kecemasan.
Kita saling mengerti, tetapi tak pernah bersepakat untuk abadi.
Kita saling mengunjungi, tetapi tak pernah saling setuju untuk lebih dari ini.
Cerita kita adalah samudera luas. Kamu sibuk mengajakku berlayar tanpa berniat untuk menepi. Kamu tidak pernah menyadari, seseru apapun perjalanan ini, di pertengahan nanti, kita akan kehabisan makanan, bahan bakar, hingga perlahan akan mati ditelan ketidakpastian.
Cerita luar biasa tentang kita, petualangan heroik yang kita lalui bersama, hingga tempat bersantai rahasia kita hanya akan tersimpan dalam buku-buku kenangan. Akan menjadi usang, berdebu dan terlupakan. Esok lusa hanya akan menjadi proyektor kenangan yang mungkin akan diputar, jika salah satu dari kita mengenang masa-masa yang telah lalu--jika aku merindukanmu.
Kini aku mengerti, seirama saja ternyata tidak cukup, tanpa disertai tujuan yang sama. Waktu-waktu yang telah lalu mungkin tidak mampu membuahkan kebersamaan kita menjadi abadi, tetapi hatiku sudah terlatih untuk menjadi tabah dan sabar, untuk mengerti bahwa menunggu tidak pernah sia-sia, meski tiada temu di ujungnya.
Jika melipat menyatu tangan dan menunduk kepalaku, doa-doa pengharapan yang saban hari kulangitkan hingga pintu langit, tak mampu membuatmu menjadi jawaban dari segala pintaku, maka tak mengapa. Setidaknya dengan semangat yang kumiliki untuk memintamu pada Tuhan, telah menumbuhkan kebiasaan baik dalam diriku, mendekatkan hubunganku dengan Sang Maha Pembolak-Balik Hati.
Jika waktu-waktu yang kita habiskan untuk memperbincangkan banyak hal tidak mampu membuatmu untuk menetap, juga tak mengapa. Setidaknya aku telah belajar banyak hal dari percakapan kita; tentang mendengarkan, didengarkan, hingga hukum Newton dan galaksi Antartika.
Dan jika.... kota-kota yang kita lewati bersama, tempat-tempat istimewa yang hanya kita bagi berdua, tak cukup membuatmu untuk menginginkanku menjadi bagian duniamu, sungguh, pun tak mengapa. Setidaknya aku tahu apa yang kamu suka dan apa yang kamu tidak suka, aku tahu tempat istimewa bagimu, begitupun denganmu. Mengetahui tentangmu saja sudah cukup untukku.
Apakah ini bentuk ikhlasku?
Jika ya, aku bersyukur. Sungguh ikhlas adalah hal yang paling sulit untuk kutemukan. Namun menunggumu telah membuahkan ketulusan sebesar ini.
Jika tidak, juga tidak mengapa. Aku cukup bahagia hanya dengan mengetahui bahwa aku akan bahagia untuk segala hal yang membuatmu bahagia di sana.
Beberapa pertemuan berujung dengan perpisahan. Dan setiap perpisahan menyisakan dua hal; entah suka, entah duka.
Tetapi, beberapa pertemuan lainnya, tidak berujung dengan perpisahan, tidak pula berakhir dengan kebersamaan. Beberapa pertemuan ditakdirkan hanya untuk memperbaiki apa yang kurang baik. Seperti kamu yang menggantikan egoisku dengan kesabaran, mengubah ketidaksabaranku menjadi ketabahan.
Bahkan, pertemuan yang menyisakan duka terdalam pun selalu memberikan hal yang baik; aku akan belajar agar tidak menemukan duka yang sama di pertemuan selanjutnya.
Terima kasih, Kamu.
#lautankata
"PRIA" ITU APA?
[I Timotius 3: 2-4]
Di manakah letak hebatnya laki-laki? di ototnya yang kuat kah? Tentu tidak kalau kita bicara kekuatan sudah sepatutnya kita harus membicarakan ketahanannya, mampu bertahan berapa lama otot yang kuat itu? Hampir dipastikan di usia 40 ke atas otot laki-laki mengalami penurunan kekuatan, lihat saja atlet-atlet olah raga, ketika usianya menginjak 30 tahun ke atas karirnya tentu akan tidak seterang waktu usianya di bawah 3o tahun. Lalu di mana lagi kemungkinan kehebatan laki-laki dapat kita temukan? Di kekayaannya kah? belajar saja pada almarhum presiden Soeharto, kurang kaya bagaimana lagi beliau?, tetapi di akhir masa hidup beliau berjuta-juta orang mencaci maki dan mengutuki beliau, tragis nian memang, tetapi itulah kenyataannya sebesar apapun kekayaan tak mampu menjamin seorang laki-laki dihormati oleh sesamanya.
Mari kita lihat apa kata Alkitab mengenai kehebatan seorang laki-laki, di dalam I Timotius 3: 2-4 dijelaskan bahwa laki-laki yang baik adalah yang laki-laki yang membuktikan komitmen dan kesetiaannya dengan menjadikan dirinya suami dari satu isteri; laki-laki yang kuat adalah lelaki yang bijaksana tetap rendah hati meskipun sudah banyak belajar banyak hal. Laki-laki yang kuat juga laki-laki yang mampu menahan diri sehingga tidak mudah khilaf dan kehilangan pengendalian diri, sopan, suka memberi tumpangan, cakap mengajar orang, bukan peminum, bukan pemarah melainkan peramah, pendamai, bukan hamba uang, seorang kepala keluarga yang baik, disegani dan dihormati oleh anak-anaknya.
Hal-hal yang disebutkan di dalam surat Timotius tersebut menunjukkan betapa kehebatan laki-laki sebenarnya terletak pada dewasa atau kematangan karakternya. Kata orang bijak jika seorang laki-laki memiliki kekayaan dan keuatan yang besar namun jika tidak disertai dengan karakter yang matang maka kehancuran dan kejatuhan sudah menanti di depannya. Sebaliknya, sekalipun seorang laki-laki tidak memiliki kekayaan dan kekuatan yang berarti tapi jikalau memiliki karakter yang matang dan dewasa maka itu menjadi modal hidup yang sangat berarti. Sudah tidak saatnya lagi bagi lelaki hanya mengandalkan otot dan kekayaan, bersyukurlah jika ada laki-laki yang memiliki segalanya tetapi seperti batu permata yang tanpa dudukan emas, maka akan kehilangan keindahannya. Demikianlah kekuatan dan kekayaan tanpa karakter terasa tak indah jika tanpa didasari dengan karakter. Pandanglah laki-laki.
KARAKTER YANG KUAT, MENJADI BUKTI SEORANG LAKI-LAKI MAMPU UNTUK DIPERCAYAKAN KEKUATAN DAN KEKAYAAN.
Any different from a word prayers and praying.
Tanpa Judul
Lautan itu pada dasarnya tenang, anginlah yang membuatnya memiliki ombak. Manusia itu pada dasarnya sama, tapi bagaimana ia merespon suatu kejadianlah yang menjadikannya berbeda.
Kemampuan diri untuk merespon sesuatu itu bergantung pada banyak hal. Pada kemampuan mengendalikan emosi, kedalaman berpikir, pengetahuan, pengalaman, dan sebagainya. Kemampuan merespon itu adalah salah satu cara untuk melihat bagaimana kualitas diri kita sesungguhnya.
Bagaimana saat kita merasa jatuh cinta, bagaimana saat kita sedang marah, bagaimana saat kita sedang menerima kritik, respon yang akan kita berikan berdampak besar pada banyak hal dalam hidup kita.
Mungkin kita tidak menyadarinya, sebab semuanya seperti dalam bawah sadar. Tapi, seketika kita menyadarinya, bukankah kita seringkali menyesal setelah berbuat sesuatu?
BKS, 300820