Aku rindu kita yang saling mencari atau menunggu dikabari, kemudian melebur rindu pada dekap yang erat dan hangat. Hari ini, untuk menyapamu saja rasanya aku harus berpikir ratusan kali karena takut pesan singkatku tak terbalas atau mungkin dengan sengaja kau akan mengacuhkan pesanku begitu saja, namun aku ingin. Kenyataannya yang aku lakukan hanya bertahan tanpa melakukan apa yang ingin dilakukan dan membiarkan diri dipenuhi rasa penasaran yang maha.
Kemudian ku baca ulang perbincangan2 kita yang singkat itu yang tak pernah ku temukan lagi, sapa selamat pagi, pertanyaan apa yang sedang aku lakukan atau pernyataan rindumu. Berulang ku buka media sosial berharap menemukan sesuatu tentang kabarmu yang mungkin entah sedang dengan siapa atau mengerjakan apa. Namun aku begitu penasaran.
Lantas beberepa postinganmu, kudapati sedang asik berlibur. dengan siapa sudah pasti aku tak tahu karena kamu begitu pandai menyembunyikan hal2 semacam itu. Melihatmu baik-baik saja seperti itu aku justru semakin merindukanmu. Padahal seharusnya yang aku lakukan kini adalah menjauh dari segala tentangmu agar rindu-rindu yang tak terbalaskan ini lekas enyah dengan mudah.