Assalamu'alaikum Wr. Wb.,
Marhaban Syahru Ramadhan, Alhamduillah memasuki bulan Ramadhan 1436H perkenankanlah saya mengucapkan Taqobalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin bagi segala hal menyakitkan yang telah saya perbuat baik sengaja atau tidak. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah kita termasuk puasa kita, aamiin...
Mengawali bulan Ramadhan kali ini, pasti ada dong rencana diantara kita sebagai makhluk ciptaan Allah.swt..
Bagaimana sih cara memaknai bulan suci Ramadhan itu sendiri menurut kalian?? Pertama-tama, marilah kita cari tahu terlebih dahulu apa arti dari Ramadhan itu sendiri..
Ramadan adalah " Penghulu Bulan "
"Ramadhan adalah (bulan) diturunkannya Al Qur'an , sebagai panduan untuk umat manusia , juga tanda yang jelas untuk bimbingan dan penilaian (Antara benar dan salah) . Selanjutnya ,jika salah seorang dari kamu mencapai bulan itu,maka ia harus berpuasa." (Al Baqarah 185)
Ramadhan, bulan ke-9 dalam kalender Islam, adalah bulan yang paling penting dan suci bagi umat Islam . Ayat-ayat pertama Al-Qur'an diturunkan pada bulan ini. Allah (SWT) ingin Muslim untuk menunaikan puasa pada bulan ini dan seperti yang dinyatakan dalam hadits, Allah (SWT) memberikan lebih banyak pahala untuk ibadah dan rahmat di bulan ini. Para fuqoha mengatakan bahwa Ramadhan adalah sebuah bulan yang berlimpah dan mulia yang dapat membuat seorang Muslim, yang menghargai dan menghabiskan waktu dengan ibadah, memperoleh pahala sebanyak pahala ibadah 80 tahun .
Ramadhan berarti " Membakar "
Ramadhan, nama bulan ke-9 dalam kalender Islam , adalah kata Arab yang berasal dari kata dasar " Ramda " . " Ramad " semakin panas karena panas yang terus menerus dan tanah yang menjadi semakin panas sedemikian rupa disebut " Ramda ". Jadi Ramadhan artinya " membakar " , " untuk membakar karena berjalan telanjang kaki di tanah yang hangus " .
Alasan mengapa bulan suci ini disebut " Ramadhan " adalah karena ia membakar dosa . Pada bulan Ramadhan , seorang muslim yang berpuasa menahan panas karena kelaparan dan haus dan panasnya puasa membakar dosa- dosa (Elmalılı Hamdi Yazir)
Ramadhan berarti " Hujan "
Ramadhan berasal dari kata dasar " Ramadiyu " yang berarti " hujan " yang terlihat pada akhir musim panas , pada awal musim gugur dan membersihkan bumi dari debu . Seperti hujan yang mencuci permukaan bumi , bulan Ramadhan mensucikan orang beriman dari dosa dan membersihkan hati mereka (Elmalılı Hamdi Yazir)
Diceritakan bahwa Ramadhan adalah salah satu dari " Asma (Nama) Allah Yang Indah "
Anas Bin Malik meriwayatkan dari Nabi Muhammad (saw) Yang tercinta bahwa " Jangan panggil (bulan suci) hanya" Ramadhan " . Seperti Allah (SWT) menyebut " syahr -i Ramadhan " (bulan Ramadhan), kamu juga menyebut demikian. (HR Bukhari )
Ulama mengatakan bahwa " Ramadhan " adalah salah satu nama Allah (SWT). Jadi bulan ini harus disebut sebagai " Shahr -i Ramadhan " (Bulan Ramadhan)
7 Keutamaan Bulan Ramadhan Bagi Umat Islam — Telah diwajibkan kepada umat Islam untuk berpuasa sebulan penuh pada bulan Ramadhan. Bulan kesembilan pada penanggalan Hijriah ini memiliki banyak keutaaman bagi umat Islam, bahkan beberapa menyebutnya bulan seribu bulan. Khusus pada bulan Ramadhan ini, amal kebaikan umat Islam akan dibalas dengan berkah pahala yang berlipat ganda, bahkan bila kita menjalani puasa dengan sempurna, ketika hari lebaran datang, kita akan bersih dari dosa seperti bayi yang baru lahir kembali. Maka kita sebagai umat muslim sudah seharusnya tidak melewatkan bulan Ramadhan dengan kegiatan yang sia-sia, agar lebih termotivasi menjalani bulan puasa dan lebih memahami makna bulan ramadhan itu sendiri, mari kita ketahui bersama apa saja keutamaan-keutamaan bulan Ramadhan, bulan penuh berkah.
1. Bulan Diturunkannya Al-Quran
Bulan Ramadhan merupakan bulan dimana kitab suci umat Islam (Al-Qur’an) pertamakali diturunkan. Sesuai dengan QS. Al-Baqarah 185 yang artinya:
“Beberapa hari yang ditentukan itu ialah bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil).”
2. Amal Sholeh Yang Berlipat Ganda
Sebagai umat Islam yang menjalankan amalan sholeh dan kewajiban seorang muslim pada bulan ramadhan akan mendapatkan balasan berlipat ganda, sampai sebagai 70 kali lipat sebagaimana terdapat dalam Hadist:
Khutbah Rasululah saw pada akhir bulan Sa`ban “Hai manusia, bulan yang agung, bulan yang penuh berkah telah menaung. Bulan yang didalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Bulan yang padanya Allah mewajibkan berpuasa. Qiyamullail disunnahkan. Barang siapa yang pada bulan itu mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu kebaikan, nilainya seperti orang yang melakukan perbuatan yang diwajibkan pada bulan lainnya. Dan barang siapa yang melakukan suatu kewajiban pada bulan itu,nilainya sama dengan tujuh puluh kali lipat dari kewajiban yang dilakukannya pada bulan lainnya. Keutamaan sedekah adalah sedekah pada bulan Ramadhan (HR. Bukhori-Muslim).
3. Bulan Pernuh Keberkahan
Pada bulan puasa seorang muslim berkesempatan untuk kembali ke jalan yang baik dan mendapat keberkahan yang nilainya sama dengan seribu bulan. Maka bila seorang muslim pada bulan puasa saja tidak juga memanfaatkan kesempatannya, bulan lain kemungkinan akan lebih buruk lagi. seperti hadits dibawah ini:
“Sesungguhnya telah datang kepadamu bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan kamu berpuasa, karena dibuka pintu- pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka, dan dibelenggu syaitan- syaitan, serta akan dijumpai suatu malam yang nilainya lebih berharga dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak berhasil memperoleh kebaikannya, sungguh tiadalah ia akan mendapatkan itu untuk selama-lamanya.” (HR Ahmad, An-Nasa’l, dan Baihaqi).
4. Ramadhan Bulan Pengampunan Dosa
Pada bulan Ramadhan juga seorang muslim berkesempatan untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya, bahkan ibadah yang sempurna pada bulan puasa akan menjadikan seorang muslim suci kembali bagaikan bayi yang baru lahir. Sesuai Hadist Shahih:
“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan ihtisab, maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu.” (HR. Bukhari)
“Shalat yang lima waktu, dari jumat ke jumat, dan Ramadhan ke Ramadhan, merupakan penghapus dosa di antara mereka, jika dia menjauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim)
5. Pintu Surga Ditutup, Pintu Neraka Ditutup
Selebar-lebarnya pintu untuk kembali ke jalan yang lurus pada bulan Ramadhan dibuka bagi umat Islam. Sesuai Hadist dibawah ini:
“Jika datang Ramadhan, maka dibukalah pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka dan syetan dibelenggu.” (HR. Muslim)
6. Bulan yang Mendidik untuk Mencapai Ketaqwaan
Menahan haus, lapar dan amarah merupakan jalan menuju sifat-sifat sabar yang taqwa. Itulah mengapa berpuasa sebulan penuh pada Ramadhan dapat membimbing umat Islam mencapai ketawaan. Sesuai surat dalam Al-Quran yang artinya:
“Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu agar kamu bertaqwa” (QS. Al Baqarah 183)
7. Terdapat Malam Lailatul Qadar
Malam 10 hari terakhir pada bulan Ramadhan merupakan waktu-waktu yang diantaranya terdapat malam Lailatul Qadar, dimana malam tersebut baik diisi doa-doa yang baik dan mukjizat dapat turun pada umat Islam pada malam Lailatul Qadar tersebut.
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr 1-3)
Adapun adab berpuasa secara khusus adalah menahan pandangan mata, menjaga lidah dari ucapan-ucapan yang diharamkan dan dimakruhkan atau dari ucapan yang tidak bermanfaat, serta menjaga seluruh anggota badan.
Dalam hadits riwayat Al-Bukhari disebutkan bahwa Nabi shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda, "Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan palsu dan pengamalannya, maka Allah tidak mempunyai keperluan untuk meninggalkan makanan dan minumannya (puasanya)." (HR Al-Bukhari, Abu Dawud, dan At-Tirmidzi)
Nah, oleh karena itu gais marilah kita perbanyaklah beribadah dan mengurangi hal-hal yang tidak bermanfaat dalam hidup kita.
Bagi sebagian anak Rantau seperti saya bulan suci Ramadhan sangatlah berarti karena tidak perlu repot untuk berbuka puasa alias mencari tak’jil gratisan hehehe :D
Namun sangat disayangkan, bagi sebagian besar anak muda di Indonesia yang kurang memaknai bulan suci Ramadhan ini.
Tidak terbesitkah di benak mereka bahwa maut bisa datang kapan saja mengintai kita??
saya pernah membaca sebuah quotes bertuliskan “Janganlah engkau tertipu dengan usia muda karena syarat mati tidak harus usia tua”
Ya Allah, bacanya saja sudah merinding...
Oleh karena itu, wahai anak muda sekalian di seluruh nusantara, jadikanlah bulan suci Ramadhan ini lebih bermakna, marilah kita melakukan perubahan dalam hidup kita menjadi lebih baik dari sebelumnya (move on)
Sebagai catatan penting, memaknai bulan suci Ramadhan sebagai momentum bagi kita untuk move on, merupakan waktu yang paling tepat dan benar untuk kita umat Muslim untuk berbenah diri ke arah yang lebih baik, dan tak akan ada lagi waktu yang paling tepat selain di bulan Ramadhan berkaitan dengan segala keutamaan bulan suci ini. Oleh sebab itu, bulatkan tekad, mantapkan niat dan siapkan diri untuk menyambut bulan yang dijanjikan oleh ALLAH SWT sebagai bulan penuh berkah dan kebaikan. So Let’s Move on Guys!