Menghadapi Tantangan dengan Injil
Khotbah Minggu, 04 Mei 2025
Oleh Pdt. Bambang Budiono
1 Korintus 10:13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.
Setiap persoalan, kesulitan, dan tekanan hidup, harus dipandang sebagai suatu tantangan yang harus kita menangkan. Kita tidak boleh jadi down atau lemah ketika menghadapi tantangan, sebab pada akhirnya semuanya akan selesai. Semua ada akhirnya. Semua bisa dilalui.
Setiap orang tanpa memandang usia, gender, atau status sosial pasti punya masalah, karena masalah merupakan bagian dari hidup. Satu masalah selesai, akan muncul masalah yang baru.
Filipi 4:13 TB Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
Lalu, apa yang dapat melepaskan kita dari masalah?
Roma 1:16 TB Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.
Firman yang kita dengar harus menjadi daging, artinya menyatu dengan diri kita. Bagaimana caranya?
1. Kita Harus Terus Memperbaharui Pikiran Kita dengan Firman Tuhan
Roma 12:2 TB Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
2. Firman Harus Benar-benar Tergores/Tertancap dalam Hati
2 Timotius 3:16 TB Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
3. Firman Itu Harus Kita Renungkan
Mazmur 1:2 TB tetapi yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
4. Firman Itu Dijadikan Penuntun Hidup Kita
Mazmur 119:105 TB Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

















