Setiap hari aku harus memahaminya, memakluminya perbuatannya.
Bahkan ni ya, dia mengajarkan hal tidak baik ke anak, menjelekanku mengajari hanin untuk memanggilku dengan sebutan ejekan. Atau dengan kata lain memgajarin hanin untuk tidak menghormati.
Entah apa tujuannya, aku gak mengerti.
Tapi tadi ya, hanin seperti membelaku. Dia marah karena hanin membelaku dan lebih sayang ke aku ketimbang bapaknya. Namanya juga masih anak balita ya. Aku mengajarin hanin yang baik2. Bapaknya kasar ke aku depan hanin, aku diamin. Bahkan aku buat lelucon ahar hanin tidak meniru sifat kasar bapaknya.
Aku hanya berharap hanin tumbuh besar menjadi anak yang baik dan bisa menghargai orang lain.
Namun, bapaknya mengusir kami. Karna hanin berpihak ke aku mamanya tidak ke bapaknya.
Tetap aku harus bisa memaklumi sifatnya demi mama mertua.
Sampai kapan aku bisa bertahan, bersabar dan terus bersabar?