Kepada cinta, aku tahu, bahagia tak harus sama. Perbedaan adalah perhiasan, aku hitam dan kau putihnya. Mengisi di setiap selaya. Seperti yin dan yan yang selalu selaras sejalan. Seperti fajar dan senja. Kepada fajar dari sang senja, terimakasih untuk segala bahagia, untuk pelajaran tentang menerima, juga untuk selalu ada. Kepada fajar dari sang senja, bahwa bersama tak selalu harus sama, bahwa ujung yang berbeda memiliki perannya, yang melengkapi, bukan meyaingi. Kepada fajar, dari yang belajar mencinta, jikalau nanti kudapat luka, ingatkan aku bahwa hidup tak selamanya bahagia. Bahwa tangis akan selalu beriringan dengan tawa. Bahwa memiliki memang tak akan selamanya·











