Bangkit Melawan ; Positive Mental Attitude
Bangkit Melawan. Muda dan berbahaya. Satu lagi amunisi dari sektor HC/Punk MLG yang mungkin sudah kalian kenal masing-masing. Duet vokalis compatible, dan beberapa waktu menggunakan topeng di setiap gigs nya, bahkan ditelanjangi bulat-bulat di venue. Band HC/Punk ini membawa pesan-pesan Positive Mental Attitude dan sedikit provokatif mengenai optimisme dan bagaimana bangkit dari keterpurukan di usia-usia setengah matang dalam balutan distorsi yang dalam namun segar. Mereka juga sempat terlibat dalam proyek usil dan kecil-kecilan dari mini label Tahu Teror berupa 3 way-split bersama Free Speech dan Terali Besi. Baru-baru ini juga telah menelurkan single apik berjudul Amorfati. Akhirnya dengan senang hati meluangkan waktunya untuk mengisi angket sederhana dari kami. Oke gak banyak cakap, Here`s Bakwan, Bangkit Melawan. Refuse, Resist and Revolt for fun :)
(*) Yaa, untuk pertanyaan basa-basi boleh sedikit berbagi cerita ttg hal-hal nyeleneh atau hal apa yang membuat kalian memutuskan membentuk band ini ? Dan juga line up terkini ?
V : Singkat cerita band ini terbentuk di akhir 2009 dengan formasi awal Tio, Vino, Wiro, dan Hediarto. Yang kemudian Tio dan Hediarto tidak bisa melanjutkan karena terbentur pendidikan dan kesibukan lainnya. Kemudian pergantian pemain diawali oleh Bima menggantikan Hediarto dan disusul Ardi menggantikan Tio. Kemudian memiliki 2 lagu sendiri dan mulai muncul di gigs-gigs kecil. Lagu ketiga dibuat dengan konsep duet dengan Prana untuk mengisi sesi rap di lagu tersebut. Tak lama kemudian Prana pun direkrut dalam band untuk membantu sang biduan Ardi bernyanyi. Sehingga konsep duo vokal untuk meramaikan band ini. Seiring perjalanan waktu, untuk lebih memantapkan genjrengan gitar, maka dimasukkan lah Cendol sebagai gitaris kedua. Sehingga saat ini personil terakhir adalah Ardi pada vokal, Prana pada vokal, Vino pada gitar, Cendol pada gitar, Wiro pada bass, dan Bima pada drum.
Jadi intinya personil kita saat ini ada :
Oiya, di interview ini jawabannya minus Bima, karena susahnya dihubungi dan tidak pernah bertemu dengannya, harap maklum gays :D
(@) Deskripsikan konsep musik kalian dalam 3 kata ?
A : bebas, kacau, dan suka-suka
V : Oldschool, bergembira dan bersenang-senang.
C : aprehensive comedy n’ roll
(*) Untuk pembuatan lirik lagu, kebanyakan kalian berbicara tentang apa dan apa yang ingin kalian tekankan pada penikmat musik sini ?
V : Sementara ini lirik lagu masih seputar semangat, kebersamaan, positive mental attitude yah seputar pesan band-band youth crew era 90-an. Sedangkan untuk saat ini kita masih mengeksplor lirik, setengah jadi sudah ada tentang kota kami, sedikit politik, kehidupan sekitar, pengalaman pribadi, mungkin juga putus cinta hahahaha :D
P : Dulu pas demo bakwan kami banyak menulis tentang pma atau apalah itu. tapi beberapa lagu sekarang kami banyak menulis lirik tentang sudut pandang kami pada yang terjadi pada kami dan sekitar kami . beberapa dari kami juga sekarang kalo menulis lirik terinspirasi dari tulisan2 subcommandante marcos, jonny ‘itch’ fox, dewi lestari, dan masih banyak lagi. jadi intinya sekarang kami banyak menulis lirik yang berkisah mengenai kehidupan nyata, orang orang yang nyata, situasi nyata dan psiko-geografi dari lanskap ”perang”, imajinasi, dan cinta dan lain2 hahahahahahaha aauuuoooooooo guk guk meeong
W : Mungkin kebanyakan lirik dari lagu kami sebelumnya berceritakan tentang semangat muda, ketidak menyerahan, pma. Mungkin lagu yang selanjutnya akan lebih bervariasi dan mungkin akan menceritakan pengalaman kami dan kehidupan sosial di sekitar kami :D
(*) Sesuai dengan informasi yang beredar di beberapa portal dunia maya dan lintas panggung, kalian telah menelurkan EP dengan judul “Tahu Teror Is Gay” dengan cover dua lelaki mesra merajut asmara. Bisa diceritakan mungkin tentang kegemaran atau wacana singkat mengenai gaya hidup metropolitan ini ?
V : Sebenarnya itu bukan EP dari kami, melainkan 3 way split bersama Free Speech dan Terali Besi yang diluncurkan untuk mengiringi perjalanan tour kami pada Juli 2012 lalu. Yah, terinspirasi dari beberapa lagu atau mungkin kebanyakan lagu dari Anal Cunt di album “I Like It When You Die” yang benci dengan keadaan di sekitar seperti Technology is gay, Recycling is gay, You’re gay, The internet is gay, dll. Sehingga sering menjadi bahan guyonan kami yang sedikit sedikit gay. Sehingga munculah tahuTeror is GAY 2012. mungkin cover dari CD tersebut bisa mewakili perbedaan yang ada di dunia ini dengan pilihan hidup masing masing individu.
P : itu sebenernya kompilasi iseng2an sih dari band temen2 sendiri namanya tahu terror is gay juga diambil asal2an dari celotehan lelucon temen2.. aah yaa kalo masalah cover sendiri , eem mungkin kami pikir seseorang mempunyai hak untuk menentukan sexual-preference -nya sendiri. Toh baik buruk nya perilaku seorang gak dinilai dari warna kulit, apakah dia bisex, homo, atau lesbi tapi bagaimana ia memperlakukan sesamanya. Jadi intinya selama mereka tidak “menggangu” kita, sifat homophobic itu lebih baik dikurangi hehehehe
(@) Apa yang membedakan kalian dari band kelas hardcore yang lain ?
A : mungkin ada sedikit unsur gloomy dalam segi musik di lagu lagu yang baru
P : Drummernya alay, bassitnya kriuk.
V : Mungkin mencampurkan unsur-unsur lain dan penuh canda.hahaha
C : berbeda karena kamu bermusik sesuai yang kami senangi,tanpa terpakem pada hardcore itu sendiri.
W : Duet vokalis kami yang alay..hahaha