N-A-T-U-R-A-L (at Vondelparkje!)
Color Me Curious
Keni
Cosimo Galluzzi
Fai_Ryy

Discoholic 🪩
NASA
noise dept.

Love Begins
almost home
untitled
taylor price

Game Changer & Make Some Noise

#extradirty
tumblr dot com
RMH
𓃗
Phantogram Three
The Bright Sessions
Cookie Run:Kingdom Official!
Monterey Bay Aquarium

seen from Germany

seen from United States
seen from Netherlands
seen from Türkiye

seen from Azerbaijan

seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States
seen from Mexico
seen from United States
seen from Australia
seen from Malaysia
seen from United Kingdom
seen from Hungary

seen from United States

seen from United States

seen from Hungary
seen from Germany
seen from Sweden

seen from Spain
@muhammadhifzhan-blog
N-A-T-U-R-A-L (at Vondelparkje!)
Indah tak perlu berwarna . #explorebandung #instasunda (at Asia Afrika)
At Warunk UPNORMAL
Watir ah !! Maraban budak batur – at Warunk UPNORMAL with Nando, Yuga, and Muhammad – See on Path.
TATA LETAK
Tata Letak A. Pengertian Tata letak Tata letak adalah suatu keputusan penting yang menentukan efisiensi operasi secara jangka panjang. Tata letak adalah keputusan mengenai penempatan mesin-mesin pada tempat terbaik (dalam pengaturan produksi), kantor dan meja-meja ( pada pengaturan kantor) atau pusat pelayanan ( dalam pengaturan rumah sakit atau departemen store). Tata letak memiliki banyak dampak strategis karena tata letak menentukan daya saing perusahaan dalam hal kapasitas, proses, fleksibelitas, biaya, kualitas lingkungan kerja, kontak dengan pelanggan dan citra perusahaan. Tata letak yang efektif akan dapat menunjang pelaksanaan strategi bisnis yang telah ditetapkan perusahaan apakah diferensiasi, low cost atau respon yang cepat.Dan tata letak yang efektif akan dapat menfasilitasi terjadinya aliran bahan, manusia dan informasi dalam suatu wilayah dan antar wilayah. B. Tujuan tata letak Secara rinci tujuan tata letak sebagai berikut : 1. Menggunakan ruang yang tersedia seefektif mungkin 2. Meminimumkan jarak angkut dan biaya penanganan bahan 3. Menciptakan keseimbangan dalam proses produksi 4. Menyederhanakan proses produksi 5. Mendorong semangat dan efektifitas kerja karyawan 6. Menjagah keselamatan kerja dan barang-barang yang sedang diproses 7. Menghindari berbagai bentuk pemborosan C. Manfaat Layout 1. Meningkatkan jumlah produksi 2. Mengurangi waktu tunggu 3. Manfaat proses pemindahan bahan 4. Penghematan penggunaaan ruangan 5. Efisiensi penggunaaan fasilitas 6. Mempersingkat waktu proses 7. Meningkatkan kepuasan dan keselamatan kerja 8. Mengurangi kesimpang-siuran D. Desain Tata Letak Hal yang harus dipertimbangkan dalam menentukan desain tata letak adalah 1) Utilisasi ruang, peralatan, dan orang yang lebih tinggi 2) Aliran informasi, barang atau orang yang lebih baik 3) Moral karyawan yang lebih baik, juga kondisi lingkungan kerja yang lebih aman 4) Interaksi dengan pelanggan/klien yang lebih baik 5) Fleksibilitas E. Jenis-Jenis Tata Letak Sebuah tata letak yang efektif memfasilitasi terjadinya : aliran bahan, manusia dan informasi di dalam-atau-antar wilayah. Sebuah tata letak yang baik perlu menetapkan hal-hal berikut : a. Peralatan penangan bahan b. Kapasitas dan persyaratan luas ruang c. Lingkungan hidup dan estetika d. Aliran informasi e. Biaya pergerakan antarwilayah kerja Jenis-jenis tata letak : 1. Tata Letak Kantor Adalah cara mengelompokkan pekerja, perlengkapan pekerja, dan ruang dengan mempertimbangkan kenyamanan, keamanan, dan pergerakan informasi. Hal yang membedakan antar layout kantor dan pabrik adalah pada kepentingan informasi. Tata letak dan fungsi kantor terus berubah akibat perubahan teknologi. 2. Tata Letak Toko Eceran Merupakan sebuah pendekatan yang berkaitan dengan aliran pengalokasian ruang dan merespon pada perilaku konsumen. Layout ini didasarkan pada ide bahwa penjualan dan keuntungan bervariasi kepada produk yang menarik perhatian konsumen. Sehingga banyak manajer ritel mencoba untuk mempertontonkan produk kepada konsumen sebanyak mungkin. 3. Tata Letak Gudang dan Penyimpanan Tujuan tata letak gudang (warehouse layout) adalah untuk menemukan titik optimal antara biaya penanganan bahan dan biaya-biaya yang berkaitan dengan luas ruang dalam gedung, konsekuensinya adalah memaksimalkan penggunaan sumber daya (ruang) dalam gudang, yaitu memanfaatkan kapasitas secara penuh dengan biaya perawatan material rendah. Biaya penanganan bahan adalah biaya-biaya yang berkaitan dengan tranfortasi material masuk, penyimpanan, dan transformasi bahan keluar untuk dimasukkan dalam gudang. Biaya-biaya ini meliputi peralatan, orang, bahan, biaya pengawasan, asuransi, dan penyusutan. Tata letak gudang yang efektif juga meminimalkan kerusakan material dalam gudang. 4. Tata Letak dengan Posisi Tetap Pada tata letak ini, proyek tetap berada di satu tempat, sementara para pekerja dan peralatan datang ke tempat tersebut. Contoh jenis proyek seperti ini adalah proyek pembuatan kapal, jalan raya, jembatan, rumah dan meja operasi di ruang operasi rumah sakit. 5. Tata Letak Berorientasi Proses Tata letak yang berorientasi pada proses (process-oriented layout) dapat menangani beragam barang atau jasa secara bersamaan. Ini merupakan cara tradisional untuk mendukung sebuah strategi diferensiasi produk. Tata letak ini paling efisien di saat produk yang memiliki persyaratan berbeda, atau di saat penanganan pelanggan, pasien atau klien dengan kebutuhan yang berbeda. Tata letak yang berorientasi pada proses biasanya memiliki strategi volume rendah dengan variasi tinggi. 6. Tata Letak Sel Kerja Pengaturan sel kerja digunakan di saat volume memerlukan pengaturan khusus mesin dan peralatan. Dalam lingkungan manufaktur, teknologi kelompok mengidentifikasi produk yang memiliki karakteristik sama dan kemungkinkan tidak hanya batch tertentu (sebagai contoh, beberapa unit dari produk yang sama) tetapi juga sekumpulan batch, untuk diproses dalam sel kerja tertentu. Sel kerja dapat dilihat sebagai sebuah kasus khusus dan tata letak yang berorientasi pada proses. Ide sel kerja (work cell) adalah untuk mengatur ulang orang dan mesin yang biasanya tersebar pada departemen proses yang beragam dan sewaktu-waktu mengatur mereka dalam sebuah kelompok kecil, sehingga mereka dapat memusatkan perhatian dalam membuat satu produk atau sekumpulan produk yang saling berkaitan. Oleh karena itu, sel kerja dibangun di sekitar produk. Sel kerja ini dikonfigurasi ulang sewaktu desain atau volume produk berubah. 7. Tata Letak Berorientasi Produk Tata letak yang berorientasi pada produk disusun di sekeliling produk atau keluarga produk yang sama yang memiliki volume tinggi dan bervariasi rendah. Produksi yang berulang dan kontinu, menggunakan tata letak produk. Asumsi yang digunakan adalah: 1. Volume yang ada mencukupi untuk utilisasi peralatan yang tinggi. 2. Permintaan produk cukup stabil untuk memberikan kepastian akan penanaman modal yang besar untuk peralatan khusus. 3. Produk distandarisasi atau mendekati sebuah fase dalam siklus hidupnya, yang memberikan penilaian adanya penanaman modal pada peralatan khusus. 4. Pasokan bahan baku dan komponen mencukupi dan mempunyai kualitas yang seragam (cukup terstandarisasi) untuk memastikan bahwa mereka dapat dikerjakan dengan peralatan khusus tersebut. Terdapat dua jenis tata letak yang berorientasi pada produk, yaitu lini pabrikasi dan perakitan. Lini pabrikasi (fabrication line) membuat komponen seperti ban mobil dan komponen logam sebuah kulkas pada beberapa mesin. Lini perakitan (assembly line) meletakan komponen yang dipabrikasi secara bersamaan pada sekumpulan stasiun kerja. Kedua lini ini merupakan proses yang berulang, dan dalam kedua kasus, lini ini harus “seimbang”, yaitu waktu yang dihabiskan untuk mengerjakan suatu pekerjaan harus sama atau seimbang dengan waktu yang dihabiskan untuk mengerjakan pekerjaan pada mesin berikutnya pada lini pabrikasi, sebagaimana waktu yang dihabiskan pada satu stasiun kerja oleh seoarang pekerja di lini perakitan harus “seimbang” dengan waktu yang dihabiskan pada stasiun kerja berikutnya yang dikerjakan oleh pekerja berikutnya.
STRATEGI
Muhammad Hifzhan Izzani
1143070146
MKS/IV/D
Strategi adalah pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan, dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurun waktu ertentu. Di dalam strategi yang baik terdapat koordinasi tim kerja, memiliki tema, mengidentifikasi faktor pendukung yang sesuai dengan prinsip-prinsip pelaksanaan gagasan secara rasional, efisien dalam pendanaan, dan memiliki taktik untuk mencapai tujuan secara efektif. Strategi dibedakan dengan taktik yang memiliki ruang lingkup yang lebih sempit dan waktu yang lebih singkat, walaupun pada umumnya orang sering kali mencampuradukkan ke dua kata tersebut. Contoh berikut menggambarkan perbedaannya, “Strategi untuk memenangkan keseluruhan kejuaraan dengan taktik untuk memenangkan satu pertandingan”. Pada awalnya kata ini dipergunakan untuk kepentingan militer saja tetapi kemudian berkembang ke berbagai bidang yang berbeda seperti strategi bisnis, olahraga (misalnya sepak bola dan tenis), catur, ekonomi, pemasaran, perdagangan, manajmen strategi, dll.
Secara Etimologi
Kata “strategi” adalah turunan dari kata dalam bahasa Yunani, stratēgos. Adapun stratēgos dapat diterjemahkan sebagai ‘komandan militer’ pada zaman demokrasi Athena.
Strategi Bisnis
Strategi bisnis melibatkan pengambilan keputusan pada tingkat unit bisnis. Di dalam strategi tingkat ini yang ditujukan adalah bagaimana cara bersaingnya. Pendekatan yang berguna di dalam merumuskan strategi bisnis sebainya didasarkan atas analisis persaingan yang dicetuskan oleh Michael Porter, pendekatan Porter didasarkan atas analisis 5 kekuatan persaingan, yaitu : 1. Ancaman Pendatang Baru, perusahaan yang memasuki industri yang membawa kapasitas baru dan ingin memperoleh pangsa pasar yang baik dan laba, akan tetapi semua itu sangat tergantung kepada rintangan atau kendala yang mengitarinya. 2. Daya Tawar Menawar Pemasok, pemasok dapat juga menjadi ancaman dalam suatu industri sebab pemasok dapat menaikkan harga produk yang dijual atau mengurangi kualitas produk. Jika harga produk pemasok naik maka harga pokok perusahaan juga naik sehingga akan menaikkan harga jual produk. Jika harga jual produk naik maka sesuai dengan hukum permintaan, permintaan produk akan menurun. Begitu pula jika pemasok menurunkan kualitas produk, maka kualitas produk penghasil juga akan turun, sehingga akan mengurangi kepuasan konsumen. 3. Daya Tawar Menawar Pembeli, pembeli akan selalu berusaha mendapat produk dengan kualitas baik dan dengan harga yang murah. Sikap pembeli semacam ini berlaku universal dan memainkan peran yang cukup menentukan bagi perusahaan. Jika suatu produk dinilai harganya jauh lebih tinggi dari kualitas (harganya tidak mencerminkan yang sepantasnya) maka pembeli (konsumen) tidak akan membeli produk perusahaan. 4. Daya Tawar Produk Pengganti, produk pengganti secara fungsional mempunyai manfaat yang serupa dengan produk utama (asli), namun memiliki kualitas produk dan harga yang lebih rendah. Umumnya, produk pengganti disenangi oleh orang yang berpenghasilan rendah akan tetapi ingin tampil dengan status lebih tinggi dari keadaan sebenarnya. 5. Persaingan Antar Pesaing, persaingan konvensional selalu berusaha sekeras mungkin untuk merebut pangsa pasar perusahaan lain. Konsumen merupakan objek persaingan dari perusahaan yang sejenis yang bermain di pasar. Siapa yang dapat memikat hati konsumen maka perusahaan akan dapat memenangkan persaingan. Untuk dapat memikat konsumen maka berbagai cara dilakukan mulai dari memberikan fasilitas khusus, pemberian kredit dengan syarat ringan, harga murah atau diskon.
At Mgi Pos kontrol cibodas
Ngebandung – at Mgi Pos kontrol cibodas with para penumpang yang budiman – See on Path.
Jangan lupa bersyukur ..
The way to get started is to quit talking and begin doing -Paulo Coelho - #photooftheday #instagood #happy #iphoneonly #explorebandung #instagood #instamood #igers (at GardenICE Skate)
Gapernah berkurang 💪🏻👍🏻 (at Sabda Alam,Cipanas_Garut)
Every day every hour turn the pain into power -superhero-
I LOVE IT #visitcianjur (at Cianjur, Cikalong Kulon)
Dari tempat sederhana bisa jadi tempat yg luar biasa #uinsgdbdg (at Gazeboo UIN SGD Banduuung)
This is my friend, the best friend ✌🏻️ ini geng gue mana puny lo ?! #thealbacastle #solidarity #friendship #uinhitsbdg #ootd (at Gazebo UIN)
This is my class, where's yours ? #friendship #solidarity #mks3d (at Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung)
Kadang ngga harus ke tempat mahal sekitar kita juga banyak #friendship #MKSD
Swim again again and again 🏊🏻🏊🏻 (at Gracia Hot Spring Water, Resort & Spa, Ciater.)
CIANJUR #visitcianjur #explorecianjur