tema baruuu.. sodara2 !

No title available

@theartofmadeline
ojovivo

titsay
he wasn't even looking at me and he found me
d e v o n
sheepfilms
occasionally subtle
noise dept.
No title available

No title available
TVSTRANGERTHINGS
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

❣ Chile in a Photography ❣
Sade Olutola

shark vs the universe

oozey mess
Alisa U Zemlji Chuda

Product Placement
cherry valley forever
seen from United States
seen from Germany
seen from United States

seen from Canada
seen from Greece

seen from Germany
seen from Canada
seen from United States
seen from Indonesia

seen from Malaysia
seen from United States

seen from India
seen from China

seen from Sweden

seen from United States
seen from Vietnam

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United Kingdom
@nariomaris
tema baruuu.. sodara2 !
Hehe 🙃
Sabtu, 9 April 22
Kicih2 di Batu Raden. Seperti biasa jalan2 random, mana ga bawa baju ganti untuk Ario. Eh, bawa dink tai di mobil, kirain ga bakal nyebur ternyata ga mau mentas mainan di sungai.
Rabu, 7 Juli 22
Warung Mie Ijo yang legendaris.
Kamis, 16 Juni 22 - Parkiran MM
Selasa, 7 Juni 22
Mie dan hujan, perpaduan yang sedaps untuk memulai WFH di pagi hari
Rabu,1 Juni 22
Ada rental PS baru aja buka di daerah rumah Nenek. Jiwa2 master league terpanggil. Guatel pingin main, kebetulan tanggal merah. Opss, tentu tida mudah untuk bapak anak 2 mau main. Kudu nuggu bocil2 pada tidur dulu baru bisa. Itu pun udah di sengitin Nenek dan Mama, ahaha...
Baru ini nyacak PS 3 dan PS 4, jadi pingin beli heuheu.. secara dulu keranjingan banget main master leage di game PES. Kalo main di rentalan ga bisa menghayati scouting pemain dan males rame rang-orang, mana banyak bocah seperumahan yang sobo di rentalan ini.
Kapan ya bisa main PES di rumah seperti dulu kala. haha..
heleh.. bergadang-dang. yoh, turu2..
Selasa, 19 April 22
Jalan2, tengok2 ikan di pasar ikan
Sabtu, 16 April 22
Menemani Mama vaksin
Senin, 2 Mei 22 - Foto Lebaran
Minggu, 19 Juni 2022
Baru beli push bike sabtu kemarin, awal2 malu dan ragu kini sudah pede serta seimbang. FOK yo!
Dapet rejeki, niat mau benerin sepeda Ario yang bannya udah pecah, malah liat sepeda ini. Dah lama pengen beliin, tapi ya tapi2 dan ga kebeli2 karena udah ada sepeda gowes roda empat. Langsung tanya, Bang Agus, bengkel sepeda buka harga 150rb, Nenek ga main ba-bi-bu nawar "100 ajalah". Masok lah itu barang.
Mayans, barang bagus harga ga bikin kantong hangus.
ditulis, 0:53 Rabu, 22 Juni 2022
Sabtu, 19 Juni 2022 - Ario sepatu baru
Ketika Si Mama mau kondangan ga punya sandal *sedih bet emang idup sama Saya, jajan gajet mulu. Lalu pergilah kami bertiga, Mama, Bapak, & Maris ke MM. Kali pertama Maris ke mall.
Tak dinyana, nemu spokat keren nan tjakep. Tak pikir panjang, meski tinggal stok display which is rada mbrudul dan item sikit, tapi tak mengapa disikat saja.
Pas nyamper rumah baru sadar, ini kegedean ga ya.. *jeng2.
Untunglah sandal jepit ario ada ketinggalan di mobil, pas dibandingin ga jauh beda. Amanss berarti. Timbul ide untuk bungkus pake kertas kado sebelum ngasih ke Ario.
Hari jumat malem, meluncur ke rumah Nenek, langsung lah itu barang diberikan ke anak itu. "Terima kasih banyak MAMA!' manis emang ini bocil.
dari sejak dibuka, itu spokat dipakai teros tidak lepas.. hehe.. kan maen
ditulis : 0.47 rabu, 22 Juni 2022
malihaaaa minggu, 3 april 2022
Selasa, 21 Juni 22
"terima kasih nenek" manis sekali Ario
pancen roosakkk njeroo.. gilak cook..
99.99%
Agama menuntut kita untuk 100 beriman (percaya) seutuhnya, namun belakangan banyak hal-hal yang membuat saya meragukannya. Tidak ingin saya jelaskan detil mengenai hal ini. Saya kira pertanyaan tentang kebenaran, ketuhanan sudah berabad2 diperdebatkan. Terlepas dari sejarah itu sendiri, manusia moderen sudah tidak terlalu mempersoalkan agama dan tuhan. Sepenglihatan, agama hanyalah kultural dan norma yang dilakukan guna dapat diterima di masyarakat & keluarga tentunya. Sudah tentu kita dipaksa dan terpaksa menerima keadaan, jika melawan arus siap menghadapi gesekan.
Paham kepercayaan atau filosofis2 banyak terangkat kepermukaan seiring market dan penyebaran sangat mudah di era internet. echo chamber menjadikan kita hidup dalam tempurung, melihat, mendengar, membaca hal2 yang itu2 saja, hal2 yang hanya kita mau dengar, kebenaran hanya ada pada kebenaraan kita saja.
Manusia moderen hidup ditengah problematika kekosongan dan permasalahan2 hidup yang semakin keras, hingga tidak ada ruang untuk berfikir dan berkontemplasi. Mungkin juga terlalu banyak ruang hiburan sehingga sudah tidak butuh lagi ruang untuk hal2 seperti itu.
Setiap makhluk tidak dapat memilih takdir dilahirkan jadi dan pada siapa. Menjadi seorang bapak dengan dua anak banyak mengajari saya kehidupan. Membesarkan dan mendidik manusia tidak lah sederhana. Kita lahir pada situasi dan lingkungan yang bebeda2 diseluruh dunia. Sudah tentu terpatri dalam perilaku dan otak kita hal2 yang diperkenalkan pada diri kita sedari kecil. Itulah kita hari ini.
Dari situlah saya berangkat dengan apa yang saya tulis ini. Islam menjadi bagian yang tak terpisahkan dari diri Saya. Semakin Saya mempertanyakan dan melepasnya, ia terus ada dan melekat. Ketidakpercayaan pada hal2 yang tidak nyata adalah pokok dari keraguan. Lucunya, tidak percaya setan malah membuat saya berani. Nah, untuk apa saya berlelah dan menghabiskan waktu untuk melakukan ibadah sedang Saya tidak percaya?
Kembali, kita tidak bisa memilih dimana dan dengan siapa kita dilahirkan. Saat ini, Saya hanya percaya, manusia adalah susunan jutaan atom yang hidup dan ada kalanya ia menjadi atom mati. Dan entah kenapa, hanya kita makhluk yang menentukan bumi dengan segala kemampuannya berorganisasi dan berfikir. Segala perubahan di bumi, baik membangun atau menghancurkan, hanyalah manusia satu2nya makhluk yang mampu melakukan segala hal ini. Nasip makhluk lain dan bumi tergantung pada kita. Saya berkeyakinan, manusia lah yang membuat kiamat.
Saya tidak menyesali untuk fase keraguan ini. Memberpatanyakan banyak hal membuat termotifasi untuk belajar dan memperluas cakrawala. Fase ini menyadarkan, banyak hal2 yang masih belum ada jawabannya.
99.99% adalah porsi saya kepada agama lahir saya, Islam. Saya merasa, jalan Islami dan nilai-nilainya sangat baik untuk diri saya dan keluarga. Saya sisakan 0.01 % untuk terus ragu dan mencari tahu.