https://soundcloud.com/lovesoo/me-x-do

⁂
Sade Olutola
I'd rather be in outer space 🛸
Not today Justin
will byers stan first human second
sheepfilms
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

No title available
Peter Solarz

shark vs the universe

Andulka
tumblr dot com
YOU ARE THE REASON
art blog(derogatory)

祝日 / Permanent Vacation
cherry valley forever

JVL
dirt enthusiast
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

PR's Tumblrdome

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Sweden

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from United States
seen from Canada
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Spain
seen from United States
seen from United States
https://soundcloud.com/lovesoo/me-x-do
https://soundcloud.com/lovesoo/exo-lotto-cover-test
https://soundcloud.com/ghoniyyahamida/exo-lucky-one-english-version-cover
Replay/Noona Neomu Yeppeo English Ver. - SHINee (Cover by : Niarrow)
Sorry Sorry for the other voices :D
WTF RECORDED THIS BACK IN HIGHSCHOOL part 1
One Less Lonely Girl - Justin Bieber Cover by Me
WTF RECORDED THIS BACK IN HIGHSCHOOL PART 2
That’s should be me - Justin Bieber (Cover by me)
WTF RECORDED THIS BACK IN HIGHSCHOOL PART 3
https://soundcloud.com/ghoniyyahamida/unknown
https://soundcloud.com/ghoniyyahamida/cublak-cublak-suweng-original-live-mix
https://soundcloud.com/ghoniyyahamida/3rd-july
JUST. DON’T. LAUGH.
thankyou :)
Makin Manja
Belakangan ini gue khawatir sama anak-anak manja yang semakin banyak. Banyak juga keluhan dari teman-teman panitia ospek yang diserang koloni anak manja. Manja dalam definisi ini adalah remaja yang sudah terbiasa hidup enak dan serba gampang. Gampang mendapat kemudahan dan bantuan terutama dari orangtua mereka.
Heran aja sama fenomena ini. Kenapa tren berubah secepat ini? Jika dulu banyak cerita rakyat berupa perjuangan seorang anak ketika diuji oleh orangtuanya, kini malah banyak anak manja yang diternak sama orangtuanya. Ibaratnya dulu mereka adalah singa sang Raja Hutan, sekarang mereka adalah Sugar Glinder.
Gue punya pengalaman jadi pendamping anak-anak ternak kemping. Anak orang beneran yang lingkungannya memang cukup berada. Awalnya gue pikir ga bakal menyusahkan karena masih di dalam kota Jakarta trus anak-anak ini usia SMP. Dan aku keliru~
Anak-anak ternak ini sangat sulit bersahabat dengan alam. Mereka lebih suka memperbudak kakak pendamping yang digaji orangtua mereka. Semua harus dikerjain kakak pendamping: bikin tenda, beres-beres, urusan makan sampe urusan mandi.
Ada satu kejadian setelah tenda perempuan sudah berdiri. Gue berusaha melatih mereka untuk beres-beres dalam tenda. Alat kebersihan udah gue sediain, tapi beres-beresnya gak becus. Padahal cuma mindahin tas-tas dari luar.
Karena mereka ngelakuinnya sambil bercanda, ada tas yang keinjek. Ada bunyi mencurigakan yang berasal dari tas itu. Mereka langsung ribut dan heri-heboh sendiri. Gue sebel denger mereka berisik, tambah sebel begitu tau yang keinjek itu cermin buat dandan.. ukurannya gede banget pula.. itu.. itu punya gue. Huhuhu…
Kejadian lain terjadi di dapur. Ketika anak-anak ternak kelaparan, mereka minta dimasakin. Padahal seharusnya mereka harus punya skill ini untuk bisa bertahan hidup. Skill memasak mie instan.
Anak-anak jujur tak berpengalaman minta dimasakin secara terang-terangan. Sekalinya ada yang masak sendiri, bungkus bumbunya dirobek, isinya menyebar di udara.
Kakak pendamping mengalah, jatah mereka biar dimakan sama anak-anak. Malem-malem gue nyari makan di luar area kemping tapi ga ketemu yang sesuai keinginan. Kembali dengan lesu ke tenda eh ada orangtua yang bawa ayam fastfood. Rupanya ada anak yang nelpon Bapaknya karena mengeluh makanan di sini gak enak.
Bapak satu itu memang sok pahlawan. Ngapain bawa ayam fastfood buat anak yang lagi kemping, kan bisa menimbulkan kecemburuan sosial. Kesenjangan itu benar terjadi, diantara anak-anak dan kakak pendamping. Iya, kakak pendamping gak dikasih.
Besok pagi nya, ada anak yang gamau mandi karena kamar mandinya gak sebersih kamar mandi bioskop. Pas gue marahin, dia nelpon bapaknya. Gue gak gentar, soalnya dia bukan mau ngadu, tapi minta dibawain kamar mandi. Nampaknya dia pikir kalo bapaknya itu Doraemon.
Gue memang marah terus di kemping itu. Gue gabisa sabar menghadapi anak manja karena gue anak yang tidak manja. Gue anak bungsu tapi kadar manja gue tidak didukung oleh keluarga. Justru gue terlahir untuk mendapatkan kasta terendah di dalam keluarga.
Gue bertugas melayani semua lapisan kasta di rumah. Gue keringetan, membakar kalori dan semakin kurus dengan memasak. Sementara kasta lain menggemuk makan masakan gue.
Ketika abang gue punya nama Raja, gue sebagai adiknya hanya rakyat jelata. Pertama kali lihat pun pasti tahu kesenjangan sosial antara kami. Kalo gue foto bareng sama abang gue persis kayak Montu sama Manaf di film Balveer. Padahal kita cuma beda 2.5 tahun
Percaya atau enggak, gue pernah kurus banget waktu kecil. Mungkin ini mencerminkan betapa besar penderitaan dan pencurian jatah makanan yang gue alami.
Sebagai peran yang menderita, gue punya kelebihan yang sangat mendukung. Cengeng. Kalo aja pembuat film penuh air mata kenal gue waktu kecil, pasti gue udah terkenal. Kebagian peran coach buat orang nangis. Gue fasih dan berpengalaman untuk urusan menangis karena berbagai alasan.
Pelaku utama yang menyebabkan gue nangis tak lain adalah Raja. Raja biasanya sangat bebas dalam melakukan banyak hal. Sedangkan gue yang pemalu gak banyak tingkah dan lebih banyak dipaksa saat main sama dia.
Waktu kecil gue menilai abang gue itu cerdas. Cerdas yang gak seberapa sih.
Dia pernah ngajak gue untuk masuk ke ruangan yang dikunci. Kita gabisa buka kuncinya karena dikunci dari dalam. Tapi karena pintunya sebagian terbuat dari kaca dan ada satu slot ukuran 30cmx30cm yang kacanya hilang, kita bisa memastikan bahwa di dalam ruangan aman. Dan kita berhasil masuk ke ruangan itu kemudian. Caranya: gue dilempar masuk lewat slot tanpa kaca tadi dan membukakan kuncinya untuk dia. Persis kayak pertunjukan lumba-lumba menembus lingkaran api.
Lain hal nya dengan Papa. Dia tidak berusaha memanjakan anak-anaknya. Dia sangat yakin kalo anak-anaknya bisa mandiri.
Dulu gue dianter jemput sekolah sama beliau cuma sampe kelas tiga SD. Seterusnya gue dipercaya buat menentukan nasib gue sendiri. Menentukan jam berangkat dan pulang sendiri. Telat tanggung sendiri.
Beda banget kalo dibandingin sama sekarang. Ketika sampe sekarang kita melihat banyak anak SMA masih dianter jemput dan bikin jalanan macet, gue bersyukur karena tidak termasuk orang yang disumpah serapah sama orang yang kena macet.
Gak jarang juga, anak kuliahan masih dianter jemput. Gue gak ngelarang sih. Mungkin hanya sedikit iri dan dengki. Jadilah gue orang yang memberikan sumpah serapah kepada mereka.
Membicarakan kuliah, gue kuliah di Surabaya yang mengharuskan kost dan tinggal terpisah dengan keluarga di Jakarta. Untuk hal seperti ini pun, keluarga gue tetap menjunjung upaya mandiri. Tak ada perpisahan penuh haru di Bandara ataupun stasiun bahkan gak ada yang nganterin. Boro-boro sampe stasiun kereta atau bandara, dicariin taksi di jalan raya depan aja udah bagus.
Kadang-kadang gue cuma bisa pamitan via telpon karena Papa Mama masih kerja dan Raja juga kuliah ketika gue berangkat.
Gue mengerti akan hal itu dan untuk keberangkatan gue selanjutnya, gue memutuskan untuk berangkat di hari Minggu untuk setidaknya bisa pamitan langsung atau mungkin dianterin. Gue juga sengaja memilih sore hari namun ternyata itu masih keputusan yang salah. Karena sore hari adalah jam tayang drama korea di tivi.
Di Stasiun, S: Mau ke mana, Mbak? R: Ke Surabaya, Mas S: Liburan? R: Kuliah, Mas S: Ada saudara di sana? R: Enggak S: Kok gak ada yang nganterin? R: Papa saya lagi nonton drama korea di TV, Mas. S: …
Terkadang gue juga berpikir kalo Papa udah gak sayang lagi sama gue. Suatu ketika gue minta kirimin uang bulanan lebih awal. Tiga hari berlalu, Papa belum ngabarin juga kalo udah transfer. Ketika gue makan siang dengan mangga pemberian ibu kost, Mama nelpon kalo ada pisang yang hilang dari halaman rumah dan saat itu juga Papa ngelapor ke keamaan setempat. Kasta gue semakin jatuh.
Ketika kepedulian berbanding lurus dengan waktu untuk bertindak, Papa menunjukkan bahwa pisang lebih penting dari gue. Dan gue teringat kewajiban menjadi mandiri, karena gue bukan pisang.
I almost forget to share you this @niarrow
That’s why we've become bestfriend. Aku harap kita bisa terus saling membangun dan membantu sama lain. Karena gak semua orang mengalami hal perjuangan kayak diatas. Dan sama sama bantu yang lainnya juga karena bisa dibilang kalo terus terusan kejadian kayak yang kamu ceritain, makin mau jadi apa dunia ini?
Freddie Joachim ft. Slakah The Beatchilds - Crossings #art #sketch #painting #drawing #illustration #minimalism #watercolor
Joey Pacorero - Tired Boy #art #sketch #painting #drawing #illustration #minimalism
Jazzinuf - Coffee and Cigarettes #art #sketch #watercolor #drawing #painting #illustration #minimalism
https://soundcloud.com/ghoniyyahamida/jazzy-news
https://soundcloud.com/ghoniyyahamida/how-i-made-a-song
(this is cam-face-recorder): thank you for all the kind... no... super-nice words; I am really not used to people being interested in what I'm doing. :) maybe I'll use my current url the next time I post something ^^ have a nice day, too ♡
OMG IS THIS YOU? OMG but THANKS FOR FOLLOWING ME :")