Love u nak

JBB: An Artblog!
YOU ARE THE REASON

Discoholic 🪩
Game of Thrones Daily
he wasn't even looking at me and he found me

Love Begins

⁂

titsay
hello vonnie

Kaledo Art
No title available
art blog(derogatory)
ojovivo
Monterey Bay Aquarium
No title available

Product Placement
styofa doing anything
NASA
No title available

shark vs the universe
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Germany
seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from Germany
seen from Netherlands

seen from Türkiye

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from India

seen from United States
seen from Germany

seen from United States
seen from United States

seen from Belgium

seen from Malaysia
seen from United States
@nitajulfikriyah
Love u nak
Dan aku masih menunggumu bersama rindu Dan tetes hujan yang membawa segala doaku untukmu -caption romantis dari Tanvir buat Buya @faruq_abdil_haq_puteh
26... Alhamdulillah Allah masih menitipkan usia untuk disyukuri, untuk dijalani, untuk dinikmati Semoga Allah menjadikan pribadi ini lebih baik dari 26 tahun kemarin Banyak hal dilewati, banyak kisah menjadi hikmah Beberapa menjadi kenangan, banyak yang akan kita temui di masa depan Sungguh apa yang Allah berikan adalah yang terbaik meski terkadang butuh waktu untuk menyadarinya. Melepaskan dan mengikhlaskan adalah hal yang meringankan. Memulai hal baru dalam kehidupan. Ditengah ramainya dunia keluarga adalah tempat pulang yang mendamaikan dan Allah telah memberikan itu semua. Semoga... semoga langkah ini diberkahi agar kebaikan terus mengalir seperti sungai yang memberikan kemanfaatan bagi sekitarnya. Aamiin...
Seringkali kita terlena dengan status dunia,mengukur keberhasilan dari peringkat yang dibuat manusia. Ada saatnya nanti dimana engkau akan paham bahwa gemerlap yang engkau dapat hanya sementara dan yang tersisa hanyalah hati yang akan bahagia jika ia pandai mensyukurinya atau hati yang semakin gersang saat apa yang ingin dicapai tak tergapai.
Alhamdulillah Gigi pertama Tanvir #7monthsold
Esensi dari hijrah bukan hanya tentang seberapa longgar bajunya dan seberapa lebar jilbab nya. Tapi istiqomahnya diri untuk terus berada dalam kebaikan. Hijrah itu bukan hanya berubah pakaian nya tapi juga perilaku dan pola pikirnya.
Golden Age di 1000 Hari Pertama Bayi bukan hanya tentang asupan nutrisi, tapi juga doa serta keteguhan untuk mendidik dan memberikan yang terbaik.
Tanvirku....
Kesayangan.....
MP ASI HARI KE-4 TANVIR
Hari ini MP ASI hari ke 4 Tanvir. Setelah 3 hari dilalui tanpa kendala saya merasa sedikit lega. Alhamdulillah ternyata Tanvir tidak melalui drama seperti cerita ibu-ibu yang sering saya baca di medsos atau sharing dengan teman. Dan ternyata drama itu hari ini dimulai. Makan pagi dilalui dengan semburuan dan tutup mulut rapat. Hmm... kudu ekstra sabar untuk berjuang menghabiskan makanan yang sudah dibuat. Semangat ditinggikan, kekreatifan ditingkatkan. Intinya kudu semangat biar makanan yang sudah dibuat habis. Entah dengan cilukba. Ngikutin Tanvir teriak-teriak, ikut nyembur-nyembur hahhaha intinya kudu habis. Alhamdulillah setelah 45 menit perjuangan MP ASI untuk lagi ludes dihabiskan. Siip anak sholeh hebatku. Ternyata oh ternyata.. drama itu berlanjut di makan sore. Namun setelah berjuang selama 30 menit.ludes juga hahhaha Pelajaran yang didapat hari ini adalah kudu tetep fokus dan kuat iman agar terus semangat menghabiskan makanan yang sudah disiapkan. Ga boleh marah-marah. Tetap puji Tanvir sebagai anak yang maemnya pinter... Love u anak sholeh hebatku Salam sembur-sembur :D
Kita ngetrip ya nak... Hehehe Buya ga diajak.... lagi kerja hahahha
Banyak manusia yang terlalu sibuk dengan penilaian orang lain hingga ia lupa bagaimana cara menikmati dan mensyukuri hidup.
Istighfar.... Adek e dewe g oleh diembat Haha (di SMA DU2 BPPT (RSBI) Di Ponpes Darul 'ulum)
Kita adalah orang tua, bukan karena usia kita yang renta. Namun karena Allah menitipkan anak yang kelak menjadi dewasa. Kita harus banyak belajar agar kita bisa menjadi sebaik-baik teladan baginya Bukan menuntut tapi menuntun agar ia bisa berjalan sendiri nanti Bukan mengharuskan, tapi mengarahkan agar ia menjadi manusia yang tumbuh dengan harga diri yang baik Jangan jadikan anak kita sesuai keinginan kita. Karena dia bukan boneka yang harus menjadi sekehendak hati kita. Biarkan ia menjadi dirinya, diri terbaik sesuai apa yang Allah anugerahkan padanya.
Anak kesayangan Bunda-Buya
Pun ndak usah berdebat... Saya bahagia dengan lahirnya nabi Muhammad SAW
“PENGGUNAAN KONTRASEPSI DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM”
LAPORAN PENYULUHAN
“PENGGUNAAN KONTRASEPSI DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM”
(Dalam rangka menyemarakkan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW)
Oleh :
FARUQ ABDIL HAQ
JAMIYYATUL QURRO’ WAL HUFFADH WILAYAH KECAMATAN GEMPOL DI TPQ USSISA ALAT TAQWA - KEJAPANAN
2017
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga kegiatan Penyuluhan yang berjudul “PENGGUNAAN KONTRASEPSI DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM” dapat terlaksana dengan baik. Penyuluhan ini mengangkat tema mengenai penggunaan kontrasepsi ditinjau dari hukum islam.diangkatnya tema ini karena besarnya kemaslahatan bagi umat jika tidak dilandasi dengan pengetahuan mengenai hukumnya dalam menggunakan metode kontrasepsi maka akan menimbulkan dampak yang besar.
Ucapan terima kasih kami berikan kepada Kepala TPQ Ussisa Alat Taqwa, Wali Santri TPQ Ussisa Alat Taqwa dan pihak-pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan Penyuluhan ini. Semoga Allah selalu memberikan kita kesehatan dan kekuatan untuk terus berkarya dan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat luas.
Pasuruan, 25 April 2017
Penulis
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ……………………………………………………………. i
DAFTAR ISI ………………………………………………………………………… ii
LAPORAN KEGIATAN ……………………………………………………….. 1
A.Latar Belakang…………………………………………………………. 1
B.Tujuan……………………………………………………………………… 1
C.Manfaat Kegiatan …………………………………………………….. 1
D.Materi …………………………………………………………………….. 2
E.Waktu Penyuluhan dan Tempat ………………………………….. 4
F. Sasaran …………………………………………………………………… 4
G.Media Pengadian Masyarakat ……………………………………. 4
H. Metode ………………………………………………………………….. 5
I.Penutup ……………………………………………………………………. 5
Lampiran 1 : Daftar Hadir Peserta
Lampiran 2 : Leaflet
ii
ii
LAPORAN KEGIATAN
Latar Belakang
Penyuluhan Keluarga Berencana merupakan salah satu wadah bagi masyarakat dalam rangka mensejahterakan kehidupan berkeluarga di lingkungan masyarakat dengan pemberian informasi dan edukasi mengenai ruang lingkup keluarga baik dalam hal biologi, ekonomi, maupun sosial. Akan tetapi pada era ini, kebanyakan orang masih banyak memiliki anggapan bahwasanya KB hanya terbatas pada alat kontrasepsi saja. Padahal, dalam implementasinya KB memiliki ranah yang sangat luas mulai dari elemen orang tua, bayi, anak, remaja hingga lansia. Masyarakat pada saat ini juga kurang begitu merasa peduli atau merasa butuh terhadap informasi lebih seputar keluarga.
Menghadapi pertumbuhan pendudukan yang sulit dibendung dapat menyebabkan masalah sosial yang sangat komplek, maka ditemukan identifikasi masalah bahwa pertumbuhan penduduk harus diimbangi dengan lapangan pekerjaan, sehingga tidak menimbulkan kesengsaraan hidup yang berkepanjangan.
KB termasuk masalah yang kontroversional sehingga tidak ditemukan bahasannya oleh imam-imam madzhab. Secara umum, hingga kini di kalangan umat Islam masih ada dua kubu antara yang membolehkan KB dan yang menolak KB.
Tujuan
1. Meningkatkan pengetahuan tentang metode Keluarga Berencana
2. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman metode Keluarga Berencana ditinjau dari hukum islam
Manfaat Kegiatan
Kegiatan Penyuluhan ini diharapkan:
1.
1
Meluruskan persepsi masyarakat terhadap Keluarga Berencana ditinjau dari sisi medis dan hukum islam
2. Membantu masyarakat dalam pemilihan metode Keluarga Berencana sesuai hukum islam
Materi
1. Pengertian Keluarga Berencana
KB adalah singkatan dari Keluarga Berencana. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997), maksud daripada ini adalah: “Gerakan untuk membentuk keluarga yang sehat dan sejahtera dengan membatasi kelahiran.” Dengan kata lain KB adalah perencanaan jumlah keluarga. Pembatasan bisa dilakukan dengan penggunaan alat-alat kontrasepsi atau penanggulangan kelahiran seperti kondom, spiral dan sebagainya.Untuk menghindari kehamilan yang bersifat sementara digunakan kontrasepsi sedangkan untuk menghindari kehamilan yang sifatnya menetap bisa dilakukan sterilisasi.
2. Tujuan Keluarga Berencana
Secara umum tujuan Keluarga Berencana adalah meningkatkan kesejahteraan ibu, anak dalam rangka mewujudkan NKKBS (Normal Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera) yang menjadi dasar terwujudnya masyarakat yang sejahtera dengan mengendalikan kelahiran sekaligus menjamin terkendalinya pertambahan penduduk.
Secara Khusus tujuan Keluarga Berencana antara lain Meningkatkan jumlah penduduk untuk menggunakan alat kontrasepsi, menurunnya jumlah angka kelahiran bayi, dan meningkatnya kesehatan Keluarga Berencana dengan cara penjarangan kelahiran
3. Hukum Keluarga Berencana
a. Tahdidun nasl/ membatasi kelahiran
2
Membatasi kelahiran jelas hukumnya terlarang karena bertentangan ajaran Islam. Baik dengan alasan tidak bisa mencari rezeki ataupun susah mengurus anak.
“Anas bin Malik berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alihi wa sallam
memerintahkan untuk menikah dan melarang keras untuk membujang dan berkata, “Nikahilah wanita yang sangat penyayang dan yang mudah beranak banyak karena aku akan berbangga dengan kalian dihadapan para nabi pada
hari kiamat ”
[HR Ibnu Hibban 9/338,Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Irwa’ no 1784].
b. Tandzimun nasl/ mengatur kelahiran
Hal ini boleh jika dengan alasan kesehatan dan berdasarkan saran dari dokter yang terpercaya, karena jika sudah jelas berdasarkan fakta dan penelitian bahwa itu berbahaya maka tidak boleh dilakukan. Allah Ta’ala berfirman :
“Janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat
baik.” [Al-Baqarah: 195]
4. Metode Keluarga Berencana
a. Alami
· Sistem kalender/pantang berkala
· Azl/coitus interuptus
Perkataan sahabat Jabir r.a “Kami (para sahabat) melakukan azl di jaman rasulullah SAW” ( HR. Bukhari No. 5207/5208-5209, Muslim No. 1440)
· Kondom
3
Hukum memakai kondom adalah mubah dan diperbolehkan oleh syariat. Kondom bisa kita qiyaskan dengan’azl karena alasan illat adalah mencegah tertumpahnya sperma ke dalam rahim. Maka hukumnya juga mubah.
b. Non Alami :
· Hormonal (pil, susuk, suntik) KB hormonal pada sebagian orang dapat mengganggu siklus haid, sebaiknya dihindari menggunakan KB jenis ini sesuai dengan hadist
“ Sesungguhnya, haid adalah ketetapan/kodrat yang Allah tetapkan bagi para wanita keturunan Adam” (HR. Bukahri dalam bab Haidh dan Muslim)
· AKDR/IUD
Cara kerja AKDR/IUD menciptakan ladang steril dalam rahim, meningkatkan kekentalan lendir rahim, menciptakan lingkungan yang tidak nyaman untuk hidup sperma, ovum maupun zygot. Terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenaik metode jenis ini. Yang mengharamkan berpendapat bahwa terdapat resiko membunuh zygot yang terbuahi secara tidak sengaja.
· Tubektomi dan Vasektomi
Istilah awam disebut steril yaitu metode membuat laki-laki atau wanita tidak bisa mempunyai anak selama-lamanya. Metode ini haram karena membuat wanita atau laki-laki tidak bisa membuat keturunan selamanya dan termasuk mengubah ciptaan Allah dengan melakukan invasif pada tubuh dengan alasan yang kurang benar.
Waktu dan Tempat Penyuluhan
Waktu penyuluhan selama 1 jam dengan rincian 30 menit pembahasan materi dan 30 menit tanya jawab atau sharing. Dilaksanakan pada 24 April 2017 di TPQ Ussisa Alat Taqwa
Sasaran
4
Sasaran dari penyuluhan “Penggunaan Kontrasepsi Ditinjau Dari Perspektif Hukum Islam” adalah wali santri TPQ Ussisa Alat Taqwa.
Media Penyuluhan
Media yang digunakan dalam Penyuluhan adalah
· Power Point
· Leaflet
· Alat KB seperti kondom dan pil
Metode
Metode penyampaian yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi.
Penutup
Kegiatan Penyuluhan yang mengangkat judul “Penggunaan Kontrasepsi Ditinjau Dari Perspektif Hukum Islam” diharapkan dapat dijadikan bahan rujukan dan informasi oleh masyarakat untuk memilih program Keluarga Berencana yang sesuai dengan syariat islam. Dengan menjadikan hukum islam sebagai landasan kehidupan maka akan terbentuk keluarga yang sejahtera dan penuh keberkahan.
5
5
DAFTAR HADIR PESERTA
“PENGGUNAAN KONTRASEPSI DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM”
Hari : Senin
Tanggal : 24 April 2017
Tempat : TPQ Ussisa Alat Taqwa Kejapanan Gempol
No
Nama
TTD
manfaat sekali