Dua dan Untuk Pertama Kalinya
Dua kali kumelihat kau bermandikan cahaya bulan Satu malam itu aku terpana oleh sosokmu yang merona Namun kau menyangkalnya Kau bilang: โAku bukan bintang yang mampu berpendar di mata siapapun.โ
Dua kali pula aku melihatmu meranjut pesona di bawah tirai malam itu Dan untuk pertama kalinya aku berkata: โAku bukanlah siapa-siapa pula. Karenanyalah di mataku kau selalu bisa menjadi..โ โyang teristimewa.โ




















