Aku akan mencintaimu seperti embun, meneruskan bulir dinginnya pada dedaun yang perlahan jatuh diatas nun.
Aku akan terus mencintaimu, seperti dulu, sejak kita bersama, dari ada ke segala, hingga menuju masa di mana kita saling meniada.
Aku akan mencintaimu bersama sama waktu di sepanjang jarak, mengumpulkan rindu pada sirip temu yg dulu berserak.
Aku mencintaimu, sore itu, Hingga kini, dan akan nanti.











