panggung itu punya sejarah baru. bersisian kita, hitam-hitam. tak ada yang istimewa. satu per satu lagu kesayangan didendangkan. tak ada yang berdesir lagi. tak ada air mata lagi. aku melupakanmu sepenuhnya. barangkali ia yang di sisiku banyak andil akan itu. tapi siapa aku baginya adalah persoalan lain. seberapa besar artinya aku untuknya? apa sebesar ia untukku? yang setengah mati coba ku nafikan. jika saja aku tak takut terluka sekali lagi.













