Pentingnya Menjaga Kebersihan
Di tengah maraknya virus COVID-19, kita disadarkan betapa menjaga kebersihan itu penting. Yang tadinya kita tidak pernah mencuci tangan sehabis melakukan aktifitas, kini kita rutin mencuci tangan kita sampai bersih sekali. Dan itu adalah sebuah hal yang sudah sepatutnya kita lakukan, menjaga kebersihan. Banyak orang menganggap remeh hal ini. Sampai disadarkan oleh hal yang dianggapnya remeh tersebut.
Pemerintah dan para ulama telah berfatwa, 'sholatlah kalian di rumah-rumah kalian'. Khususnya di wilayah rawan wabah. Bagaimana dengan wilayah aman dari wabah atau belum ada kasus sama sekali? Para ulama membolehkan shalat berjamaah dengan himbauan membawa sajadah sendiri dan dianjurkan tidak merapatkan shaf, menjaga jarak. Hal ini tentunya menjadi salah satu bentuk ikhtiar orang-orang yang masih memutuskan untuk shalat berjamaah di masjid. Dan tentunya akan lebih baik bila mendirikan sholat di rumah saja di tengah wabah seperti sekarang ini.
Sikap sadar akan kebersihan diri sendiri teramat penting di sini. Jangan sholat berjamaah di masjid apabila dalam keadaan flu, batuk, kurang sehat, badan masih bau keringat, rambut bau matahari, ketiak bau masam, dan mulut mengeluarkan aroma yang sangat mengganggu bahkan kepada diri sendiri. Banyak orang tidak sadar akan hal ini. Bahkan Rasulullah Shallahu 'alaihi Wa Sallam telah bersabda, hadits dari sahabat yang mulia, Jabir bin Abdillah Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ أَكَلَ الْبَصَلَ وَالثُّومَ وَالْكُرَّاثَ فَلَا يَقْرَبَنَّ مَسْجِدَنَا ، فَإِنَّ الْمَلائِكَةَ تَتَأَذَّى مِمَّا يَتَأَذَّى مِنْهُ بَنُو آدَمَ
“Barangsiapa yang memakan bawang merah, bawang putih dan bawang kurrats, maka janganlah dia mendekati masjid kami, sebab malaikat merasa terganggu dengan bau yang mengganggu manusia.” (HR. Muslim 564)
Pemahaman yang benar, hadits ini tidaklah menunjukkan bahwa makan bawang hukumnya dilarang, apalagi haram. Namun hadits ini menunjukkan bahwa yang makan bawang, dia tidak boleh hadir dalam sholat berjamaah sampai dia hilangkan dulu pengaruh bau mulutnya karena makan bawang. Karena sesuatu yang mengganggu manusia juga mengganggu malaikat. Tentunya kita harus mengimani bahwa malaikat pun turut hadir di masjid ketika kita sholat berjamaah di masjid. Riwayat lain, bahkan Rasulullah Shallahu 'alaihi Wa Sallam juga menyuruh kita untuk membersihkan bau mulut ketika hendak sholat sebagaimana hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ وُضُوءٍ
“Seandainya tidak memberatkan umatku, sungguh aku akan memerintahkan mereka bersiwak setiap kali berwudhu.” (HR. Bukhari)
Betapa sayangnya Rasulullah Shallahu 'alaihi Wa Sallam kepada umatnya hingga beliau tidak ingin merepotkan umatnya. Kini, saatnya kita membalas rasa sayang dan cinta Rasulullah Shallahu 'alaihi Wa Sallam dengan minimal setidaknya menjaga kebersihan diri hingga sampai orang lain nyaman berada di satu lingkungan dengan kita. Khususnya ketika hendak sholat. Sampaikan kepada teman-teman, orang tua, dan kerabat lainnya agar selalu menjaga kebersihan diri. Karena sesungguhnya islam tidak hanya menghimbau untuk menjaga kebersihan, tapi juga menjaga kesucian.