Thank you to everyone who got me to 50 likes!
Hehehehe thanks oll

PR's Tumblrdome
The Stonewall Inn
almost home
No title available
occasionally subtle
🪼

@theartofmadeline

Love Begins
Fai_Ryy
No title available

bliss lane
taylor price
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
sheepfilms
The Bowery Presents
h
EXPECTATIONS
★
Not today Justin

titsay
seen from Indonesia
seen from Venezuela
seen from Italy

seen from United Kingdom
seen from Canada
seen from Russia

seen from France
seen from Italy

seen from Oman

seen from France
seen from United Kingdom
seen from Japan

seen from United States

seen from Colombia

seen from United States
seen from Canada
seen from United States
seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from Bangladesh
@pilaukita
Thank you to everyone who got me to 50 likes!
Hehehehe thanks oll
— Rachel Mennies, from The Naomi Letters "April 18, 2017" (via lunamonchtuna)
Jika ada waktu
Jika rindu
Dan jika kau mau
Mari bertemu
Tolong ajak aku untuk bertemu
Aku rindu
Sebenarnya
Aku tidak terlalu suka hari ulang tahunku
Aku juga tidak menunggu-nunggu
Aku tidak berharap untuk diucapkan
Bahkan aku tidak berharap untuk diingat
Namun, selayaknya mendapat uang 5000 di celana yang sudah lama tak terpakai
Selayaknya hujan turun saat sedang di rumah dan membaca buku.
Selayaknya ada pengumuman tidak pergi ke kampus karena kelas dibatalkan
Selayaknya semua hal sederhana yang membuat senang jiwa dan raga
Ternyata menjadi "diingat" memang sebahagia ini ya?
Terima kasih
Terima kasih banyak ya
Untuk hari ini
H
Mewakili semua
On again, off again
Love you like oxygen
I don't know what to say or do.
Selayaknya bunga bunga yang gugur karena musim
Selayaknya hujan yang turun karena musim
Dan selayaknya surat yang tidak dibaca walau dikirim
Tau apa yang terjadi, mengerti mengenai situasi, tapi tidak bisa berbuat lebih
Hanya bisa duduk, menangis, dan menyendiri
Hanya bisa bernyanyi, teriak, dan merenungi
Mungkin suatu hari akan bertemu kembali
Mungkin suatu hari akan merangkai kembali
Mungkin suatu hari akan indah kembali
Namun yang pasti, saat ini
Aku hanya sendiri, meratapi bunga yang berjatuhan
Membiarkan hujan membasahi tanpa menahan
Membaca ulang semua surat yang tak pernah dikirimkan.
Sudah lama tidak menulis apapun di sini
Ingin memulai dari awal lagi
Semoga kali ini bisa langsung dari hati, tanpa ada yang ditakuti dan berjangka panjang sampai akhir nanti
Write for your heart.
Not for a trend. Not for a loved one. Not for a director. Not for a reader. Not for a publisher.
But for your heart.
Your heart would ramble about all the things it was villainised for feeling.
And don't abandon writing. Because you'd be abandoning yourself.
ARAH
Kita semua gundah
Kehilangan arah
Akankah bisa manusia menjadi apa-apa
Tanpa Ibunda yang melahirkannya?
Rasanya terlalu naif jika kita berkata "baik-baik saja"
Nyatanya?
Kepala penuh dengan pertanyaan yang itu-itu saja.
"Aku akan jadi apa?"
"Bagaimana hidupku nanti?"
"Apakah aku bisa mewujudkannya?"
Kata Ibu "jangan memikirkan hal itu terlalu jauh"
Aku sudah mencoba untuk acuh, tapi apa? malah terpacu semakin laju
Akh aku ragu
Entah jalan mana yang akan ku tuju
Aku harap tidak jauh dari harapan Ibu
Dan sekali lagi gundah merekah
Angin sore menerpa wajah
Aku di sini mencari arah
Jangan
Karena kita takut
Kita terlalu terburu-buru, hingga akhirnya berakhir dengan penyesalan yang menyeluruh
Karena
Pada dasarnya
Kita semua sama, sama-sama takut dan berakhir memeluk lutut
KEBANYAKAN
Manusia memilih pergi, walau mereka tahu itu menyiksa diri.
Ga papa
Untuk ga baik-baik aja
Karna itu emang udah kuadratnya, kuadrat kita, para penghuni dunia
Terkadang
Tanpa kau sadari, orang yang membuatmu bahagia, adalah orang yang paling kau benci sedunia
Berharap aja
Kalo kalian bakal sukses, bakal buktiin pada dunia kalau kalian itu bisa.
Karna tuhan bersama prasangka hambanya.
Tidak
Meminta kalian untuk perduli. Hanya meminta kalian untuk menghargai.