obsessed with 2/3 members of this trio and the third is on a fucking List
seen from Russia
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Yemen
seen from Indonesia

seen from Jordan
seen from Russia
seen from Saudi Arabia

seen from United States
seen from United States
seen from Greece

seen from United Kingdom
seen from Poland

seen from United States
seen from Ireland

seen from Ireland
seen from Netherlands
obsessed with 2/3 members of this trio and the third is on a fucking List
KARMA
— Sebuah Konsekuensi Logis —
──────────────
“Hidup terkadang hanya mengarahkan pada pengertian yang lebih dalam: bahwa di balik setiap tindakan ada harga yang harus dibayar—mungkin inilah cara karma bekerja.”
Dalam pandangan yang lebih realistis, karma bukanlah sistem hadiah atau hukuman dari langit.
Tidak ada otoritas kosmik yang mencatat perbuatan manusia untuk kemudian membalasnya secara misterius.
Karma bergerak dengan cara yang lebih sunyi, lebih sederhana, dan justru lebih tak terhindarkan:
──────────────
Karma adalah konsekuensi logis dari pilihan dan tindakan kita—cepat atau lambat, langsung atau tidak langsung.
──────────────
Tindakan melahirkan pola.
Pola melahirkan kebiasaan.
Kebiasaan membentuk karakter.
Dan karakter, pada akhirnya, menata arah hidup kita.
Di situlah karma bekerja—bukan sebagai balasan supranatural, melainkan sebagai hukum keterhubungan antara tindakan dan hasilnya. Sebuah jaringan sebab-akibat yang kita rajut dengan tangan kita sendiri, sadar ataupun tidak.
Seperti yang digagas Aristoteles dalam Nicomachean Ethics:
“We are what we repeatedly do.”
Dan mungkin di sanalah letak kebijaksanaan sejati:
bahwa hidup tidak pernah membalas perbuatan kita melalui keajaiban, melainkan melalui diri kita sendiri—melalui apa yang kita ulang, kita pilih, dan kita bangun setiap hari.
Pada akhirnya,
Karma bukan tentang menunggu balasan. Karma adalah menjalani balasan yang kita ciptakan sendiri—hari ini.
.
.
.
Ada kematian yang tak diumumkan, hanya sunyi merayap ke sela-sela dada, memburamkan kompas arah, sementara harap memudar seperti cahaya ditelan kabut
I might have ended up trying to make a Cobra Commander playlist. But I ran out of ideas after these, I guess I don't know a lot of the right kind of songs.
Red Right Hand (Arctic Monkeys)
Applause (Lady Gaga)
Cold Hearted (Paula Abdul)
Primadonna (Marina)
Good To Be King (Antonio Banderas)
Emperor's New Clothes (Panic! At The Disco)
Suggestions?
Diam tak selalu berati kalah. Mereka bilang lebih baik pasrah. Sebagian memaksa menyerah.
Tidak, aku hanya sedang menghitung langkah. Mungkin benar semua tak luput dari rasa gundah. Tak bermaksud serakah.
HIDUP MEMANG PERLU ARAH
-skrizka, 5 Mar 26
radar
aku merasa sudah memakai radarku dengan baik. tapi arah cerita tentangmu selalu tidak tertebak.
aku merasa sudah memakai radarku dengan baik. tapi kecepatan gerak menjauhimu seolah bernilai nol.
aku merasa sudah memakai radarku dengan baik. tapi jarak rasa untukmu menjadi sulit diukur.
aku merasa telah kehilangan fungsi radarku.
CC showing blatant favouritism towards his boyfriend
And I mean who can blame him