Dari papasan,kita saling tatap lagi.
Aduh bulu matamu arem-arem, teduh
Bikin luka. berkibar-kibar.
Mulai keruh, kenang, dalam hati.
Saling mati.
Gelagapan kita semakin keras kemangi melayu.
Bandung, Rabu 27 Februari 2019.

shark vs the universe
Sade Olutola

Love Begins
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

Andulka
ojovivo
No title available

#extradirty

oozey mess
dirt enthusiast
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
i don't do bad sauce passes

JBB: An Artblog!
Claire Keane
Game of Thrones Daily
styofa doing anything

No title available
$LAYYYTER

★

祝日 / Permanent Vacation
seen from Türkiye

seen from T1
seen from Malaysia
seen from Portugal
seen from United States
seen from T1
seen from United States
seen from United States
seen from Malaysia

seen from T1

seen from United States
seen from United States

seen from Australia

seen from T1
seen from Germany

seen from T1
seen from Türkiye
seen from United States

seen from South Korea
seen from United States
@pranadjayaa
Dari papasan,kita saling tatap lagi.
Aduh bulu matamu arem-arem, teduh
Bikin luka. berkibar-kibar.
Mulai keruh, kenang, dalam hati.
Saling mati.
Gelagapan kita semakin keras kemangi melayu.
Bandung, Rabu 27 Februari 2019.
Isa yang tersisa
Aku rindu saat jemariku begitu bersemangat menulis segala rasa tentangmu, namun...
Sekarang saatnya untuk jemariku yang menulis secercah sisa-sisa hidupku, untuk lebih bermanfaat bagi-Nya
Kering
Spesial bagi para pemeluknya.
Tak berbuah bagiku ini detiknya.
Keramaian belaka menyelundup.
Sebesat kesepian diakhir tahun ini.
Semoga 2018 melahirkan hasil.
Bandung, Jumat 29 Desember 2017.
Lalu lalang pahibut
Keramaian makluk menyamar mata.
Lampu-lampu remang hiasi kebingungan.
Menanyakan keadaan suatu peristiwa.
Keributan terdiam paling diam.
Kedekatan terpisah karna murka.
Sudahlah wahai Krisna jangan beremosi.
Bandung, Jumat 29 Desember 2017.
Keacuhan penjuru
Raut memarut muram.
Pertemuan tak sehangat senja.
Adik memberi tanya.
Sepat mata membuang silahturahmi.
Bandung, Jumat 29 Desember 2017.
Angin ribut
Penghujung mata pensil membekas perih.
Terpelanting getar-getir kecemasan.
Pengidapan ini sudah menghantui perselingkuhannya.
Meradang-meradang hati bak anak kelinci.
Bandung, Jumat 29 Desember 2017.
Bersatulah kita!
Tanah ini tanah persatuan
Lahan bersama yang melahirkan ragam budaya dan suku bangsa.
Wahai kalian pembelot pemecah belah bangsa
Tanah ini bukan untuk dijadikan permainan politik
Sebagaimana mestinya, majukanlah atas nama persatuan Indonesia.
Bandung, Jumat 29 Desember 2017.
Haiiss!!
Sebelum kau menusuk, seberapa dalam...
Aku terkulai, pahaku sudah menjadi gula merah.
Yang kau geprek secara ngawur di ronde jahemu.
Kau aduk dirimu dalam aduhh ku!!
Bandung, Kamis 7 September 2017.
Permen yupi
Terdengar lagi swaramu, empuk dan merdu. Persis kaki-kaki mercy dan sempitnya smart two. Di dalam dashboardku;
Ku rogoh dengan mesra nya. Semesra kerinduan tesla yang memang mahal harganya.
Dimalam ini di depan senayan kita mengunyah sendiri. Saat itu kita bulan madu.
Bandung, Kamis 7 September 2017.
Matatinek
Laki dan nalurinya. Matatinek melirik desah gerak-geriknya. Kesunyian mengurung dalam kamar biduannya.
Memarut kunyit.
Memuntahkan nikmatnya..
Bandung, Kamis 7 September 2017.
Lidah kucing
Hatiku terbuat dari sebuah oven. Setiap selesai berbunyi “ting”. Sekali dibuka cuma ada kue lidah kucing. Itupun tak pernah menjadi kucing.
Bandung, Kamis 7 September 2017.
Pulang subuh
Terminal yang krik-krik. Bus-bus yang kosong. Malam mencekam roda-roda. Kuingat lagi tubuh-tubuh;
Yang pernah bermain denganku
Tersusun paralel menjadi sinyal wifi.
Bandung, Kamis 7 September 2017.
Setelah rabu abu
Penglihatan menyirat pedasnya samyang. Kucari seekor chihua-hua. Menembus kabut tepung beras rose brand. Aku dan rokok tak saling bertengkar, Perihal siapa yang harus terbakar duluan; Di paru-paru..
Bandung, Kamis 7 September 2017.
Tepung beras rose brand
Temukan ice cokelatku dimanisnya mulutmu. Pergilah! kejar kesuksesanmu untuk menjadi brownies amanda. Saat adonan-adonan ini sudah mulai mengering di cetakanmu, Semu, semulah kita Sebagai tiramisu yang mulai memasam.
Bandung, Kamis 7 September 2017.
Trick&ntik
Siapa yang tidak gemetar Pada senjanya seminyak Gemuruh rel kereta api yang sebentar Lamunan yang bikin jadi pucat pasi
Pria,setengah telanjang Berkaki ular Menjadikan tidur begitu asing bagi mimpi Seseorang yang begitu cemburu Selalu menjaga kecantikannya
Pada malam yang sebentar ini, Pria akan bernyanyi Siapakah, siapakah? yang tidak gemetar Bertemu pada malam yang gelap Dengan nasibnya sendiri
Bandung, Selasa 5 September 2017.
Atas penyengajaannya
Kulihat kau mengulurkan tangan seperti hendak menyentuhku. Akankah sentuhan itu mengulurku? Barangkali kau akan selalu cemas Seperti aku, Aku yang memang tak selalu bisa meyakinkanmu.
Dan kusentuhkan bibir ini pada ruas ruas jemarimu. Anggaplah sebuah aforisma,ujarku. "Bagaimanakah.." bisikmu. Sembari menumpangkan dagu pada pahaku. Jika akhirnya justru Kitalah yg mengkhianati orang lain? Kulihat kecemasan tersebar di hamparan pasir dewata. Arah angin lah yang mempertemukan kita. Aku akan mengerti kesengajaan ini. Airmata yang begitu panas.
Bandung, Selasa 5 September 2017.
Sekehabisan nya
Tidur penghabisan Setelah puluhan puisi Menjadi demam atas tubuhmu Sebuah lagu penghabisan untukmu Dengarlah, sebagaimana dulu Lantunan itu berdendang Menyiaratkan pernyataan cintaku Sebuah kesudahan Yang sudah berkehabisan Adalah aroma yang usang pada geladak kapal Aransemen dekut burung hantu Yang sesekali gugur Kedalam kantukmu
Bandung, Minggu 3 September 2017.
#poeticguy #peranakancinaarab #poet #poetry #poem