Buat kali ini,
Izinkan pula aku menjadi puisi,
Yang ditulis antara rembang senja dan kaki langit kejauhan,
Biarkan aku pula yang menjadi metafora,
Bintang dan bulan,
Hiperbola malam yang menggila,
Apakah rasanya?
Hidup di dalam puisi-puisiku?
Yang melagukan rindu dan bersorak cinta?
Apakah rasanya menjadi lukisan dan ukiran bunga-bunga?
Aku juga teringin menjadi sekumpulan puisi dan namaku terabadi.










