Catatan Better Than Yesterday Sesi 6 KNOWING YOURSELF : SENI MENYIKAPI DIRI 𝚄𝚜𝚝𝚊𝚍𝚣 𝙱𝚞𝚍𝚒 𝙰𝚜𝚑𝚊𝚛𝚒, 𝙻𝚌 𝚍𝚒 𝚝𝚊𝚗𝚊𝚑 𝚠𝚊𝚔𝚊𝚏 𝙼𝚊𝚍𝚛𝚊𝚜𝚊𝚑 𝙰𝚕-𝙵𝚊𝚝𝚒𝚑 𝚂𝚒𝚝𝚞 𝙳𝚊𝚞𝚗 > Allah ingin memasukkan dalam diri kita 𝗸𝗲𝘀𝗲𝗶𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 🤎 Mungkin kita kehilangan sesuatu; harta, orang yang kita cintai, kesempatan yang sudah kita nanti, kehilangan karya yang sudah lama kita upayakan, dll. > Allaah mengajarkan kita untuk cepat 𝗺𝗼𝘃𝗲 𝗼𝗻 1. Kamu jangan putus asa, jangan terlalu lama-lama berduka atas apapun yang hilang dari dalam hidupmu, mungkin sedih, mungkin menangis? Boleh … tetapi jangan hancurkan dirimu untuk selalu dalam kedukaan. 2. Segera bangkit, keluar dari kesedihan ini 3. Kesedihan boleh hadir tapi hanya boleh sesaat, setelah itu songsong hari esok 4. Malam sepanjang apapun pasti ada pagi, matahari akan terbit kembali 5. “Kalian juga jangan terlalu senang kalau mendapat kenikmatan, jangan melampaui batas. Kata 𝙏𝙖𝙛𝙧𝙤𝙝𝙪 dalam Alquran bermakna: kesenangan yang negatif, melampaui batas, sampai memunculkan kesombongan. Sebagaimana yang terjadi pada Qorun (orang yang paling kaya pada masa Nabi Musa Alaihi Salam) > Allaah mengajarkan kita untuk TIDAK berlebihan dalam bersuka cita 1. Suka cita mengantarkan kita pada lupa diri dan kesombongan 2. Ayat ini merupakan rangkaian dari ayat sebelumnya (ayat 22), “Apapun musibah yang menimpa di bumi ini, ataupun di dirimu, semuanya sudah Allaah catat di dalam catatan Allaah, catatan takdir Allaah, semuanya, dan itu mudah bagi Allaah Subhanahu wa Ta’ala.” Recap. 1. Tanamkan keseimbangan dalam diri kita. 2. Tanamkan kuat-kuat, install ini ke dalam diri: >> Ketika sedang bahagia, banyak nikmat, ganjal dengan syukur, karena syukur menjadi batas atasnya, agar ketika kita naik/berada di atas, kita tidak sombong. >> Ketika sedang banyak musibah, ganjal dengan sabar, agar tidak terlalu turun dan berada di jurang kehancuran. 𝘞𝘢𝘭𝘭𝘢𝘩𝘶 𝘛𝘢’𝘢𝘭𝘢 𝘈’𝘭𝘢𝘮 𝘉𝘪𝘴𝘩𝘢𝘸𝘢𝘣 Kota Malang, 4 Sya’ban 1443 H/7 Maret 2022 𝘉𝘢𝘢𝘳𝘢𝘬𝘢𝘭𝘭𝘢𝘩𝘶 𝘧𝘪𝘪𝘬, Alfaqir #tulisanumma #BetterThanYesterday https://www.instagram.com/p/Caz3s6jB-GP/?utm_medium=tumblr