Aku dan Dia Kami hidup di dalam dunia kami sendiri, yang kami bangun dalam indahnya harapan dan imajinasi. Kami bahagia terhadap dunia yang kami jalani, walau pun tidak semua orang akan suka dan mengerti. Semua tanpa rencana, tanpa arsitek selain dari Sang Maha Arsitek.
Kami bisa bahagia, bahkan sangat bahagia di dunia kecil kami ini, terkadang ada sedikit pertengkaran kecil, namun semua segera sirna karena saling sayang dan cinta. Ada kecemasan dan ketakutan yang terkadang tiba-tiba datang, yang seakan membuat gempa dan badai dunia kami. Sedih... takut... dan juga bingung yang Aku dan Dia rasakan, tapi aku akan selalu mencoba menguatkan, bahwa ada kuasa tak kasat mata oleh Sang Maha Kuasa.
Kini dunia kecil kami seakan kekeringan, walau terkadang masih ada embun yang membasahi dipagi hari hati, ada gerimis tak terduga yang tiba-tiba turun. Tapi aku tidak akan menyerah, aku akan terus berusaha, untuk mewujudkan dunia kecil kami segera menjelma nyata di dunia fana yang sudah teramat tua ini.
Wahai Allah Dzat yang Maha Kuasa atas segala sesuatu... aku yakin engkau selalu menatap kami dengan sifat Kasih Sayang-Mu. Engkau pasti selalu mendengarkan doa-doa kami, yang siang dan malam terhantar kepada-Mu. Hanya kepada-Mu kami berharap dan hanya kepada-Mu pula kami meminta pertolongan, dan kami yakin atas segala janji dan pertolongan-Mu atas kami.
Demi Sifat kasih sayang-Mu, Duhai Sang Maha Cinta, karena cinta-Mu kami saling memiliki rasa ini, Engkau letakkan masing-masing rasa ini di hati kami, dengan kasih sayang-Mu pula kami bisa merasakan betapa bahagianya kami karena ini semua. Semua tidak pernah kami minta, tidak kami rencanakan, tidak kami niatkan. Namun wujud indah-Nya kasih sayangmu lah yang membuat keterikatan antara dua jiwa untuk menyatu. Maka kami mengemis Ridho-Mu, belas kasih dan pertolongan-Mu untuk kami.
Tapi aku tak akan henti bersyukur... atas rasa bahagia yang telah Engkau curahkan diantara aku dan dia, dan berilah kami sedikit lagi kesabaran untuk bisa melihat indahnya takdir-Mu atas kami, yang mustahil hanya berjalan begitu saja, karena aku sangat yakin atas rahasia ketentuan-Mu yang tidak bisa di fahami oleh sembarang makhluk ciptaan-Mu.
Dunia kami ini indah, amat sangat indah, yang tidak bisa dilihat dan dirasakan oleh selain kami oleh-Mu. Maka nyatakan dunia kami ini agar semua orang tercinta kami pun bisa masuk merasakan dan menikmati keindahannya, sampai kami semua berkumpul di dunia keabadian.















