Bukan hanya kamu, banyak orang yang ternyata juga sedang berjuang menjalani pilihan-pilihan hidupnya yang amat sulit mulanya untuk di pilih. Namun, seiring dengan pemahaman dan hidayah Allah, satu persatu fitnah dunia bisa berusaha ditinggalkan walau susah payah, tidak jarang berdarah-darah.
Banyak kisah terdahulu, maupun saat ini. Ketika orang-orang yang memegang prinsip Agama dibilang "mabuk agama", menggenggam prinsip Agama menjadi tabu, berat, panas, berkorban dengan air mata seperti sedang menggenggam bara api yg jika digenggam membakar tangan sendiri, namun panasnya harus dirasakan supaya Allah ridho.
Tenang, kamu bukanlah orang satu-satunya yang sedang berusaha meninggalkan berbagai hal haram, kamu bukan orang satu-satunya yang sedang berjuang melawan ketakutan ketika sudah mengenakan hijab lebar, kamu juga tidak sendirian dalam menjalani pilihan tidak bermudah-mudah ber ikhtilat dan sebagainya sehingga kamu khawatir sulit bergaul dll. Kita bukan satu-satunya.
Ikhlas dalam menjalani pilihan hidup tersebut yang akan membawa kita pada ketenangan penjagaan Allah, walau dalam pandangan manusia mustahil/jauh dari bisa. Ikhlas yang juga akan membawa kita pada rasa cinta atas pilihan² tersebut sambil berdoa dan mengerja "semoga Allah Ridho"













