Ahhh, sudah lama sepertinya aku tidak menulis. Bukan karena malas, atau mungkin memang malas untuk mengakui itu. Hari ini aku, dan beberapa kawan, yang terlibat di proyek Acer, aku sih tidak terlibat, datang mengunjungi sebuah panti asuhan. Dalam Islam, ada 2,5% dari rezeki kita itu bukan milik kita. Aku juga percaya, lewat sedekah, rezeki akan bertambah. Temanku, Deo, sering menulis dalam status BBMnya, "Bayarlah Kesusahanmu dengan Sedekah". Kawan, matematika Alloh itu rumit, aneh, dan menakjubkan. Sampai saat ini aku belum pernah melihat orang yang bersedekah rezekinya dikurangi atau tiba-tiba jatuh miskin, kalau jatuh cinta sering terjadi. Ohh iya, kalian tahu adikku, yang seorang stand up comedian itu, kemarin dia berhasil mendapatkan juara 2, di sebuah acara stand up di salah satu stasiun tv. Dia mendapatkan hadiah, 10juta, sebuah nilai yang besar, untuk anak yang hidupnya di kampung. Dari penghasilannya di stand up dan aku di duniaku, MC dan manggung komedi, kami membeli motor -walaupun bekas-, PS3, TV Led 40inch, kursi tamu. Bukan bermaksud sombong, hanya ingin menunjukan kekuatan dari SEDEKAH. Kami *aku dan adiku* sedari kecil, sudah diajarkan untuk menyisihkan 2,5% dari penghasilan yg didapat untuk mereka yang membutuhkan. Sedekah ibarat pintu masuk menuju jalan tol, kita membayar, tapi setelah itu kita dihadapkan pada jalan kosong tanpa hambatan. Ohh iya, satu hal lagi, jangan lupa dzikir, aku sempat heran, kok adikku ini ramai sekali stand up nya, padahal yang lebih lucu dari dia banyak, ternyata kuncinya ada di DZIKIR, aku yang selepas sholat hanya baca doa dan harapan, kemudian melanjutkan aktivitas lagi. Adikku, dia khusyu sekali saat berdzikir, jd malu aku dibuatnya, terima kasih telah mengajarkan. Sekali lagi, Tuhan menunjukkan jalanNya, maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan. Selamat tidur !!! Selamat tidur untuk aku yang dinyanyikan oleh Senar Senja yang tanpa henti menyanyi, dan untuk kamu, yang sedang dihadapkan pada SOAP. Aku tidur duluan, bukan tidak mau menemani, kamu tahu aku tidak kuat begadang, aku lebih kuat mencintaimu. Selamat malam, Rena !