Ayam ayunai merupakan unggas lokal yang mempunyai ukuran sedang serta daerah dari perkembangannya dominan di Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Merauke. Untuk bisa mengenali ciri dari ayam ayunai sangat mudah karena memiliki leher yang tidak di tumbuhi oleh bulu. Hal ini disebabkan oleh Gen Na yang merupakan gen dominan paling berpengaruh terhadap pertumbuhan bulu yang sangat lambat pada bagian leher. Kepala Disnak dan kesehatan hewan provinsi Papua, Petrus Pasereng di Jayapura mengatakan bahwa ayam ayunai adalah ayam jenis khas dari Papua. Ayam ayunai memiliki karakteristik pertambahan berat badan yang lebih bagus jika dibandingkan dengan ayam jenis lainnya. Karena mempunyai berat yang stabil dan memiliki daging yang padat. Ayam ayunai memiliki tubuh yang sedang dan warna bulu cukup hitam karena perkawinannya secara alami di alam bebas tanpa adanya campur tangan dari manusia.
Kelemahan Ayam Ayunai
Mudah sekali terkena penyakit cacingan pada bagaian mata, yang di tandai dengan ciri mata berair dan kelopak mata melebar. Langkah dalam pengobatannya yaitu secara tradisional dengan memberikan tetesan air daun tembakau atau daun teh ke dalam mata ayam ayunai yang sedang sakit.
Ciri-Ciri Ayam Ayunai
Memiliki tubuh cukup besar.
Warna bulu dominan hitam dengan bagian sayap berwarna putih.
Warna kulit putih-kemerahan.
Warna jenger merah.
Warna paruh dan kaki kuning-kehitaman.
Bobot ayam ayunai pejantan berkiar 3.5 kg.
Bobot ayam ayunai betina berkisar 2.8 kg.








