Mengagumi itu boleh dan mudah, tapi akan menyakitkan jika sudah melampaui batasnya. Kamu saja yang mudah mengagumi secara berlebih hingga mudah hatimu sakit untuk kesekian kali, selama yang kamu jumpai itu manusia maka jangan berlebih dalam menyikapi, entah suka atau benci.
Sebab kamu tidak bisa mengatur takdir pertemuan dan perpisahan, tidak bisa pula mengatur rasa suka atau benci, hati itu sepenuhnya milik Allah. Mintalah pada-Nya soal ketetapan yang baik untuk masa depan, mohonkan pula soal kelapangan dada untuk setiap tulisan takdirmu nanti.
Bagaimana mungkin kamu bisa mengatakan hatimu kering? Sementara Allah yang menurunkan hujan pada setiap hati yang berharap dan berdoa. Bagaimana bisa pula kamu yakin akan kesulitan masa depan? Padahal Allah yang mempunyai kuasa atas kemudahan dan sukarnya urusan.
Barangkali yakinmu yang kurang matang, doanya yang kurang tinggi, dan sujudmu yang kurang rendah. Siapalah kita tanpa kehendak dan kuasa Allah? Mari kembali untuk mereparasi hati yang sudah terlalu sakit ini, menyegarkan rasa yang sudah lama kering tersebab jauhnya kita dari mata air kehidupan.
Doakan, lapangkan, dan lanjutkan langkah. Semoga Allah memberikan keberkahan dan perlindungannya untuk setiap langkahmu.
@jndmmsyhd














