Tentang luka.
Bagaimana bisa manusia mengeluh dan meronta-ronta akibat luka dalam sakitnya, padahal ia tahu betul, bahwasanya luka itu diberi oleh Allah Yang Maha Penyayang. Allah tidak dzalim kepada hamba-Nya. Allah Maha Adil.
Dikuatkan lagi tubuh dan hatinya. Dijaga perasaan dan sikapnya. Dikondisikan lisan dan jarinya.
Supaya tidak mengurangi pahala sabarnya.
Begitu ya,
Tetap saja semangat untuk bisa terus menjalani kehidupan fana ini, sekaligus menyiapkan bekal untuk kehidupan abadi kelak. In syaa Allah.
Semoga Allah angkat derajat, dan semoga Allah gugurkan dosa. Aamiin.
Semoga Allah subhanahu wa ta'alla memberikan kesabaran, memberikan kemudahan untuk terus taat dan istiqomah dalam jalan yang haq, aamiin.
- Juni 2022 M - Dzulqodah 1443 H -













