Ada banyak orang yang tidak sadar, bagaimana ia menyakiti dan memanfaatkan orang lain untuk kepuasan sendiri.
Lalu setelahnya ketika ia disakiti, ia hanya fokus pada bagaimana dirinya disakiti, tanpa ingat pernah menyakiti juga.
No title available
official daine visual archive
No title available
YOU ARE THE REASON
Lint Roller? I Barely Know Her
cherry valley forever
todays bird

oozey mess
EXPECTATIONS
Mike Driver
Game of Thrones Daily

roma★
Color Me Curious

ellievsbear
RMH

Game Changer & Make Some Noise
macklin celebrini has autism
ojovivo
The Stonewall Inn
NASA

seen from Canada
seen from United States

seen from Singapore
seen from United Kingdom

seen from Germany
seen from United States

seen from United States

seen from Singapore
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Ecuador
seen from United States
seen from Canada

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Saudi Arabia

seen from Finland
seen from United States
@saraswatiyayas
Ada banyak orang yang tidak sadar, bagaimana ia menyakiti dan memanfaatkan orang lain untuk kepuasan sendiri.
Lalu setelahnya ketika ia disakiti, ia hanya fokus pada bagaimana dirinya disakiti, tanpa ingat pernah menyakiti juga.
“Akan ada hari di mana aku tidak mencintaimu lagi. Tidak takut bertemu senyum yang seperti itu lagi. Tidak masalah jika namamu hilir mudik di telingaku lagi.Akan ada hari di mana aku tersadar, bahwa mencintaimu adalah kesalahan yang cukup kulakukan sekali saja.”
— (via mbeeer)
#RandomTalk Udah sebulan terakhir dipaksa-paksa main, di ajakin berkali-kali tp gue nolak. Karena ga penting dan ga bermanfaat, potensi dpt jodoh kaga ada, potensi dapet duit kaga ada, buang2 umur doang. Biasa aja jg, ga seneng2 amat karena masih sekitaran jakarta. Bosen~
Barusan di VC suruh main lain, gue menolak trs dia nunjukin daerahnya rame orang pd ngumpul, ada bocah di tanyain satu-satu
"takut kopit ga?"
"Ada kopit ga?"
Ada kali 5 bocah ditanya gitu disuruh jawab "ngga"
Pengen ngomong "kok ada ya org tolol bgt"
Trs ngasih tau "gausah di pikirin mulu kopit2 mah"
Lah siapa yg mikirin, gua jg ga mikirin, aktivitas primer ttp berjalan lancar, belanja kebutuhan jg ttp keluar, aktivitas jg biasa aja tp engga dulu buat main-main ga jelas.
Stress release gue dgn cara yg berbeda, puji syukur dikasih keluarga yg harmonis dr lahir jd ga perlu cari kebahagian di luar rumah. Di rumah rame2 pun udah seru, berkebun bareng, panen sukun, markisa, bikin hidroponik, bakar jagung, bakar ikan, masak2 menu dr yutub bareng dll
Kebetulan cukup up to date dgn jurnal covid19 karena emg gue di bidang kesehatan. Penelitian ttg covid emg msh terus berjalan dan sewaktu2 bisa berubah statment sesuai riset, karena emang virus jenis baru, jd waspada aja dgn acuan riset yg ada
Sampai detik ini protokol kesehatan emg cuma pake masker, sosial distancing, hindari kerumunan dan cuci tangan.
Tapi susah diterapinnya karena ga pd punya kesadaran
Lu yakin lu bisa sosial distancing dan hindari kerumunan kalo nongs? Hahaha ngobrol aja masih colak colek, nabok nabok, masker dibuka dgn alasan "klo msh tmn gpp buka masker dan deket2"
Wooww pede bgt hidupnya untuk tidak carrier
Gue sih ttp mengikuti semboyan medis "mencegah lebih baik drpd mengobati"
Lu mau beda ya silahkan aja gapapa, sekali lagi itu prinsip gue aja, ga perlu ngikutin kalo gamau dan ga perlu maksa gue buat jd sama
Lebay? Mungkin iya buat kalian tp engga buat gue
Bukan cuma satu sih yg begitu, lumayan banyak yg ngajak metup tp maksa dan bilang gue cuma alesan doang
"Itu dia bisa ke sini"
"Itu dia boleh ke situ"
Ya emang bisa ya emang boleh, gue nya aja yg emg gamau dulu klo rame2
Bahkan sempet ada yg bilang
"Lg bokek lu yak" wkwkwkwk
Bapak gue udh ga muda lagi, imun nya udh beda. Kalo kenapa2 susahnya, sedihnya, repotnya sendirian, paling cuma pd bilang sabar. Orang tua gue tinggal satu soalnya, yg lain sih enak masih pd lengkap, belum pd ngerasain sih remuknya kehilangan org tua jd ga tau arti "menjaga" 😌
#ditumblraja
Kondisi yang memaksa kita untuk #dirumahaja harusnya membuat kita makin produktif dalam menulis, ya, kan? Mungkin ada juga yang work from home atau study from home, tapi tentu waktu yang tersisa lebih banyak. Sejam-dua jam waktu perjalanan pulang-pergi, akhirnya bisa digunakan untuk berpikir dan menulis. Logikanya sih begitu. Tidak ada alibi lagi untuk tak memulai memenuhi halaman tumblr ini dengan konten-konten seru.
Di tengah makin masifnya medium-medium baru. Generasi-generasi baru instan yang lebih senang dengan video pendek–yang terkadang lebih banyak konyolnya ketimbang pesannya. Tidak lagi mengenal keyboard, tapi lebih paham gamepad. Apa iya, tulisan-tulisan akan tergantikan dengan story-story?
Untuk yang masih tetap di tumblr ini, di tengah gempuran Tiktok dan Instagramblog; yang masih suka stalking tulisan-tulisan orang yang tidak dikenal; yang masih menjadikan “dia” sebagai protagonis utama dalam tiap melankolis prosa; yang senang berbagi konten reliji dan ke-akhi-ukhti-an; yang gemar menyindir dan menyiyir orang lain dalam narasi-narasi emosinal; yang tidak pernah menulis tapi seringnya me-reblog; yang suka jadi misterius dengan pertanyaan-pertanyaan anonim; yang bangga dengan nama akun aneh-aneh; yang suka berharap-harap ketemu jodoh sesama anak tumblr; yang notifikasi HP-nya paling banyak dari tumblr; yang masih tetap produktif menulis meski tak punya likes atau reblog; yang punya draft ratusan bertahun-tahun belum juga selesai dan di-post; yang masih setia dan #ditumblraja. Kalian luar biasa.
Ayo, tetap produktif menulis, bercerita, menginspirasi, atau apapun dengan tulisan-tulisan. Bukan untuk orang-orang, tapi untuk kita sendiri. Bahwa kelak kita akan mengingat; kita pernah menjadi generasi yang akrab dengan huruf dan kata-kata.
#ditumblraja 😄
Awal April
Masih dengan rindu yang hanya dilambungkan lewat doa untuk menerangi jalanmu, hujan yg lebih memiliki banyak makna dibanding kata tapi ada setitik warna yang berbeda, ada satu ruang yang sedikit terbuka tapi masih cukup semu dan aku tak tau apa itu hmm 💩😂🔪💣
Berteman dekat dengan kepulangan pada sebuah perjalanan, menjadikanku tidak asing pada sebuah kerinduan berulang yang tak pernah berujung temu~
Selembar daun jati tua jatuh diatas bayangan Langit tetap sekeras logam dan menyilaukan Tak pernah kuminta namun selalu digaungkan Pergantian musim yang selalu dibicarakan -SR;6m
Sosok di pojok ruangan
Saat sedang KKN di sebuah desa di perbatasan garut dan tasikmalaya, semua sudah tidur, malam sunyi sekali, aku yang sedang scroll twitter mendengar sayu-sayu seseorang menahan isak tangis. Aku lebih mendengarkan dengan seksama, aku terdiam, tubuhku kaku sejenak, nafasku sedikit tertahan untuk lebih fokus mendengarkan dari mana asal suara itu. Sepertinya dari ruangan sebelah, aku pun bangun untuk keluar kamar, melangkahkan kaki pelan-pelan, semakin mendekat semakin jelas suara isak tangis itu, aku membuka pintu kamar tanpa suara. Ku lihat ruang tengah gelap tidak ada siapa pun, bola mataku melihat sekeliling ruangan tanpa menyalakan lampu, hanya diterangi cahaya bulan dan sorotan lampu dari teras dan tiba-tiba mataku terhenti pada bangku di pojok ruangan. Sontak aku tercengang, aku melihat bayangan hitam, seorang perempuan duduk termenung dengan kepala menunduk. Seketika isak tangis itu terhenti. Tubuhku menjadi kaku, degup jantungku tidak beraturan, bibirku diam membisu, mataku tak lepas dari pandangan sosok di pojok sana. Tanpa aba-aba sosok itu menoleh padaku dan berkata "Kenapa harus aku?" Aku terkejut, degup jantungku yang tidak beraturan mulai membaik, sosok itu Lina temanku yang sedang menangis karena patah hati. Hahahaha jancuk
Masih kamu
Ia duduk di ujung sana sedirian termenung. Kedua matanya menatap lurus kedepan dengan tatapan kosong. Ku dekati ia dalam langkah sunyi, lalu duduk disampingnya. Kutatap perlahan dirinya tapi tak ada pergerakan darinya. Ku lihat raut wajahnya bagai manusia tak bernyawa;kosong. Tak lama kemudian ia membuka suara "aku menjauhinya bukan karena benci tapi aku ingin melindungi diriku dari luka" Sontak membuatku terhenyak dlm diam. Mataku menatapnya dalam dan ku ucap dengan lirih "iya aku mengerti" 4120;16:43 -YA
Rindu
Meski tak pernah terucap tapi ada sebuah mimpi disana, mimpi untuk memanjat kitab takdir yang mungkin saja masih bisa dirubah isinya Jika diberi satu kesempatan, aku ingin merubah takdir untuk tetap selalu bersama ibuku, ditemami sampai aku dewasa, menikah, memiliki anak. Jika boleh aku saja yang lebih dulu pergi. Sungguh terasa berat sekali meski berkali-kali berusaha untuk berjalan, tertatih pun tak mampu. Mungkin terlihat hiperbola, melebih-lebihkan sebuah luka, tapi itu pun harapanku, aku juga ingin ini hanya sesuatu yang kulebih-lebihkan saja, aku juga berharap lukaku tak sesakit itu, aku juga ingin beban itu tak sesesak ini. Ya, aku juga mau begitu.
BUAH KAWIS
Norak banget 21+ hidup baru pertama kali liat & makan buah ini wkwkwk bapak bawa satu biji doang katanya dr kebun rumah temennya, tiba-tiba ke kamar : “coba bisa nebak ga ni buah apaan?”
gue ketok2 kulitnya keras, gue cium2 wangi, gue bilang "temennya kiwi" WKWKWKWK ngaco emang, orang wangi asbun aja yg penting jawab yekan ternyata BUAH KAWIS. katanya adanya di jawa timur bagian utara. gatau deh blm pernah baca jurnalnya Abis ini mau baca jurnalnya
Kulitnya kaya melon tapi keras, dalemnya dekil kaya kluwek, mirip2 buah asem gitu deh warna dan tekstur dalemnya, ada serabutnya gitu tapi manis rasanya
cara makannya di seduh gitu di jadiin minuman pake gula/sirup. Pas udah jadi kaya wedhang uwuh wujudnya wkwkwkw tapi enak
Klasifikasi ilmiah
Kerajaa: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Sapindales
Famili: Rutaceae
Genus: Limonia
Spesies: Limonia acidissima
Pohon kawista menyukai daerah kering. Batangnya relatif kecil dan bisa mencapai tinggi hingga 12 meter dengan cabang dan ranting yang ramping, serta memiliki kebiasaan meluruhkan daunnya. Cabang pohonnya biasa ditumbuhi duri. Daunnya majemuk berukuran panjang hingga 12 sentimeter, dan anak daunnya berhadapan, dua sampai tiga pasang.
Bunga kawista biasanya bergerombol dengan warna putih atau hijau dan kemerahan. Bunga keluar dari ketiak daun atau terletak di ujung ranting. Buah kawista berbentuk bulat, berkulit keras dan bersisik, dengan warna cokelat keputih-putihan. Daging buahnya berbau harum (ada yang menyebutnya menyengat) berwarna cokelat kehitaman.
Buah kawista yang telah cukup masak akan jatuh dengan sendirinya. Karena kulit buahnya yang keras, meskipun jatuh buah ini tidak akan rusak.
Habitat dan Penyebaran Kawista
Pohon kawista tumbuh di daerah tropis dengan kondisi tanah yang kering. Tumbuhan ini merupakan tanaman dataran rendah yang mampu tumbuh hingga pada ketinggian 400 mdpl. Secara alamiah, pohon ini tumbuh di Sri Lanka, India, Myanmar, dan Indochina, kemudian menyebar hingga ke Malaysia dan Indonesia. Pohon Kawista juga sudah dikenalkan ke Amerika. Di Indonesia, Kawista tumbuh alami di daerah pesisir utara pulau Jawa
Buah ini dikenal sebagai salah satu obat tradisional Cina selama beberapa dekade. Ia juga digunakan sebagai pemanis untuk berbagai minuman dan makanan. Seperti kopi, teh hangat, es teh, es lemon teh, dressing salad, saus, smoothies, yoghurt, oatmeal atau sereal.
Selain memiliki rasa yang enak dan tidak pahit, pemanis alami ini tidak memiliki efek samping seperti gas, kembung, atau reaksi alergi. Kadar manis yang dimiliki membuat buah ini diminati kalangan pecinta makanan bebas gula serta komunitas diabetes.
Kawista diolah menjadi pemanis melalui proses ekstraksi buah kering. Ekstrak ini 150-250 kali lebih manis dari gula pada umumnya, tidak mengandung kalori dan karbohidrat serta tidak menaikkan kadar glukosa darah. Rasa manis buah kawista diperoleh dari senyawa alami yang disebut mogrosides yang aman bagi penderita diabetes.
Temuan ini diperkuat oleh Food and Drug Administration (FDAP) atau BPOM Amerika Serikat. Mereka menyatakan buah kawista "umumnya” aman (GRAS) untuk semua orang, termasuk wanita hamil dan anak-anak.
Selain baik untuk penderta diabetes, rasa manis dalam Kawista juga baik untuk diet. Sebab buah ini tak mengandung kalori, karbohidrat, atau lemak.
Menurut studi di tahun 2011, buah kawista juga bisa diolah menjadi minuman hangat. Fungsinya untuk meredakan sakit tenggorokan dan mengurangi dahak. Mogroside dikatakan sebagai anti-inflamasi, dan dapat membantu mencegah kanker serta menjaga kadar gula darah stabil.
sumber : https://jatimnet.com/buah-kawis-pemanis-alami-yang-kaya-nutrisi
MENYELAMI KEHIDUPAN DARI DALAM DIRI
Jelas kiranya bahwa musuh utama dlm menjalani hidup adalah "sang aku" Sang aku ini berisikan 1. Kesombongan 2. Egoisme 3. Nafsu 4. Angkara 5. Kemalasan 6. Ketidakpedulian
Dimana sifat "aku" ini bertentangan dgn sifat-sifat hidup shg untuk mengalahkan "aku" hrs dgn 5 laku: 1. Sabar 2. Nerimo 3. Ngalah 4. Cinta kasih kpd apa dan siapa saja 5. Ikhlas
SABAR Sabar bukan berarti tdk marah Memaksakan sesuatu sblm waktunya jg termasuk tdk sabar Orang sabar dlm segala hal selalu berpedoman "step by step, slow but sure, alon2 waton kelakon kanti becik lan bener" Orang sabar akan jauh dr penyakir hipertensi, neurosis, insomnia dll
NERIMO Nerimo itu berusaha semaksimal mungkin tp sejak awal selalu menyadari & selalu siap bahwa Tuhan yg menentukan (Man purposes, God Disposes) Kekecewaan demi kekecewaan dpt berakibat stress, memikiki sifat nerimo bisa jaug dr stress
NGALAH Ngalah bkn berarti kalah, hanya org yg menang yg bisa mengalah mengalah yg sebenarnya a/ kalo sampai merasakan seseorang bahagia krna jk mengalahkan dirinya sendiri akan berguna bagi org lain, tdk ada sakit hati, keserakahan, kebencian yg muncul dr dlm diri & pd org lain
CINTA KASIH Orang yg memilik cinta kasih akan mudah mengendalikan diri shg kita harus selalu berusaha mencintai & mengasihi apapun yg ada & siapapun yg kikta hadapi mencintai apa saja maksudnya mencintai pekerjaan, benda, hewan, tumbuhan dll mencintai siapa saja yaitu mencintai sesama manusia tanpa pilih-pilih dan dihadpi dengan rasa cinta.
IKHLAS Pd umumnya orang mengatakan ikhlas kalo udh terlanjut kehilangan/memberikan sesuatu Ikhlas yg sebenarnya a/ setiap saat menyadari sepenuhnya bahwa segala yg ada didunia & ada pd diri kita semuanya milik Tuhan YME maka setiap saat hrs siap ketika menerima/kehilangan sesuatu
Jadi sudahkah kita mengalahkan "aku"??
TUTUP CERITA
di akhir tahun 2019 tidak ada lagi rasa tidak ada lagi kata tidak ada lagi kita tidak ada lagi makna
silahkan pergi bersama anganmu silahkan mengukir cerita baru tak perlu kau hiraukan aku kurasa pun tak pernah ada pedulimu
sampai bertemu di cerita yang baru entah bersamaku atau dengan pilihanmu sampai jumpa di lain waktu ku tutup kisahku denganmu
271119 ; 03.07 -YA
MEMANG BAPAK KAMU KERJANYA APA ??
Setiap mendengar atau membaca sebuh pertanyaan “memangnya bapak kamu kerjanya apa ?” sejenak aku selalu terbawa pada ingatan masa lalu dimana aku yang pada kala itu masih semester 1.
Pagi itu aku berangkat kuliah dengan naik angkot karena masih semester awal belum diperbolehkan untuk membawa kendaraan sendiri. aku naik angkot 06 dari simpanga Depok, tujuan ku sampai pemberhentian terakhir rute angkot itu sehingga aku memilih untuk duduk di pojok paling belakang. setiap pagi angkot selalu ramai oleh penumpang yang hendak berangkat beraktivitas dan angkot yang kau tumpangipun penuh. Tidak lama menunggu angkot pun jalan dan tiba-tiba ada seorang ibu-ibu yang belum aku kenal sama sekali bertanya
“sekolah atau kuliah ?”
“kuliah bu”
“kuliah dimana?” tanya ibu itu lagi
“kuliah di Pancasila”
“jurusan apa?” ibu itu masih bertanya padaku dan akupun masih santai untuk menjawab
“jurusan farmasi”
“uang semesternya berapa disana?”
“17 juta bu untuk farmasi tapi jurusan lain normal 9 jutaan” aku menjawab jujur apa adanya
sampailah pada pertanyaan yang menurutku mulai membuat hati sedikit terusik
“bapak kamu kerjanya apa?”
“karyawan biasa bu”
“PNS?”
“bukan ko swasta”
“daerah mana kerjanya? kantor apa?” pertanyaan yang mulai masuk keranah privasi sebagai orang yang sama sekali tidak ku kenal, tapi aku tetap menjawab pertanyaan dengan tenang
“karyawan biasa aja bu di daerah pasar minggu”
“ko bisa karyawan biasa bayar kuliah 17 juta persemester, nanti misal ditengah jalan ga sanggup biayain kamu gimana? kamu berenti kuliahnya?” deg! hatiku tertohok mendengar ucapan ibu itu, semua penumpang sepi menyimmak meski tidak semua mata tertuju padaku tapi aku merasakan mereka semua menguping pembicaraan kami, entah apa yang ada dipikiran penumpang lain tapi yang jelas aku sangat kecewa dengan pertanyaan ibu itu yang mengunderestimated kemampuan orang tuaku untuk membiayai perkuliahanku tanpa beliau mengenal dan tau seluk beluk keluargaku.
“insyaAllah bapak saya sanggup bu” saya menjawab dengan yakin meski suara sedikit liri, agak down bagi saya pada saat itu karena mental saya belum seberani saat ini.
“ya seandainya kaya gitu kamu mau gimana?” ibu itu tetap kekeuh mempertanyaan pertanyaan bodoh menurut saya.
“saya yakin bapak saya sangup bu” saya menjawab dengan tenang.
enttah bagaimana aku mengakhiri percakapan dengan ibu itu< entah ibu itu turun ataun kami langsung terdiam aku lupa, yang jelas aku pernah di tanya sedemikian rupa degan pertanyaan yang menurutku sangat membuat mental breakdown pada kala itu dipagi hari.
untuk ibu yang pernah bertanya pada saya pagi itu< saya ingin berbicara bahwa saya sudah lulus kuliah dengan biaya 17 juta persemester dan saya juga melanjutkan kuliah apoteker dengan biaya yang tidak sedikit. saya tidak berniat sombong tapi saya mohon untuk lain waktu agar bisa menjaga sikap dan tutu kata pada orang yang baru saja dikenal apalagi ditempat umum. tanpa ibu sadari pertanyaan ibu sempat membuat saya sakit hati karena seperti merendahakn bapak saya yang kiranya tidak mampu membiayai perkuliahan saya, kami emmang hanya orang pas-pasan tetapi bapak dan ibu saya telah mempersipakan uang pendidikan untuk anak-anaknya sehingga sudah ada persiapan untuk kuliah. Semoga ibu sehat selalu agar bisa memperbaiki diri.
271119 ; 02.68 -YYS
November (not)Rain
Hi November,
Meski awal bulan dibuka dengan hujan ku harap kisah bulan ini menyenangkan dan seperti yang kuharapkan. Jujur aku cukup kecewa dengan oktober yang begitu pilu, kisah yang masih wajar sebenarnya hanya saja aku unexpect pada bait-bait ceritanya. Setiap bulan pasti akan selalu ada wish untuk kelancaran planning kehidupan tapi sepertinya oktober tidak bersahabat denganku
Terimakasih yaa Oktober meskipun wish nya gagal total hehe tapi gapapa jadi banyak belajar di bulan Oktober
1. Memahami karakter dan memahami keadaan harus berbanding lurus
2. Resultan karakter x keadaan acuan untuk memposisikan diri
3. Komunikasi dan kerjasama yang baik terbentuk dari orang yang emang mau diajak komunikasi dan kerjasama
4. Berbagi suatu hal harus selalu dalam kendali
5. Tidak semua niat baik berdampak baik
6. Berdamai dengan diri sendiri dimulai dari penerimaan dan keikhlasan
021119;05:15 - YA
Setelah perpisahan itu, perpisahan yang ku buat karena keegoisanku. Sampai detik ini aku belum bisa menemukan sosok yang mengerti aku seperti dirimu. Bahkan aku yang belajar mencoba mengerti, memahami dan menurunkan egoku kepada orang lain seperti yang kamu lakukan kepadaku. Maaf kala itu ego ku terlalu tinggi dan tidak dapat dikendalikan. Terimakasih pernah menjadi orang yang sangat amat mencintaiku dengan tulus.
131019; 04:52, YI
Hai tumblr, Apa kabar ? Baik-baik saja bukan ? Maaf aku kembali ketika sedang tidak baik-baik saja. Aku ingin bercerita tentang hariku yang buruk. Semoga tidak keberatan, karena aku hanya percaya padamu tidak ada yg menghakimi ketika bercerita di sini.
Cerita ini masih tentang dia, iya dia yang selama ini sering aku ceritakan padamu, beberapa bulan belakangan ini semua baik-baik saja, kurang lebih seperti yang aku harapkan. Meski semua tidak selalu indah tapi aku masih dapat mengontrol perasaan ini. Tapi tidak untuk hari ini, ambyar tumb. Setelah beberapa bulan hal manis tercipta aku terlalu terbawa perasaan, terlalu berekspetasi semua akan berakhir indah, terlalu percaya bahwa hanya ada satu dihatinya, terlalu nyaman dengan keadaan yang belum pasti. Aku lupa diri bahwa kita hanya teman, aku tidak sadar memposisikan diriku terlalu jauh, aku lupa untuk tetap mempelajari setiap keadaan. Malam ini dia pergi dengan orang lain tumb, entah mengapa ada rasa tercabik-cabik di dalam tubuhku. Perasaan tidak terima, perasaan cemburu, perasaan marah, perasaan sedih, perasaan kesal tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa karena aku bukan siapa-siapa untuknya. Aku takut hal yang telah di lewati hanya akan menjadi kenangan indah saja. Aku takut tumb takuuttt :'(
Malam ini perasaan ku tidak terkontrol, menangisinya karena kecewa tapi aku siapaaa ??? Aku pernah berkata pada diriku untuk menikmati setiap perjalanannya dan beristirahat bila ku lelah. Tapi pada kenyataannya perjalanan buruk tidak dapat di nikmati, menerima tapi tetap kecewa, tetap takut akan sia-sia, tetap takut tidak sesuai rencana, tetap khawatir akan tergantikan. Tapi apa yang terjadi mungkin sudah takdirnya atau cara Tuhan membuatku dewasa. Terimakasih untuk diriku yang sudah mampu berjalan sejauh ini meski sering tertatih, kamu hebat sekarang waktunya untuk istirahat sejenak.
Depok, 11 Okt 2019 23:43 ; YA